FORNAS VIII NTB 2025: Lonjakan Pendatang Mencapai 42.000 Orang
Kamis, 31 Juli 2025 - 15:03 WIB
loading...
FORNAS VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya sukses besar dari segi penyelenggaraan, tetapi juga mencatat sejarah dengan lonjakan partisipasi peserta / Foto: Ist
A
A
A
Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya sukses besar dari segi penyelenggaraan, tetapi juga mencatat sejarah dengan lonjakan partisipasi peserta. Perhelatan akbar dua tahunan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) ini melampaui segala ekspektasi, mengubah NTB menjadi magnet bagi puluhan ribu penggiat olahraga, wisatawan, dan pendukung.
Semula, panitia hanya memperkirakan sekitar 18.000 orang akan membanjiri Pulau Seribu Masjid ini. Dengan rincian, 12.387 penggiat pertandingan dan 3.870 perangkat serta ofisial dari 38 provinsi.
Namun, realitanya sungguh di luar dugaan. "Luar biasa. Semula diperhitungkan hanya 18 ribu orang, tetapi kini sudah dua kali lipat lebih, yakni mencapai 42.000 orang!" seru KRMP Ibnu Sulityo Riza Pradipto, Ketua Panitia Penyelenggara FORNAS VIII, Kamis (31/7/2025).
Baca Juga: Ranking BWF Pebulu Tangkis Indonesia Per Juli 2025: 2 Tunggal Putri Tembus Top 10!
"Jumlah ini mencakup 18.000 pegiat, ofisial, pengurus acara, penonton, pendukung, tim media, dan bahkan wisatawan lokal yang hadir. Ini yang tidak pernah terekspos sebelumnya."
Ibnu menekankan bahwa FORNAS VIII ini bukan sekadar ajang kompetisi. "Fornas VIII ini menjadi bukti bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia bukan hanya menjadikan olahraga itu sebagai gaya hidup, tetapi mereka juga peduli dengan kelestarian olahraga tradisional. Tidak hanya itu saja, FORNAS mendorong sport tourism," bebernya.
Pembengkakan jumlah pengunjung ini memang beralasan. Hanan dan Sunarwadi, dua tim support dari Aceh, menjadi contoh nyata. Keduanya tiba di NTB, Rabu (30/7/2025) dan langsung menikmati suasana FORNAS dengan menyaksikan pertunjukan Barongsai di Mall Mataram.
Baca Juga: 5 Ganda Bulu Tangkis Peringkat Terendah yang Juara Super 1000: Ada Fajar/Fikri
"Kami datang ke NTB untuk memberikan support bagi Kontingen KORMI Aceh. Cukup nyaman di sini. Sama juga seperti di Aceh," ungkap Hanan.
"Dari sisi penyelenggaraan cukup bagus. Lihat saja Barongsai yang digelar di Mall Mataram di mana pengunjung bisa menyaksikannya," timpal Sunarwadi.
Yang paling mengejutkan adalah partisipasi lansia yang luar biasa. Sebanyak 1.399 orang lansia terlibat aktif dalam FORNAS VIII. Angka ini terdiri dari 1.005 orang berusia 56-65 tahun dan 394 orang di atas 66 tahun.
Mereka tergabung dalam berbagai komunitas olahraga, seperti Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti), Kebugaran Lansia Pralansia Indonesia (KLPI), dan Perkumpulan Sepak Bola Berjalan Seluruh Indonesia (Persejasi). "Bahkan, Pak Amin Aminullah yang mantan Wali Kota Banda Aceh juga tampil di tenis veteran," cerita Sunarwadi, menyoroti semangat tak kenal usia para peserta.
Tak hanya sukses dalam partisipasi, FORNAS VIII juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi NTB. Ibnu memperkirakan perputaran ekonomi selama gelaran ini mencapai angka fantastis, yakni Rp800 miliar. "Dari jumlah hotel yang dipesan dan flights yang dibooked hingga makanan yang disiapkan saja sudah mencapai Rp143,71 miliar. Ini kan belum termasuk yang lain-lain," imbuh Ibnu.
Kesuksesan FORNAS VIII di NTB ini menjadi tolok ukur baru bagi penyelenggaraan acara olahraga masyarakat di Indonesia, membuktikan bahwa semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan potensi ekonomi dapat bersatu dalam sebuah festival akbar.
Semula, panitia hanya memperkirakan sekitar 18.000 orang akan membanjiri Pulau Seribu Masjid ini. Dengan rincian, 12.387 penggiat pertandingan dan 3.870 perangkat serta ofisial dari 38 provinsi.
Namun, realitanya sungguh di luar dugaan. "Luar biasa. Semula diperhitungkan hanya 18 ribu orang, tetapi kini sudah dua kali lipat lebih, yakni mencapai 42.000 orang!" seru KRMP Ibnu Sulityo Riza Pradipto, Ketua Panitia Penyelenggara FORNAS VIII, Kamis (31/7/2025).
Baca Juga: Ranking BWF Pebulu Tangkis Indonesia Per Juli 2025: 2 Tunggal Putri Tembus Top 10!
"Jumlah ini mencakup 18.000 pegiat, ofisial, pengurus acara, penonton, pendukung, tim media, dan bahkan wisatawan lokal yang hadir. Ini yang tidak pernah terekspos sebelumnya."
Ibnu menekankan bahwa FORNAS VIII ini bukan sekadar ajang kompetisi. "Fornas VIII ini menjadi bukti bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia bukan hanya menjadikan olahraga itu sebagai gaya hidup, tetapi mereka juga peduli dengan kelestarian olahraga tradisional. Tidak hanya itu saja, FORNAS mendorong sport tourism," bebernya.
Pembengkakan jumlah pengunjung ini memang beralasan. Hanan dan Sunarwadi, dua tim support dari Aceh, menjadi contoh nyata. Keduanya tiba di NTB, Rabu (30/7/2025) dan langsung menikmati suasana FORNAS dengan menyaksikan pertunjukan Barongsai di Mall Mataram.
Baca Juga: 5 Ganda Bulu Tangkis Peringkat Terendah yang Juara Super 1000: Ada Fajar/Fikri
"Kami datang ke NTB untuk memberikan support bagi Kontingen KORMI Aceh. Cukup nyaman di sini. Sama juga seperti di Aceh," ungkap Hanan.
"Dari sisi penyelenggaraan cukup bagus. Lihat saja Barongsai yang digelar di Mall Mataram di mana pengunjung bisa menyaksikannya," timpal Sunarwadi.
Yang paling mengejutkan adalah partisipasi lansia yang luar biasa. Sebanyak 1.399 orang lansia terlibat aktif dalam FORNAS VIII. Angka ini terdiri dari 1.005 orang berusia 56-65 tahun dan 394 orang di atas 66 tahun.
Mereka tergabung dalam berbagai komunitas olahraga, seperti Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti), Kebugaran Lansia Pralansia Indonesia (KLPI), dan Perkumpulan Sepak Bola Berjalan Seluruh Indonesia (Persejasi). "Bahkan, Pak Amin Aminullah yang mantan Wali Kota Banda Aceh juga tampil di tenis veteran," cerita Sunarwadi, menyoroti semangat tak kenal usia para peserta.
Tak hanya sukses dalam partisipasi, FORNAS VIII juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi NTB. Ibnu memperkirakan perputaran ekonomi selama gelaran ini mencapai angka fantastis, yakni Rp800 miliar. "Dari jumlah hotel yang dipesan dan flights yang dibooked hingga makanan yang disiapkan saja sudah mencapai Rp143,71 miliar. Ini kan belum termasuk yang lain-lain," imbuh Ibnu.
Kesuksesan FORNAS VIII di NTB ini menjadi tolok ukur baru bagi penyelenggaraan acara olahraga masyarakat di Indonesia, membuktikan bahwa semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan potensi ekonomi dapat bersatu dalam sebuah festival akbar.
(yov)
Lihat Juga :