Archie Moore, Petinju dengan Pukulan Terkuat Sepanjang Sejarah Versi Teddy Atlas
Senin, 04 Agustus 2025 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
Moore menjadi juara dunia kelas berat ringan setelah mengalahkan Joey Maxim dalam pertarungan 15 ronde pada Desember 1952, saat usianya telah 36 tahun. Ia mempertahankan gelarnya nyaris satu dekade, menumbangkan nama-nama top seperti Harold Johnson, Carl Olson, Yolande Pompey, dan Tony Anthony.
Salah satu momen paling dikenang adalah saat Moore bangkit dari beberapa kali knockdown di ronde pertama dan akhirnya memukul KO Yvon Durelle di ronde ke-11. Sebuah penegasan bahwa ia bukan hanya petinju cerdas, tapi juga petarung tangguh dengan daya tahan dan kekuatan luar biasa.
Setelah pensiun, Moore tetap berkiprah di dunia tinju sebagai pelatih. Ia turut membentuk petinju-petinju legendaris seperti George Foreman, Earnie Shavers, dan bahkan Muhammad Ali.
Dengan rekam jejak luar biasa tersebut, tak heran jika Teddy Atlas memilih Archie Moore sebagai petinju dengan pukulan terkuat sepanjang masa, sekaligus simbol kekuatan sejati yang tak lekang oleh waktu.
Salah satu momen paling dikenang adalah saat Moore bangkit dari beberapa kali knockdown di ronde pertama dan akhirnya memukul KO Yvon Durelle di ronde ke-11. Sebuah penegasan bahwa ia bukan hanya petinju cerdas, tapi juga petarung tangguh dengan daya tahan dan kekuatan luar biasa.
Setelah pensiun, Moore tetap berkiprah di dunia tinju sebagai pelatih. Ia turut membentuk petinju-petinju legendaris seperti George Foreman, Earnie Shavers, dan bahkan Muhammad Ali.
Dengan rekam jejak luar biasa tersebut, tak heran jika Teddy Atlas memilih Archie Moore sebagai petinju dengan pukulan terkuat sepanjang masa, sekaligus simbol kekuatan sejati yang tak lekang oleh waktu.
(sto)
Lihat Juga :