3 Petinju Juara Dunia Tinju di Usia 40 Tahun yang Menakjubkan
Senin, 19 Mei 2025 - 09:29 WIB
loading...
A
A
A
Klitschko menggarisbawahi dominasinya pada ronde keenam saat ia melepaskan sebuah pukulan tinju kanan keras yang menjatuhkan Adamek ke tali ring, dan wasit menilai itu sebagai sebuah knockdown. Sang juara ini juga terjatuh ke atas kanvas pada akhir ronde kedelapan, walau itu terjadi karena sebuah serangan yang tidak disengaja. Lalu, saat Adamek hampir tidak dapat berdiri pada ronde ke-10, Barrovecchio terlambat masuk.
Klitschko mempertahankan gelarnya selama beberapa tahun sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2013. Vitaliy Klitschko memiliki karier yang sangat sukses di ring tinju profesional. Dia memenangkan 45 dari 47 pertarungan profesionalnya, dengan 41 kemenangan melalui knockout. Ia juga memenangkan gelar juara dunia WBO serta menjadi salah satu petinju kelas berat terbaik sepanjang masa.
2. George Foreman
Nama George Foreman tercatat sebagai salah satu petinju tertua yang menjadi juara dunia di kelas berat. George Foreman menjadi juara dunia kelas berat pada usia 45 tahun setelah mengalahkan Michael Moorer pada 5 November 1994 di Las Vegas, Amerika Serikat.
George Foreman memiliki perjalanan karier yang menarik, melawan petinju-petinju legendaris seperti Muhammad Ali, Joe Frazier, dan Ken Norton. Ia juga pernah menjadi pendeta dan memiliki bisnis yang sukses di luar karier tinjunya.
Kampanye comeback Foreman setelah pensiun dari tahun 1977 hingga 1987 mencapai puncaknya pada usia 45 tahun ketika ia mengorkestrasi kemenangan KO dramatis melawan Moorer pada tanggal 5 November 1994 untuk merebut gelar IBF dan WBA. Prestasi ini menjadikan Foreman sebagai juara kelas berat tertua dalam sejarah tinju, sebuah rekor yang masih bertahan hingga saat ini, dan semakin meningkatkan ketenaran dan daya jualnya ke tingkat yang lebih tinggi.
3. Bernard Hopkins
Sosok Bernard Hopkins memenangkan gelar juara dunia kelas berat ringan pada usia 48 tahun. Bernard Hopkins merebut sabuk juara dunia kelas berat ringan IBF pada 9 Maret 2013, mengalahkan Tavoris Cloud melalui keputusan wasit.
Klitschko mempertahankan gelarnya selama beberapa tahun sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2013. Vitaliy Klitschko memiliki karier yang sangat sukses di ring tinju profesional. Dia memenangkan 45 dari 47 pertarungan profesionalnya, dengan 41 kemenangan melalui knockout. Ia juga memenangkan gelar juara dunia WBO serta menjadi salah satu petinju kelas berat terbaik sepanjang masa.
2. George Foreman
Nama George Foreman tercatat sebagai salah satu petinju tertua yang menjadi juara dunia di kelas berat. George Foreman menjadi juara dunia kelas berat pada usia 45 tahun setelah mengalahkan Michael Moorer pada 5 November 1994 di Las Vegas, Amerika Serikat.
George Foreman memiliki perjalanan karier yang menarik, melawan petinju-petinju legendaris seperti Muhammad Ali, Joe Frazier, dan Ken Norton. Ia juga pernah menjadi pendeta dan memiliki bisnis yang sukses di luar karier tinjunya.
Kampanye comeback Foreman setelah pensiun dari tahun 1977 hingga 1987 mencapai puncaknya pada usia 45 tahun ketika ia mengorkestrasi kemenangan KO dramatis melawan Moorer pada tanggal 5 November 1994 untuk merebut gelar IBF dan WBA. Prestasi ini menjadikan Foreman sebagai juara kelas berat tertua dalam sejarah tinju, sebuah rekor yang masih bertahan hingga saat ini, dan semakin meningkatkan ketenaran dan daya jualnya ke tingkat yang lebih tinggi.
3. Bernard Hopkins
Sosok Bernard Hopkins memenangkan gelar juara dunia kelas berat ringan pada usia 48 tahun. Bernard Hopkins merebut sabuk juara dunia kelas berat ringan IBF pada 9 Maret 2013, mengalahkan Tavoris Cloud melalui keputusan wasit.
Lihat Juga :