Kekejaman Brian Norman Pukul KO Jin Sasaki, Perpanjang Rekor 28-0, Pertahankan Sabuk WBO
Jum'at, 20 Juni 2025 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
''Hanya pergi ke sana, bersenang-senang dan menjadi diri saya sendiri,” kata Norman Jnr setelah itu tentang gameplan-nya. "Saya adalah petarung yang sangat beragam, saya dapat bertarung jika anda menginginkannya; saya dapat bertinju jika anda menginginkannya. Masih banyak yang dapat saya tunjukkan pada kalian. Saya sedang mengasah banyak hal."
Sasaki dengan cepat menjadi korban dari keberanian palsu dalam laga perebutan gelar pertamanya dalam kariernya. Ia menghabiskan sebagian besar ronde ketiga untuk menyerang sang juara bertahan. Norman Jnr menolak untuk menyerah dan terus mencetak poin dengan hook kiri serta pukulan kanan di sekitar pertahanan tinggi Sasaki.
Norman Jnr melanjutkan serangan satu sisi pada ronde keempat sebelum ia dengan tegas menutup laga satu ronde berikutnya. Sasaki ditarik masuk dan disarangkan sebuah hook kiri yang keras untuk menjatuhkannya ke atas punggung. Tidak ada hitungan yang diperlukan karena wasit Gustavo Tomas menghentikan laga dan segera memberi isyarat untuk meminta bantuan medis.
Sasaki, 19-2-1 (17 KO), sempat terjatuh selama beberapa menit, namun ia tetap tanggap saat menjalani pemeriksaan di dalam ring. Sang penantang yang penuh semangat ini tetap dalam kondisi yang baik, meskipun ia harus dibawa keluar ring dengan tandu. Norman Jr, 28-0 (22 KO), mempertahankan gelar WBO 66,6 kg miliknya dengan kemenangan KO kedua dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Ia mengakhiri masa absennya dari ring dengan menghentikan perlawanan Derrieck Cuevas dari Puerto Rico pada ronde ketiga di bulan Maret di Las Vegas, Nevada. Hal itu terjadi lebih dari 10 bulan setelah kemenangannya yang menjadi sorotan, KO pada ronde ke-10 atas Giovanni Santillan pada bulan Mei 2024 untuk merebut gelar interim WBO kelas 66,6 kilogram.
Norman Jnr ditingkatkan menjadi pemegang gelar penuh pada musim panas 2024, setelah Terence “Bud” Crawford, 41-0 (31 KO), memutuskan hubungan dengan divisi ini setelah ia merebut gelar kelas menengah junior WBA. Ada periode yang cukup lama di mana diharapkan Norman Jr dan Ennis akan bertemu dalam pertarungan penyatuan IBF dan WBO, namun tim Norman Jr merasa bahwa tawaran terbaik dalam kariernya, yaitu bayaran sebesar tujuh juta dolar, masih di bawah nilai pasar pertarungan tersebut.
Sasaki dengan cepat menjadi korban dari keberanian palsu dalam laga perebutan gelar pertamanya dalam kariernya. Ia menghabiskan sebagian besar ronde ketiga untuk menyerang sang juara bertahan. Norman Jnr menolak untuk menyerah dan terus mencetak poin dengan hook kiri serta pukulan kanan di sekitar pertahanan tinggi Sasaki.
Norman Jnr melanjutkan serangan satu sisi pada ronde keempat sebelum ia dengan tegas menutup laga satu ronde berikutnya. Sasaki ditarik masuk dan disarangkan sebuah hook kiri yang keras untuk menjatuhkannya ke atas punggung. Tidak ada hitungan yang diperlukan karena wasit Gustavo Tomas menghentikan laga dan segera memberi isyarat untuk meminta bantuan medis.
Sasaki, 19-2-1 (17 KO), sempat terjatuh selama beberapa menit, namun ia tetap tanggap saat menjalani pemeriksaan di dalam ring. Sang penantang yang penuh semangat ini tetap dalam kondisi yang baik, meskipun ia harus dibawa keluar ring dengan tandu. Norman Jr, 28-0 (22 KO), mempertahankan gelar WBO 66,6 kg miliknya dengan kemenangan KO kedua dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Ia mengakhiri masa absennya dari ring dengan menghentikan perlawanan Derrieck Cuevas dari Puerto Rico pada ronde ketiga di bulan Maret di Las Vegas, Nevada. Hal itu terjadi lebih dari 10 bulan setelah kemenangannya yang menjadi sorotan, KO pada ronde ke-10 atas Giovanni Santillan pada bulan Mei 2024 untuk merebut gelar interim WBO kelas 66,6 kilogram.
Norman Jnr ditingkatkan menjadi pemegang gelar penuh pada musim panas 2024, setelah Terence “Bud” Crawford, 41-0 (31 KO), memutuskan hubungan dengan divisi ini setelah ia merebut gelar kelas menengah junior WBA. Ada periode yang cukup lama di mana diharapkan Norman Jr dan Ennis akan bertemu dalam pertarungan penyatuan IBF dan WBO, namun tim Norman Jr merasa bahwa tawaran terbaik dalam kariernya, yaitu bayaran sebesar tujuh juta dolar, masih di bawah nilai pasar pertarungan tersebut.
Lihat Juga :