Kisah Vinicius Jr: Disepelekan di Liga Brasil, Kini 2 Kali Juara Liga Champions
Sabtu, 10 Mei 2025 - 08:45 WIB
loading...
Kisah Vinicius Jr: Disepelekan di Liga Brasil, Kini 2 Kali Juara Liga Champions
A
A
A
Vinicius Junior kini dikenal sebagai salah satu bintang paling bersinar di Eropa bersama Real Madrid . Namun di balik kejayaan dan dua trofi Liga Champions yang sudah diraihnya, pemain asal Brasil ini pernah mengalami fase pahit dalam karier, baik di kampung halamannya maupun saat awal menapaki panggung elite Eropa.
Vinicius Jr. lahir di Sao Goncalo, Brasil, pada 12 Juli 2000. Ia meniti karier profesional bersama Flamengo, klub raksasa Brasil, dan mulai mencuri perhatian sejak di level junior. Namun, meski tampil impresif dengan mencetak 10 gol dan 4 assist dalam 49 pertandingan untuk tim senior Flamengo, Vinicius sempat disepelekan di tanah kelahirannya.
Ia bahkan harus menghadapi tekanan besar di usia muda, termasuk dari federasi dan media. Teranyar, Vinicius sempat terseret kontroversi kepemilikan saham klub yang dianggap melanggar aturan FIFA soal konflik kepentingan. Badan sepak bola dunia itu menyoroti keterlibatan Vinicius dalam struktur kepemilikan klub yang bisa membuatnya terancam sanksi berat: denda, perintah menjual saham, hingga larangan bermain dua tahun.
Isu ini memicu perdebatan besar di Brasil dan menjadi gambaran bahwa pemain muda sepertinya tak selalu mendapat dukungan penuh di negaranya sendiri.
![Kisah Vinicius Jr: Disepelekan di Liga Brasil, Kini 2 Kali Juara Liga Champions]()
Ketika Vinicius memutuskan hijrah ke Real Madrid pada 2018 dengan nilai transfer mencapai 45 juta euro, tak sedikit yang meragukan kemampuannya. Bahkan di musim pertamanya, penampilan Vini dianggap belum sesuai ekspektasi. Dari 31 laga, ia hanya mencetak 3 gol dan 12 assist—statistik yang jauh dari kata istimewa untuk klub sebesar Madrid.
Vinicius Jr. lahir di Sao Goncalo, Brasil, pada 12 Juli 2000. Ia meniti karier profesional bersama Flamengo, klub raksasa Brasil, dan mulai mencuri perhatian sejak di level junior. Namun, meski tampil impresif dengan mencetak 10 gol dan 4 assist dalam 49 pertandingan untuk tim senior Flamengo, Vinicius sempat disepelekan di tanah kelahirannya.
Ia bahkan harus menghadapi tekanan besar di usia muda, termasuk dari federasi dan media. Teranyar, Vinicius sempat terseret kontroversi kepemilikan saham klub yang dianggap melanggar aturan FIFA soal konflik kepentingan. Badan sepak bola dunia itu menyoroti keterlibatan Vinicius dalam struktur kepemilikan klub yang bisa membuatnya terancam sanksi berat: denda, perintah menjual saham, hingga larangan bermain dua tahun.
Isu ini memicu perdebatan besar di Brasil dan menjadi gambaran bahwa pemain muda sepertinya tak selalu mendapat dukungan penuh di negaranya sendiri.
Jadi 'Sampah' di Mata Benzema

Ketika Vinicius memutuskan hijrah ke Real Madrid pada 2018 dengan nilai transfer mencapai 45 juta euro, tak sedikit yang meragukan kemampuannya. Bahkan di musim pertamanya, penampilan Vini dianggap belum sesuai ekspektasi. Dari 31 laga, ia hanya mencetak 3 gol dan 12 assist—statistik yang jauh dari kata istimewa untuk klub sebesar Madrid.
Lihat Juga :