Willibaldo Garcia Kalahkan Rene Calixto, Raja Baru Kelas Terbang Super IBF
Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah benturan kepala pada ronde kesembilan membuat Calixto mengalami luka di bawah mata kanannya. Luka tersebut diperiksa oleh dokter ring pada awal ronde ke-10 sebelum pertandingan kembali dilanjutkan. Tidak ada petinju yang berhasil menyerang pada ronde ini, meskipun Garcia berhasil menjatuhkan sebuah pukulan overhand kanan ke arah pipi Calixto saat keduanya berada di tali ring.
Dengan laga yang masih imbang dan ancaman akan hasil imbang lainnya, Garcia dan Calixto membuka serangan pada ronde ke-11. Garcia menikmati serangannya saat ia mendaratkan rangkaian serangan kuat di pertengahan ronde. Calixto maju tepat sebelum bel berbunyi, saat rangkaian hook kiri dan pukulan kanannya mendesak Garcia ke pojok ring.
Garcia menyarangkan sebuah pukulan kiri panjang pada awal ronde ke-12 dan terakhir. Pukulan itu menemukan sasarannya dan mempersiapkan pukulan kanan di belakangnya, saat Calixto dengan cepat dipaksa bertahan.
Sebuah hook kanan dan pukulan kiri dari Garcia dibalas dengan hook kiri Calixto dengan kurang dari 90 detik tersisa dalam laga ini. Garcia mengejar Calixto pada menit terakhir, awalnya meleset dengan serangan kerasnya sebelum ia bertahan dan menutup laga dengan kuat.
Hal ini cukup bagi Garica untuk meraih kemenangan pertama dalam perebutan gelarnya, dalam kesempatan keduanya. Garcia membawa rekornya menjadi 23-5-2 (13 KO) dan merebut gelar juara kelas bantam junior IBF yang sebelumnya direbut oleh Fernando Martinez, 18-0 (9 KO) pada bulan Oktober lalu.
Calixto, 23-1-1 (9 KO), mengalami kekalahan pertama dalam karirnya dan kini belum pernah menang dalam dua pertandingan terakhirnya. Garcia kini bergabung dengan Jesse “Bam” Rodriguez dan Phumulela Cafu dalam perebutan gelar juara dunia kelas bantam junior.
Dengan laga yang masih imbang dan ancaman akan hasil imbang lainnya, Garcia dan Calixto membuka serangan pada ronde ke-11. Garcia menikmati serangannya saat ia mendaratkan rangkaian serangan kuat di pertengahan ronde. Calixto maju tepat sebelum bel berbunyi, saat rangkaian hook kiri dan pukulan kanannya mendesak Garcia ke pojok ring.
Garcia menyarangkan sebuah pukulan kiri panjang pada awal ronde ke-12 dan terakhir. Pukulan itu menemukan sasarannya dan mempersiapkan pukulan kanan di belakangnya, saat Calixto dengan cepat dipaksa bertahan.
Sebuah hook kanan dan pukulan kiri dari Garcia dibalas dengan hook kiri Calixto dengan kurang dari 90 detik tersisa dalam laga ini. Garcia mengejar Calixto pada menit terakhir, awalnya meleset dengan serangan kerasnya sebelum ia bertahan dan menutup laga dengan kuat.
Hal ini cukup bagi Garica untuk meraih kemenangan pertama dalam perebutan gelarnya, dalam kesempatan keduanya. Garcia membawa rekornya menjadi 23-5-2 (13 KO) dan merebut gelar juara kelas bantam junior IBF yang sebelumnya direbut oleh Fernando Martinez, 18-0 (9 KO) pada bulan Oktober lalu.
Calixto, 23-1-1 (9 KO), mengalami kekalahan pertama dalam karirnya dan kini belum pernah menang dalam dua pertandingan terakhirnya. Garcia kini bergabung dengan Jesse “Bam” Rodriguez dan Phumulela Cafu dalam perebutan gelar juara dunia kelas bantam junior.
(aww)
Lihat Juga :