Ukir Sejarah Bersama Portugal, Ini Statistik Ronaldo di Kancah Internasional
Rabu, 09 September 2020 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
7- Mantan pemain Manchester United (MU) dan Real Madrid itu pernah mengemas tujuh gol selama dua pertemuan kontra Lithuania saat kualifikasi. Itu membuat armada Valdas Urbonas menjadi mangsa favorit CR7.
9 – Portugal memasukan Ronaldo dalam skuad untuk Piala Eropa 2004 pada akhir musim pertamanya di Old Trafford. Walau masih remaja, dia bisa segera mengemas dua gol. Total dia meraup sembilan gol yang membuatnya masuk skuad resmi di turnamen tersebut.
14- Ronaldo mengalami periode tersuburnya bersama Portugal pada 2016/2017 yang juga jadi musim terindahnya di Madrid. Saat itu dia bisa mengemas 14 gol bagi negaranya, yang melengkapi suksesnya menjuarai Liga Champions dan La Liga.
25 – Ronaldo telah menjelma sebagai penyerang all-rounder. Bukan hanya kakinya saja yang berbahaya, kepalanya juga sangat tajam. Terbukti, sebanyak 25 dari 101 golnya kepada Portugal dicetak melalui tandukan. Itu tiga gol lebih banyak dari kaki kiri.
28 – Ketika kebanyakan rekan retimnya mulai kelelalahan dan tidak lagi tajam menjelang akhir laga, Ronaldo justru sebaliknya. Dia cenderung lebih agresif dan banyak mengemas gol saat 15 menit terakhir, yakni 28 kali.
9 – Portugal memasukan Ronaldo dalam skuad untuk Piala Eropa 2004 pada akhir musim pertamanya di Old Trafford. Walau masih remaja, dia bisa segera mengemas dua gol. Total dia meraup sembilan gol yang membuatnya masuk skuad resmi di turnamen tersebut.
14- Ronaldo mengalami periode tersuburnya bersama Portugal pada 2016/2017 yang juga jadi musim terindahnya di Madrid. Saat itu dia bisa mengemas 14 gol bagi negaranya, yang melengkapi suksesnya menjuarai Liga Champions dan La Liga.
25 – Ronaldo telah menjelma sebagai penyerang all-rounder. Bukan hanya kakinya saja yang berbahaya, kepalanya juga sangat tajam. Terbukti, sebanyak 25 dari 101 golnya kepada Portugal dicetak melalui tandukan. Itu tiga gol lebih banyak dari kaki kiri.
28 – Ketika kebanyakan rekan retimnya mulai kelelalahan dan tidak lagi tajam menjelang akhir laga, Ronaldo justru sebaliknya. Dia cenderung lebih agresif dan banyak mengemas gol saat 15 menit terakhir, yakni 28 kali.
(mirz)
Lihat Juga :