De Bruyne Tinggalkan Man City Jika Banding Liga Champions Ditolak
Senin, 04 Mei 2020 - 03:05 WIB
loading...
Kevin De Bruyne mengakui harus memikirkan kembali masa depannya di Manchester City jika klub gagal dalam banding Liga Champions/Foto/mancity.com
A
A
A
MANCHESTER - Kevin De Bruyne mengakui harus memikirkan kembali masa depannya di Manchester City jika klub gagal dalam banding mereka terhadap larangan dua tahun tak boleh tampil di Liga Champions. UEFA menghukum Man City karena melanggar peraturan Financial Fair Play (FFP), dan mereka menunggu banding di Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS).
De Bruyne, 28 tahun, dianggap sebagai pemain paling penting City dan menjadi sosok vital klub dengan kontrak masih tersisa tiga tahun (hingga 2023). Tapi, jika banding City gagal, maka gelandang timnas Belgia itu tidak akan bisa bermain di Liga Champions lagi sampai dia berusia 30 tahun.
"Klub telah memberi tahu kami bahwa mereka akan mengajukan banding terhadap larangan sepak bola Eropa dan bahwa mereka hampir 100 persen yakin mereka benar," kata De Bruyne kepada koran Belgia, Het Laatste Nieuws.
"Saya hanya menunggu. Saya percaya tim saya. Setelah keputusan dibuat, saya akan meninjau semuanya. Dua tahun akan lama. Tapi jika hukuman dikurangi, dalam kasus satu tahun, saya bisa melihat. Tetap menjadi tantangan untuk menjadi yang terbaik dan saya membutuhkannya juga. Apa yang akan datang, datanglah."
Pemain yang memimpin tabel assist Liga Primer musim ini dan merupakan pesaing untuk gelar Pemain Terbaik PFA, mengatakan masa depannya tidak terkait dengan Pelatih Pep Guardiola.
Guardiola diperkirakan akan pergi ketika kontraknya dengan City berakhir tahun depan. De Bruyne tidak melihat itu sebagai alasan untuk pindah jika dirinya meninggalkan Etihad Stadium.
"Saya tidak akan membiarkan keputusan saya bergantung pada apa yang dilakukan Pep," tambahnya. "Tentu saja saya pernah bekerja dengan pelatih lain dan ketika Pep pergi, saya harus terus bekerja dengan orang lain. Tapi, untuk saat ini saya belum benar-benar memperhatikan hal itu. Ada hal-hal yang lebih penting saat ini."
De Bruyne, 28 tahun, dianggap sebagai pemain paling penting City dan menjadi sosok vital klub dengan kontrak masih tersisa tiga tahun (hingga 2023). Tapi, jika banding City gagal, maka gelandang timnas Belgia itu tidak akan bisa bermain di Liga Champions lagi sampai dia berusia 30 tahun.
"Klub telah memberi tahu kami bahwa mereka akan mengajukan banding terhadap larangan sepak bola Eropa dan bahwa mereka hampir 100 persen yakin mereka benar," kata De Bruyne kepada koran Belgia, Het Laatste Nieuws.
"Saya hanya menunggu. Saya percaya tim saya. Setelah keputusan dibuat, saya akan meninjau semuanya. Dua tahun akan lama. Tapi jika hukuman dikurangi, dalam kasus satu tahun, saya bisa melihat. Tetap menjadi tantangan untuk menjadi yang terbaik dan saya membutuhkannya juga. Apa yang akan datang, datanglah."
Pemain yang memimpin tabel assist Liga Primer musim ini dan merupakan pesaing untuk gelar Pemain Terbaik PFA, mengatakan masa depannya tidak terkait dengan Pelatih Pep Guardiola.
Guardiola diperkirakan akan pergi ketika kontraknya dengan City berakhir tahun depan. De Bruyne tidak melihat itu sebagai alasan untuk pindah jika dirinya meninggalkan Etihad Stadium.
"Saya tidak akan membiarkan keputusan saya bergantung pada apa yang dilakukan Pep," tambahnya. "Tentu saja saya pernah bekerja dengan pelatih lain dan ketika Pep pergi, saya harus terus bekerja dengan orang lain. Tapi, untuk saat ini saya belum benar-benar memperhatikan hal itu. Ada hal-hal yang lebih penting saat ini."
Lihat Juga :