Sejarah Manny Pacquiao Juara Dunia Tinju 8 Divisi Tak Tergantikan
Selasa, 20 Mei 2025 - 08:18 WIB
loading...
A
A
A
Pacquiao bertarung di kelas welter ringan untuk pertama kalinya melawan Ricky Hatton di MGM Grand Garden Arena, pada tanggal 2 Mei 2009. Dalam pertarungan yang dijuluki “Pertarungan Timur dan Barat.” Pacquiao memenangkan pertarungan dengan KO untuk merebut gelar juara dunia kelas welter ringan versi IBO, The Ring, dan gelar juara dunia kelas welter ringan milik Hatton.
Dengan demikian, Pacquiao menjadi orang kedua dalam sejarah tinju yang menjadi juara dunia enam divisi, petinju yang memenangkan gelar juara dunia di enam divisi berat badan yang berbeda, serta menjadi orang pertama yang memenangkan gelar juara dunia kelas welter ringan di empat kelas berat badan yang berbeda.
7. Kelas Welter (66,6 kg)
Manny Pacquiao vs Miguel Cotto 14 November 2009
Pacquiao mengalahkan Miguel Cotto melalui KO teknis pada ronde kedua belas di MGM Grand Garden Arena, pada 14 November 2009. Dalam pertarungan yang dijuluki “Firepower”, Meskipun duel tersebut disetujui sebagai perebutan gelar juara dunia kelas welter, di mana batas berat badannya adalah 66,6 kg, Cotto setuju untuk bertarung di berat badan 65,7 Kg.
Pacquiao mendominasi pertarungan, menjatuhkan Cotto pada ronde ketiga dan ronde keempat, sebelum wasit menghentikan pertarungan pada menit ke 0:55 ronde kedua belas. Dengan kemenangan ini, Pacquiao merebut gelar juara dunia kelas welter WBO, dianugerahi gelar juara dunia super WBO.
Baca Juga: 8 Rekor Tinju Dunia yang Sulit Diulang: Manny Pacquiao Juara 8 Divisi
Pacman menjadi juara dunia tujuh divisi yang pertama, petinju pertama dalam sejarah tinju yang memenangkan gelar juara dunia di tujuh divisi berat badan yang berbeda. Dia juga petinju pertama dalam sejarah yang memenangkan gelar juara dunia utama di empat dari delapan “divisi glamor” tinju (kelas terbang, kelas bulu, kelas ringan, dan kelas welter).
Pacquiao juga memenangkan sabuk kejuaraan berlian WBC yang pertama dan istimewa. Sabuk ini diciptakan sebagai kejuaraan kehormatan yang secara eksklusif diberikan kepada pemenang pertarungan bersejarah antara dua petinju ternama.
8. Kelas Welter Super (69,8 Kg)
Manny Pacquiao vs Antonio Margarito 23 Juli 2010
Pada 23 Juli 2010, Bob Arum mengumumkan bahwa Pacquiao akan bertarung melawan Antonio Margarito pada tanggal 13 November 2010. Pertarungan untuk memperebutkan gelar kelas welter super WBC yang lowong ini memberikan Pacquiao kesempatan untuk memenangkan gelar juara dunia di kelas berat badannya yang kedelapan, yaitu kelas welter super.
Duel Catchweight 68 kg ditetapkan untuk pertarungan ini, meskipun batas berat badan untuk kelas welter super adalah 69,8 kg. Selama pra-pertarungan, Pacquiao memiliki berat badan 65,5 kg, sementara Margarito memiliki berat badan 68 kg. Pacquiao mengatakan bahwa ia senang dengan berat badannya karena ia kehilangan terlalu banyak kecepatan saat berat badannya bertambah. Selama pertarungan itu sendiri, Pacquiao memiliki berat 67,1 kg, dan Margarito berbobot 74,8 kg.
Dengan demikian, Pacquiao menjadi orang kedua dalam sejarah tinju yang menjadi juara dunia enam divisi, petinju yang memenangkan gelar juara dunia di enam divisi berat badan yang berbeda, serta menjadi orang pertama yang memenangkan gelar juara dunia kelas welter ringan di empat kelas berat badan yang berbeda.
7. Kelas Welter (66,6 kg)
Manny Pacquiao vs Miguel Cotto 14 November 2009
Pacquiao mengalahkan Miguel Cotto melalui KO teknis pada ronde kedua belas di MGM Grand Garden Arena, pada 14 November 2009. Dalam pertarungan yang dijuluki “Firepower”, Meskipun duel tersebut disetujui sebagai perebutan gelar juara dunia kelas welter, di mana batas berat badannya adalah 66,6 kg, Cotto setuju untuk bertarung di berat badan 65,7 Kg.
Pacquiao mendominasi pertarungan, menjatuhkan Cotto pada ronde ketiga dan ronde keempat, sebelum wasit menghentikan pertarungan pada menit ke 0:55 ronde kedua belas. Dengan kemenangan ini, Pacquiao merebut gelar juara dunia kelas welter WBO, dianugerahi gelar juara dunia super WBO.
Baca Juga: 8 Rekor Tinju Dunia yang Sulit Diulang: Manny Pacquiao Juara 8 Divisi
Pacman menjadi juara dunia tujuh divisi yang pertama, petinju pertama dalam sejarah tinju yang memenangkan gelar juara dunia di tujuh divisi berat badan yang berbeda. Dia juga petinju pertama dalam sejarah yang memenangkan gelar juara dunia utama di empat dari delapan “divisi glamor” tinju (kelas terbang, kelas bulu, kelas ringan, dan kelas welter).
Pacquiao juga memenangkan sabuk kejuaraan berlian WBC yang pertama dan istimewa. Sabuk ini diciptakan sebagai kejuaraan kehormatan yang secara eksklusif diberikan kepada pemenang pertarungan bersejarah antara dua petinju ternama.
8. Kelas Welter Super (69,8 Kg)
Manny Pacquiao vs Antonio Margarito 23 Juli 2010
Pada 23 Juli 2010, Bob Arum mengumumkan bahwa Pacquiao akan bertarung melawan Antonio Margarito pada tanggal 13 November 2010. Pertarungan untuk memperebutkan gelar kelas welter super WBC yang lowong ini memberikan Pacquiao kesempatan untuk memenangkan gelar juara dunia di kelas berat badannya yang kedelapan, yaitu kelas welter super.
Duel Catchweight 68 kg ditetapkan untuk pertarungan ini, meskipun batas berat badan untuk kelas welter super adalah 69,8 kg. Selama pra-pertarungan, Pacquiao memiliki berat badan 65,5 kg, sementara Margarito memiliki berat badan 68 kg. Pacquiao mengatakan bahwa ia senang dengan berat badannya karena ia kehilangan terlalu banyak kecepatan saat berat badannya bertambah. Selama pertarungan itu sendiri, Pacquiao memiliki berat 67,1 kg, dan Margarito berbobot 74,8 kg.
(aww)
Lihat Juga :