Willibaldo Garcia Kalahkan Rene Calixto, Raja Baru Kelas Terbang Super IBF
Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Aksi semakin meningkat pada awal ronde ketiga. Kedua petarung ini bertukar serangan keras di pojok ring, dimana pertukaran serangan dua arah ini mengingatkan kita pada laga mereka sebelumnya. Calixto melakukan yang terbaik untuk membalas serangan, namun ia terpaksa masuk ke dalam posisi clinch saat keduanya berada dalam jarak dekat.
Sebuah serangan ke arah tubuh dari Calixto dengan cepat dipatahkan oleh Garcia, yang menyambungkan serangan jarak jauh ke arah pertahanan lawannya pada ronde kelima. Kedua petinju mendaratkan pukulan kanan ke bagian tengah tubuh lawannya di akhir ronde, dengan Calixto yang lebih unggul.
Garcia mencetak poin dengan pukulan kanan di tengah ring pada pertengahan ronde keenam. Momen itu segera dibalas dengan kombinasi pukulan kanan-hook kiri oleh Calixto. Sebuah serangan ke arah tubuh dari Calixto pada akhir ronde membuka kesempatan untuk mendaratkan hook kiri ke arah atas.
Calixto berhasil menyarangkan hook tersebut. Garcia terus menerima serangan itu di dagunya - secara harfiah - dan bahkan menepuk-nepuk jenggotnya untuk menantang Calixto agar tetap menyerang pada ronde ketujuh. Sebuah usaha dari Garcia untuk membalas digagalkan oleh wasit, yang bergerak terlalu cepat. Garcia melepaskan tinju kiri yang melebar dan meleset jauh dari sasaran.
Waktu dihentikan pada akhir ronde kedelapan saat Garcia mengalami cedera siku kiri dalam posisi clinch. Calixto mendapat peringatan dari wasit karena memegang dan menekuk lengan lawannya. Hal itu tidak menghapus kesuksesan yang dinikmati oleh penantang tak terkalahkan ini, yang sebelumnya menyarangkan sebuah hook kiri ke arah dagu Garcia.
Baca Juga: Profil Deni Daffa, Petarung MMA yang Lolos to UFC 2025 di China
Sebuah serangan ke arah tubuh dari Calixto dengan cepat dipatahkan oleh Garcia, yang menyambungkan serangan jarak jauh ke arah pertahanan lawannya pada ronde kelima. Kedua petinju mendaratkan pukulan kanan ke bagian tengah tubuh lawannya di akhir ronde, dengan Calixto yang lebih unggul.
Garcia mencetak poin dengan pukulan kanan di tengah ring pada pertengahan ronde keenam. Momen itu segera dibalas dengan kombinasi pukulan kanan-hook kiri oleh Calixto. Sebuah serangan ke arah tubuh dari Calixto pada akhir ronde membuka kesempatan untuk mendaratkan hook kiri ke arah atas.
Calixto berhasil menyarangkan hook tersebut. Garcia terus menerima serangan itu di dagunya - secara harfiah - dan bahkan menepuk-nepuk jenggotnya untuk menantang Calixto agar tetap menyerang pada ronde ketujuh. Sebuah usaha dari Garcia untuk membalas digagalkan oleh wasit, yang bergerak terlalu cepat. Garcia melepaskan tinju kiri yang melebar dan meleset jauh dari sasaran.
Waktu dihentikan pada akhir ronde kedelapan saat Garcia mengalami cedera siku kiri dalam posisi clinch. Calixto mendapat peringatan dari wasit karena memegang dan menekuk lengan lawannya. Hal itu tidak menghapus kesuksesan yang dinikmati oleh penantang tak terkalahkan ini, yang sebelumnya menyarangkan sebuah hook kiri ke arah dagu Garcia.
Baca Juga: Profil Deni Daffa, Petarung MMA yang Lolos to UFC 2025 di China
Lihat Juga :