3 Alasan Thom Haye Sulit Dapat Klub Baru di Musim 2025/2026
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kadek Arel Tegaskan Timnas Indonesia U-23 Siap Bangkit di Kualifikasi Piala Asia!
Thom Haye saat ini berusia 30 tahun. Di dunia sepak bola modern, klub cenderung berinvestasi pada pemain yang lebih muda dengan potensi perkembangan dan nilai jual kembali yang tinggi di masa depan.
Untuk pemain di akhir usia 20-an atau awal 30-an, klub biasanya mencari dampak instan atau peran sebagai pemimpin berpengalaman. Meskipun Thom Haye memiliki kualitas mumpuni, usianya bisa menjadi faktor penghambat bagi klub-klub yang berorientasi bisnis jangka panjang atau yang ingin membangun tim dengan proyeksi penjualan pemain di kemudian hari. Klub mungkin enggan mengeluarkan gaji tinggi untuk pemain yang dalam beberapa tahun ke depan nilai transfernya akan menurun dratis, atau bahkan sudah tidak memiliki nilai jual lagi.
Sebagai pemain yang sebelumnya membela klub Eredivisie (liga teratas Belanda) dan menjadi pilar penting di sana, wajar jika Thom Haye memiliki tuntutan gaji yang relatif tinggi. Gaji yang ia terima di SC Heerenveen kemungkinan besar berada di atas rata-rata gaji pemain di liga-liga yang levelnya sedikit di bawah Eredivisie.
Klub-klub yang tertarik padanya mungkin menghadapi dilema antara kualitas Thom Haye dengan struktur gaji mereka. Jika tuntutan gajinya tidak sejalan dengan anggaran atau skala gaji di klub-klub peminat, negosiasi bisa terhenti. Klub-klub yang mungkin tertarik dengannya bisa jadi berasal dari liga yang kekuatan finansialnya tidak sekuat Eredivisie, sehingga gaji Thom Haye menjadi beban yang signifikan.
Meskipun tidak ada laporan cedera serius yang menimpa Thom Haye belakangan ini, riwayat kesehatan seorang pemain selalu menjadi pertimbangan utama bagi klub. Klub akan melakukan pemeriksaan medis yang sangat ketat sebelum menawarkan kontrak kepada pemain mana pun, terutama yang berusia di atas 25 tahun.
Jika ada riwayat cedera minor yang berulang atau kondisi fisik yang mengkhawatirkan (meskipun tidak fatal), hal itu bisa membuat klub berpikir dua kali. Klub-klub cenderung menghindari risiko investasi pada pemain yang berpotensi sering absen karena masalah kebugaran.
Kehati-hatian ini adalah hal yang wajar dalam sepak bola professional, sebab setiap cedera pemain bisa berdampak besar pada performa tim dan finansial klub. Dengan ketiga faktor ini, wajar jika Thom Haye membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan klub yang tepat yang sesuai dengan ambisinya dan juga mampu memenuhi tuntutan serta kriteria klub itu sendiri.
3 Alasan Mengapa Thom Haye Kesulitan Mendapatkan Klub Baru:
1. Usia dan Batasan Potensi Jual Kembali
Thom Haye saat ini berusia 30 tahun. Di dunia sepak bola modern, klub cenderung berinvestasi pada pemain yang lebih muda dengan potensi perkembangan dan nilai jual kembali yang tinggi di masa depan.
Untuk pemain di akhir usia 20-an atau awal 30-an, klub biasanya mencari dampak instan atau peran sebagai pemimpin berpengalaman. Meskipun Thom Haye memiliki kualitas mumpuni, usianya bisa menjadi faktor penghambat bagi klub-klub yang berorientasi bisnis jangka panjang atau yang ingin membangun tim dengan proyeksi penjualan pemain di kemudian hari. Klub mungkin enggan mengeluarkan gaji tinggi untuk pemain yang dalam beberapa tahun ke depan nilai transfernya akan menurun dratis, atau bahkan sudah tidak memiliki nilai jual lagi.
2. Tuntutan Gaji yang Cukup Tinggi
Sebagai pemain yang sebelumnya membela klub Eredivisie (liga teratas Belanda) dan menjadi pilar penting di sana, wajar jika Thom Haye memiliki tuntutan gaji yang relatif tinggi. Gaji yang ia terima di SC Heerenveen kemungkinan besar berada di atas rata-rata gaji pemain di liga-liga yang levelnya sedikit di bawah Eredivisie.
Klub-klub yang tertarik padanya mungkin menghadapi dilema antara kualitas Thom Haye dengan struktur gaji mereka. Jika tuntutan gajinya tidak sejalan dengan anggaran atau skala gaji di klub-klub peminat, negosiasi bisa terhenti. Klub-klub yang mungkin tertarik dengannya bisa jadi berasal dari liga yang kekuatan finansialnya tidak sekuat Eredivisie, sehingga gaji Thom Haye menjadi beban yang signifikan.
3. Cedera dan Riwayat Kesehatan
Meskipun tidak ada laporan cedera serius yang menimpa Thom Haye belakangan ini, riwayat kesehatan seorang pemain selalu menjadi pertimbangan utama bagi klub. Klub akan melakukan pemeriksaan medis yang sangat ketat sebelum menawarkan kontrak kepada pemain mana pun, terutama yang berusia di atas 25 tahun.
Jika ada riwayat cedera minor yang berulang atau kondisi fisik yang mengkhawatirkan (meskipun tidak fatal), hal itu bisa membuat klub berpikir dua kali. Klub-klub cenderung menghindari risiko investasi pada pemain yang berpotensi sering absen karena masalah kebugaran.
Kehati-hatian ini adalah hal yang wajar dalam sepak bola professional, sebab setiap cedera pemain bisa berdampak besar pada performa tim dan finansial klub. Dengan ketiga faktor ini, wajar jika Thom Haye membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan klub yang tepat yang sesuai dengan ambisinya dan juga mampu memenuhi tuntutan serta kriteria klub itu sendiri.
(yov)
Lihat Juga :