SDN Ungaran 1 Rajai KU 10 Soccer Challenge Yogyakarta 2025
Minggu, 22 Juni 2025 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
"Terima kasih teman-teman yang sudah berjuang dengan semangat dan tidak menyerah sampai menang. Berkat doa orang tua juga aku #BeraniCetakGol dan makin suka main sepak bola," ucap Natasha, yang juga meraih gelar Top Scorer dengan total 27 gol.
Turnamen sepak bola putri di kelompok umur ini berhasil diikuti 1.315 siswi dari 70 MI dan SD di Yogyakarta. Angka ini meningkat pesat dibandingkan seri sebelumnya. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, yang hadir pada final, menyambut positif banyaknya bibit pesepakbola putri potensial yang bermunculan.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena pada kesempatan ini sudah kesekian kalinya menyelenggarakan turnamen sepak bola putri KU 10 dan KU 12. Ini bagian dari pembinaan atlet sepak bola putri yang saat ini masih jarang di Indonesia, sehingga dengan adanya kompetisi ini pasti menumbuhkan rasa minat kecintaan kepada sepak bola putri dari usia dini agar terus bisa berlatih dan tentu meningkatkan skill kapasitasnya," kata Danang.
Sementara itu, Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann, juga optimistis dengan peningkatan kualitas penguasaan permainan sepak bola para putri Yogyakarta. "Turnamen MilkLife Soccer Challenge dapat menjadi media munculnya talenta-talenta pesepakbola putri di usia dini untuk supply pemain di KU 14. Ini peluang besar dan perlu dukungan besar untuk mengambil kans tersebut, perlu regenerasi juga sehingga ke depan timnas Indonesia jauh lebih bagus," ucap Timo.
Untuk menjaga mata rantai regenerasi, Soccer Challenge juga menyelenggarakan Festival SenengSoccer yang menyasar kelompok usia 6-8 tahun (KU 8) dengan kategori individual. Peserta diajak bermain bola melalui tiga rintangan yang menguji lari, ketangkasan, melompat, melempar, dan menggiring bola, dikemas secara menyenangkan.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan komitmen Djarum Foundation dan MilkLife untuk terus memupuk pertumbuhan ekosistem sepak bola putri dari level akar rumput. Mulai akhir Juli nanti, Soccer Challenge 2025-2026 akan menyasar sepuluh kota di Indonesia, dengan penyesuaian waktu penyelenggaraan turnamen agar selaras dengan kalender akademik.
Bakat Pesepak Bola Putri Yogyakarta Kian Berkualitas, Antusiasme Meningkat Pesat
Turnamen sepak bola putri di kelompok umur ini berhasil diikuti 1.315 siswi dari 70 MI dan SD di Yogyakarta. Angka ini meningkat pesat dibandingkan seri sebelumnya. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, yang hadir pada final, menyambut positif banyaknya bibit pesepakbola putri potensial yang bermunculan.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena pada kesempatan ini sudah kesekian kalinya menyelenggarakan turnamen sepak bola putri KU 10 dan KU 12. Ini bagian dari pembinaan atlet sepak bola putri yang saat ini masih jarang di Indonesia, sehingga dengan adanya kompetisi ini pasti menumbuhkan rasa minat kecintaan kepada sepak bola putri dari usia dini agar terus bisa berlatih dan tentu meningkatkan skill kapasitasnya," kata Danang.
Sementara itu, Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann, juga optimistis dengan peningkatan kualitas penguasaan permainan sepak bola para putri Yogyakarta. "Turnamen MilkLife Soccer Challenge dapat menjadi media munculnya talenta-talenta pesepakbola putri di usia dini untuk supply pemain di KU 14. Ini peluang besar dan perlu dukungan besar untuk mengambil kans tersebut, perlu regenerasi juga sehingga ke depan timnas Indonesia jauh lebih bagus," ucap Timo.
Untuk menjaga mata rantai regenerasi, Soccer Challenge juga menyelenggarakan Festival SenengSoccer yang menyasar kelompok usia 6-8 tahun (KU 8) dengan kategori individual. Peserta diajak bermain bola melalui tiga rintangan yang menguji lari, ketangkasan, melompat, melempar, dan menggiring bola, dikemas secara menyenangkan.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan komitmen Djarum Foundation dan MilkLife untuk terus memupuk pertumbuhan ekosistem sepak bola putri dari level akar rumput. Mulai akhir Juli nanti, Soccer Challenge 2025-2026 akan menyasar sepuluh kota di Indonesia, dengan penyesuaian waktu penyelenggaraan turnamen agar selaras dengan kalender akademik.
(yov)
Lihat Juga :