Julio Cesar Chavez Jr Teroris? Pengacara: ICE Meneror Masyarakat!
Sabtu, 05 Juli 2025 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Laporan dari DHS merinci bahwa ICE mengidentifikasi Chavez Jr sebagai "ancaman keamanan publik yang mengerikan. Namun, sebuah entri dalam sistem penegakan hukum DHS di bawah pemerintahan [presiden AS sebelumnya, Joe] Biden mengindikasikan bahwa Chavez bukanlah prioritas penegakan hukum imigrasi."
Chavez diizinkan oleh pemerintahan Biden untuk masuk kembali ke AS pada tanggal 4 Januari dan “dibebaskan bersyarat ke negara itu di pelabuhan masuk San Ysidro.” Diketahui bahwa Chavez sedang berlatih di California Selatan untuk pertarungannya dengan Paul yang disebutkan di atas, dan diizinkan untuk mengikuti acara DAZN Pay-Per-View sebelum pihak berwenang bertindak atas surat perintah penangkapan aktif.
Para pejabat ICE bergerak setelah mereka mengkonfirmasi bahwa Chavez memberikan “beberapa pernyataan palsu dalam permohonannya untuk menjadi Penduduk Tetap yang Sah, dia ditetapkan berada di negara itu secara ilegal dan dapat dipindahkan pada tanggal 27 Juni.”
Chavez kalah angka mutlak dalam sepuluh ronde dari Paul (12-1, 7 KO), yang kini berada di peringkat 15 besar WBA di kelas penjelajah berdasarkan kemenangan tersebut. Kekalahan tersebut menghentikan dua kemenangan beruntun bagi Chavez, mantan pemegang gelar kelas menengah WBC yang telah berjuang selama lebih dari satu dekade untuk tetap relevan di level penantang.
Baca Juga: Insting Pembunuh Deontay Wilder Hilang, Tyson Fury: Sangat Menyedihkan!
Ia hanya mencatatkan rekor 4-5 dalam sembilan pertandingan terakhirnya yang tersebar selama delapan tahun, meskipun masalah di luar ring yang dialaminya di masa lalu dan saat ini jauh melebihi kejatuhannya di atas ring tinju. Chavez Jr kini berada pada titik di mana ia benar-benar harus berjuang untuk kebebasannya. “Keluarga kami sangat sedih dengan situasi saat ini,” kata keluarga Chavez dalam sebuah pernyataan bersama yang diberikan kepada BoxingScene dan media lainnya.
Chavez diizinkan oleh pemerintahan Biden untuk masuk kembali ke AS pada tanggal 4 Januari dan “dibebaskan bersyarat ke negara itu di pelabuhan masuk San Ysidro.” Diketahui bahwa Chavez sedang berlatih di California Selatan untuk pertarungannya dengan Paul yang disebutkan di atas, dan diizinkan untuk mengikuti acara DAZN Pay-Per-View sebelum pihak berwenang bertindak atas surat perintah penangkapan aktif.
Para pejabat ICE bergerak setelah mereka mengkonfirmasi bahwa Chavez memberikan “beberapa pernyataan palsu dalam permohonannya untuk menjadi Penduduk Tetap yang Sah, dia ditetapkan berada di negara itu secara ilegal dan dapat dipindahkan pada tanggal 27 Juni.”
Chavez kalah angka mutlak dalam sepuluh ronde dari Paul (12-1, 7 KO), yang kini berada di peringkat 15 besar WBA di kelas penjelajah berdasarkan kemenangan tersebut. Kekalahan tersebut menghentikan dua kemenangan beruntun bagi Chavez, mantan pemegang gelar kelas menengah WBC yang telah berjuang selama lebih dari satu dekade untuk tetap relevan di level penantang.
Baca Juga: Insting Pembunuh Deontay Wilder Hilang, Tyson Fury: Sangat Menyedihkan!
Ia hanya mencatatkan rekor 4-5 dalam sembilan pertandingan terakhirnya yang tersebar selama delapan tahun, meskipun masalah di luar ring yang dialaminya di masa lalu dan saat ini jauh melebihi kejatuhannya di atas ring tinju. Chavez Jr kini berada pada titik di mana ia benar-benar harus berjuang untuk kebebasannya. “Keluarga kami sangat sedih dengan situasi saat ini,” kata keluarga Chavez dalam sebuah pernyataan bersama yang diberikan kepada BoxingScene dan media lainnya.
Lihat Juga :