3 Alasan Thom Haye Sulit Dapat Klub Baru di Musim 2025/2026

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 09:15 WIB
loading...
3 Alasan Thom Haye Sulit...
Thom Haye kini tengah menjadi sorotan. Setelah kontraknya bersama SC Heerenveen berakhir, pemain berjuluk Profesor ini masih belum mendapatkan klub baru untuk musim 2025/2026 / Foto: @thomhaye
A A A
Thom Haye kini tengah menjadi sorotan. Setelah kontraknya bersama SC Heerenveen berakhir, pemain berjuluk Profesor ini masih belum mendapatkan klub baru untuk musim 2025/2026. Situasi ini tentu menimbulkan pertanyaan, mengingat perannya yang sentral di lini tengah Timnas Indonesia dan kualitasnya yang tak diragukan lagi.

Keahlian Thom Haye dalam menguasai berbagai posisi di lapangan tengah menjadi nilai tambah yang luar biasa. Ia dikenal serbaguna, mampu berperan sebagai gelandang bertahan, pengatur serangan (playmaker), hingga penyerang lubang.

Fleksibilitas ini seharusnya menjadi daya tarik utama bagi klub mana pun yang menginginkan kekuatan dan kreativitas di lini tengah. Yang lebih mengherankan, Thom Haye saat ini berstatus bebas transfer.

Baca Juga: Peran Baru Satoru Mochizuki, PSSI: Pelatih Timnas Putri Indonesia Wajib dari Jepang dan Jago Bahasa Inggris

Artinya, klub peminat tidak perlu mengeluarkan biaya transfer sepeser pun untuk memboyong jenderal lapangan tengah Timnas Indonesia ini. Hal ini seharusnya meringankan beban finansial klub dan mempercepat proses negosiasi.

Namun, fakta bahwa Thom Haye belum juga menemukan pelabuhan baru memunculkan berbagai spekulasi. Apakah ada faktor lain di balik kemacetan transfer ini? Para penggemar sepak bola tentu berharap Profesor segera mendapatkan klub yang sesuai dengan kualitasnya dan bisa terus berkontribusi di level tertinggi, baik untuk klub maupun Timnas Indonesia.

Sejauh ini baru Thom Haye yang belum mendapatkan klub. Sementara 13 pemain naturalisasi Timnas Indonesia sudah diperkenalkan sebagai pemain anyar klub.

Baca Juga: Kadek Arel Tegaskan Timnas Indonesia U-23 Siap Bangkit di Kualifikasi Piala Asia!

3 Alasan Mengapa Thom Haye Kesulitan Mendapatkan Klub Baru:

1. Usia dan Batasan Potensi Jual Kembali


Thom Haye saat ini berusia 30 tahun. Di dunia sepak bola modern, klub cenderung berinvestasi pada pemain yang lebih muda dengan potensi perkembangan dan nilai jual kembali yang tinggi di masa depan.

Untuk pemain di akhir usia 20-an atau awal 30-an, klub biasanya mencari dampak instan atau peran sebagai pemimpin berpengalaman. Meskipun Thom Haye memiliki kualitas mumpuni, usianya bisa menjadi faktor penghambat bagi klub-klub yang berorientasi bisnis jangka panjang atau yang ingin membangun tim dengan proyeksi penjualan pemain di kemudian hari. Klub mungkin enggan mengeluarkan gaji tinggi untuk pemain yang dalam beberapa tahun ke depan nilai transfernya akan menurun dratis, atau bahkan sudah tidak memiliki nilai jual lagi.

2. Tuntutan Gaji yang Cukup Tinggi


Sebagai pemain yang sebelumnya membela klub Eredivisie (liga teratas Belanda) dan menjadi pilar penting di sana, wajar jika Thom Haye memiliki tuntutan gaji yang relatif tinggi. Gaji yang ia terima di SC Heerenveen kemungkinan besar berada di atas rata-rata gaji pemain di liga-liga yang levelnya sedikit di bawah Eredivisie.

Klub-klub yang tertarik padanya mungkin menghadapi dilema antara kualitas Thom Haye dengan struktur gaji mereka. Jika tuntutan gajinya tidak sejalan dengan anggaran atau skala gaji di klub-klub peminat, negosiasi bisa terhenti. Klub-klub yang mungkin tertarik dengannya bisa jadi berasal dari liga yang kekuatan finansialnya tidak sekuat Eredivisie, sehingga gaji Thom Haye menjadi beban yang signifikan.

3. Cedera dan Riwayat Kesehatan


Meskipun tidak ada laporan cedera serius yang menimpa Thom Haye belakangan ini, riwayat kesehatan seorang pemain selalu menjadi pertimbangan utama bagi klub. Klub akan melakukan pemeriksaan medis yang sangat ketat sebelum menawarkan kontrak kepada pemain mana pun, terutama yang berusia di atas 25 tahun.

Jika ada riwayat cedera minor yang berulang atau kondisi fisik yang mengkhawatirkan (meskipun tidak fatal), hal itu bisa membuat klub berpikir dua kali. Klub-klub cenderung menghindari risiko investasi pada pemain yang berpotensi sering absen karena masalah kebugaran.

Kehati-hatian ini adalah hal yang wajar dalam sepak bola professional, sebab setiap cedera pemain bisa berdampak besar pada performa tim dan finansial klub. Dengan ketiga faktor ini, wajar jika Thom Haye membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan klub yang tepat yang sesuai dengan ambisinya dan juga mampu memenuhi tuntutan serta kriteria klub itu sendiri.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
Daftar Lengkap 23 Pemain...
Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Lawan Oman dan Mozambik: Ada Mathew Baker!
John Herdman Senang...
John Herdman Senang Pemain Timnas Indonesia Latihan dengan Militan
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia Proyeksi Piala AFF 2026: Thom Haye hingga Jens Raven
Timnas Indonesia Umumkan...
Timnas Indonesia Umumkan 44 Pemain untuk FIFA Matchday Lawan Oman dan Mozambik
Calvin Verdonk Berpeluang...
Calvin Verdonk Berpeluang Jadi Pemain Timnas Indonesia Pertama di UEFA Liga Champions
Rizky Ridho Umumkan...
Rizky Ridho Umumkan Kehamilan Anak Pertama, Banjir Ucapan Selamat dari Rekan Timnas Indonesia
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Special Bola
Jadi Rekrutan Pertama...
Liga Indonesia
Jadi Rekrutan Pertama Persija, Ini Statistik Mentereng Victor Dethan saat Berseragam PSM Makassar
Persija Jakarta Resmi...
Liga Indonesia
Persija Jakarta Resmi Perpanjang Kontrak Eksel Runtukahu
Minim Gol di DPMM, Ramadhan...
Liga Indonesia
Minim Gol di DPMM, Ramadhan Sananta Bakal Kembali Tajam di Persebaya Surabaya?
Rekomendasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Berita Terkini
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved