alexametrics

Atlanta vs Valencia Jadi Sumber Penyebaran Virus Corona Terbesar di Italia

loading...
Atlanta vs Valencia Jadi Sumber Penyebaran Virus Corona Terbesar di Italia
Suporter Atalanta dalam laga Liga Champions antara Atalanta vs Valencia di Giuseppe Meazza, Milan, 19 Februari 2020/Foto/Reuters
A+ A-
BERGAMO - Arena sepak bola menjadi sumber potensial penyebaran virus corona. Setidaknya, pertemuan Atalanta versus Valencia pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019/2020 , 19 Februari lalu, dianggap sebagai sumber penyebaran virus corona terbesar di Italia.

Menurut laporan Cadena Ser, seperti dilansir football-espana.net, bahwa pertemuan kedua tim di Giuseppe Meazza, Milan, itu kini dianggap sebagai sumber utama penyebaran massal virus corona di wilayah Lombardy utara, dimana daerah itu menjadi zona merah dan episentrum penyebaran Covid-19.

Pada Sabtu (21/3/2010), pemerintah Italia mengonfirmasi bahwa 793 meninggal dunia akibat virus corona dalam periode 24 jam. Angka itu naik 19,6 persen setelah sehari sebelumnya dilaporkan 627 meninggal dunia.



Total kematian akibat virus corona di Italia mencapai 4.825 atau yang tertinggi yang pernah dialami negara manapun sejak wabah ini muncul di Wuhan, China. Di Italia, 53.578 terinfeksi aktif setelah muncul 4.821 kasus baru.

Sebuah pernyataan dari Valencia pada 16 Maret mengonfirmasi 35% dari skuat mereka telah dinyatakan positif dan juga menyebutkan mereka habis bermain di laga kontra Atalanta pada 19 Februari lalu, di daerah yang dikonfirmasi berisiko tinggi oleh otoritas Italia beberapa hari kemudian.

Bergamo, kota tempat Atalanta berasal, adalah yang paling parah terkena dampak di negara ini dan 546 kematian yang diumumkan pada hari Sabtu berasal dari wilayah Lombardy.

Pemain Valencia Ezequiel Garay, Jose Gaya, dan Eliaquim Mangala adalah di antara mereka yang dinyatakan positif virus dan sekarang dalam masa karantina.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak