Legenda Tinju Teddy Atlas Samakan Ilia Topuria dengan Muhammad Ali dan Sugar Ray Robinson
Rabu, 30 Juli 2025 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
Baginya, rahasianya terletak pada kepercayaan diri yang luar biasa yang disebutnya sebagai sesuatu yang sangat langka. "Jika seseorang pernah mendapatkan kepercayaan diri yang luar biasa, itu membuatnya sangat langka," jelas Atlas.
Atlas menambahkan bahwa tingkat kepercayaan diri tersebut membuat mereka sangat sulit dikalahkan. Ia mengungkapkan bahwa mentornya, Cus d'Amato (pelatih legendaris Mike Tyson), hanya mengenal dua petarung yang memiliki kepercayaan diri setinggi itu: Sugar Ray Robinson, yang dianggap sebagai petarung kelas welter dan menengah terhebat sepanjang masa, serta Muhammad Ali, raja kelas berat tiga kali di masa jayanya.
Baca Juga: Jejak Oleksandr Usyk dari Amatir hingga Juara Dunia 2 Divisi Tak Terbantahkan
"Artinya, ini sebuah kemampuan, bukan sekadar kepercayaan diri, tetapi keyakinan bahwa Anda tak terkalahkan," tegas Atlas, menggambarkan kedalaman mentalitas tersebut.
Pola pikir tak terkalahkan inilah yang menjadi tantangan bagi Makhachev jika mereka benar-benar bertemu di Octagon. Persaingan ini semakin memanas setelah Makhachev baru-baru ini melepas gelar kelas ringannya untuk pindah ke divisi kelas welter. Keputusan ini membuka jalan bagi Topuria untuk naik ke kelas 155 pound dan menantang Oliveira untuk sabuk yang kosong.
Meskiev belum melakukan debutnya di divisi 170 pound, namun secara luas diakui bahwa ia akan menjadi lawan pertama bagi Jack Della Maddalena yang baru saja memenangkan gelar juara di divisi tersebut. Pertarungan antara Topuria dan Makhachev, jika terealisasi, dipastikan akan menjadi salah satu duel paling dinanti dalam sejarah UFC, mengadu dua mentalitas juara yang tak tergoyahkan.
Atlas menambahkan bahwa tingkat kepercayaan diri tersebut membuat mereka sangat sulit dikalahkan. Ia mengungkapkan bahwa mentornya, Cus d'Amato (pelatih legendaris Mike Tyson), hanya mengenal dua petarung yang memiliki kepercayaan diri setinggi itu: Sugar Ray Robinson, yang dianggap sebagai petarung kelas welter dan menengah terhebat sepanjang masa, serta Muhammad Ali, raja kelas berat tiga kali di masa jayanya.
Baca Juga: Jejak Oleksandr Usyk dari Amatir hingga Juara Dunia 2 Divisi Tak Terbantahkan
"Artinya, ini sebuah kemampuan, bukan sekadar kepercayaan diri, tetapi keyakinan bahwa Anda tak terkalahkan," tegas Atlas, menggambarkan kedalaman mentalitas tersebut.
Duel Impian Topuria vs. Makhachev Makin Panas?
Pola pikir tak terkalahkan inilah yang menjadi tantangan bagi Makhachev jika mereka benar-benar bertemu di Octagon. Persaingan ini semakin memanas setelah Makhachev baru-baru ini melepas gelar kelas ringannya untuk pindah ke divisi kelas welter. Keputusan ini membuka jalan bagi Topuria untuk naik ke kelas 155 pound dan menantang Oliveira untuk sabuk yang kosong.
Meskiev belum melakukan debutnya di divisi 170 pound, namun secara luas diakui bahwa ia akan menjadi lawan pertama bagi Jack Della Maddalena yang baru saja memenangkan gelar juara di divisi tersebut. Pertarungan antara Topuria dan Makhachev, jika terealisasi, dipastikan akan menjadi salah satu duel paling dinanti dalam sejarah UFC, mengadu dua mentalitas juara yang tak tergoyahkan.
(yov)
Lihat Juga :