Manajemen Arema FC Geram Bus Persik Dilempari Batu: Pertimbangkan Hengkang dari Kanjuruhan!
Senin, 12 Mei 2025 - 18:08 WIB
loading...
General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan insiden ini seolah menghapus perjuangan klub selama tiga tahun terakhir untuk bisa kembali bermain di kandang sendiri / Foto: Dok. Sindonews
A
A
A
Manajemen Arema FC menyampaikan kekecewaan mendalam atas insiden pelemparan batu yang dilakukan oknum suporter terhadap bus tim Persik Kediri usai laga di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Akibat insiden ini, manajemen Singo Edan mempertimbangkan untuk tidak lagi berkandang di Stadion Kanjuruhan dalam waktu dekat.
General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan kekecewaannya yang besar. Ia menyebut insiden ini seolah menghapus perjuangan klub selama tiga tahun terakhir untuk bisa kembali bermain di kandang sendiri pasca-tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 jiwa.
"Kita kecewa dengan beberapa stakeholders pertandingan kemarin. Tiga tahun kami berusaha mempertahankan eksistensi klub. Bersungguh-sungguh untuk kembali ke rumah sendiri," ujar Yusrinal Fitriandi dalam keterangan resminya, Senin (12/5/2025).
Baca Juga: Dean James Comeback, Peluang Lawan China dan Jepang Terbuka Lebar
Inal, sapaan akrabnya, juga menyinggung beratnya perjuangan manajemen yang harus bertahan di tengah kesulitan finansial akibat terusir dari kandang sendiri. "Rasanya hanya cukup sisa tenaga, semangat, dan niat tulus mempertahankan klub ini. Kami terasa sudah berdarah-darah, sekuat daya dan upaya kami lakukan, namun hasilnya seakan-akan kita tidak dihormati di sini," tegasnya.
General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan kekecewaannya yang besar. Ia menyebut insiden ini seolah menghapus perjuangan klub selama tiga tahun terakhir untuk bisa kembali bermain di kandang sendiri pasca-tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 jiwa.
"Kita kecewa dengan beberapa stakeholders pertandingan kemarin. Tiga tahun kami berusaha mempertahankan eksistensi klub. Bersungguh-sungguh untuk kembali ke rumah sendiri," ujar Yusrinal Fitriandi dalam keterangan resminya, Senin (12/5/2025).
Baca Juga: Dean James Comeback, Peluang Lawan China dan Jepang Terbuka Lebar
Inal, sapaan akrabnya, juga menyinggung beratnya perjuangan manajemen yang harus bertahan di tengah kesulitan finansial akibat terusir dari kandang sendiri. "Rasanya hanya cukup sisa tenaga, semangat, dan niat tulus mempertahankan klub ini. Kami terasa sudah berdarah-darah, sekuat daya dan upaya kami lakukan, namun hasilnya seakan-akan kita tidak dihormati di sini," tegasnya.
Lihat Juga :