FORNAS VIII Kerek Ekonomi NTB hingga Rp800 Miliar!

Senin, 28 Juli 2025 - 20:09 WIB
loading...
FORNAS VIII Kerek Ekonomi...
FORNAS VIII NTB 2025 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan berbagai olahraga tradisional dan rekreasi, tetapi juga sukses besar sebagai motor penggerak ekonomi lokal / Foto: Ist
A A A
Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan berbagai olahraga tradisional dan rekreasi, tetapi juga sukses besar sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Event akbar ini melibatkan puluhan ribu penggiat olahraga, menciptakan ribuan lapangan kerja, dan membuktikan NTB siap menyongsong ajang yang lebih besar.

Menurut laporan resmi panitia penyelenggara, FORNAS VIII diikuti 38 kontingen provinsi se-Indonesia. Total ada 12.387 penggiat pertandingan, didukung oleh 3.870 perangkat pertandingan dan official.

Kompetisi ini dimeriahkan 74 induk organisasi olahraga masyarakat (Inorga), serta 13 Inorga ekshibisi dan 3 Inorga undangan khusus dari Gubernur NTB. Ketua Panitia Penyelenggara FORNAS VIII, Ibnu Sulistyo Riza Pradipto, mengungkapkan dampak ekonomi yang luar biasa dari acara ini.

"Dari total peserta dan pendamping yang hadir langsung ke NTB mencapai lebih dari 18.000 orang, dengan asumsi perputaran ekonomi lokal sebesar lebih dari Rp800 miliar, khususnya pada sektor perhotelan, transportasi, logistik, UMKM, dan kuliner lokal," ujarnya.

Lebih lanjut, Ibnu, panggilan akrabnya, menyatakan bahwa FORNAS VIII juga turut menciptakan lebih dari 9.500 lapangan kerja sementara, baik di sektor formal maupun informal. "Ini bukan sekadar pesta olahraga, tapi gelora semangat kebangsaan dari timur Indonesia. Dari NTB untuk Indonesia yang lebih sehat, bugar, dan bersatu," tegasnya, menegaskan tema "Kalah Menang Semua Senang, Bersatu dalam Sehat, Menunjukkan Indonesia Lebih Bugar dan Gembira" yang diusung dalam gelaran ini.

Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dengan bangga menyatakan bahwa FORNAS VIII tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga penggerak ekonomi dan kebudayaan lokal. Ia menyoroti bagaimana acara ini memperlihatkan keselarasan antara olahraga masyarakat dengan budaya dan ekologi.

"Pertunjukan seni daerah; kuliner khas Sasak, Samawa, Mbojo; hingga pameran komunitas menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat dapat beriringan dengan budaya dan lingkungan," ujar Gubernur Lalu saat pembukaan.

Menurut Iqbal, semboyan "Kalah Menang Semua Senang" mencerminkan filosofi sejati dari olahraga rekreasi, di mana partisipasi lebih penting daripada podium, dan rasa senang adalah medali bagi semua peserta. Pemerintah Provinsi NTB mempersiapkan penyelenggaraan FORNAS VIII dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, dari organisasi perangkat daerah hingga komunitas olahraga tradisional, dari siswa hingga lansia, dari kampus hingga pesantren.

"Sebagai tuan rumah kami tidak hanya menyiapkan venue dan fasilitas. Yang kami siapkan adalah senyuman masyarakat, keramahan budaya, dan pelayanan terbaik yang menjadi identitas kami sebagai daerah tujuan wisata dunia," tegas Iqbal.

Lebih jauh, Iqbal menyebut pelaksanaan FORNAS VIII merupakan bagian dari "pemanasan" bagi NTB dalam menyongsong peran sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Apresiasi dari Menko AHY


Pelaksanaan FORNAS VIII juga mendapat perhatian khusus dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang turut hadir dalam acara pembukaan. AHY menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih secara khusus kepada Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Adil Hakim dan seluruh jajaran, Ketua Panitia Penyelenggara FORNAS VIII Bung Ibnu Riza Pradipto dan seluruh tim, serta seluruh kontingen provinsi yang hadir.

AHY juga menekankan bahwa kemajuan bangsa tak lepas dari kesehatan masyarakatnya. "Salah satu indikator rakyat sejahtera adalah masyarakat yang sehat, bugar, dan gembira. Salam KORMI: Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa!" seru AHY yang hadir bersama istri, Annisa Pohan.

FORNAS VIII di NTB telah sukses membuktikan bahwa olahraga masyarakat adalah fondasi penting bagi kesehatan, kebugaran, dan persatuan bangsa, sekaligus menjadi stimulus ekonomi yang signifikan.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Aidan Heslop Rajai Red...
Aidan Heslop Rajai Red Bull Cliff Diving 2026 di Broken Beach
Oceanman Bali 2026 Siap...
Oceanman Bali 2026 Siap Digelar: Diikuti 900 Perenang dari 27 Negara
HGI City Cup 2026: Mengubah...
HGI City Cup 2026: Mengubah Domino Menjadi Olahraga Prestasi
Domino Naik Kelas, Surabaya...
Domino Naik Kelas, Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Cetak Sejarah Baru
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Special Bola
Media Vietnam Kaget...
Bola Dunia
Media Vietnam Kaget Timnas Indonesia Bertekad Berjaya di Piala AFF 2026 dan Langganan Lolos Piala Dunia
Syahrul Lasinari Resmi...
Liga Indonesia
Syahrul Lasinari Resmi Gabung Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares Bahagia
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Der Panzer Pesta Gol Lagi?
Rekomendasi
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Berita Terkini
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved