Amir Khan Ungkap Pertarungan Paling Brutal dalam Hidupnya: Saya Tak Pernah Sama Lagi
Kamis, 07 Agustus 2025 - 18:07 WIB
loading...
Amir Khan Ungkap Pertarungan Paling Brutal dalam Hidupnya: Saya Tak Pernah Sama Lagi
A
A
A
Mantan juara dunia kelas ringan super dan welter ringan, Amir Khan , mengungkap satu pertarungan yang menurutnya berdampak besar dalam karier bahkan hidupnya.
Petinju asal Inggris yang dijuluki King Khan itu dikenal sebagai salah satu petinju dengan gaya bertarung atraktif dan kecepatan tangan luar biasa. Ia mulai mencuri perhatian sejak meraih medali perak Olimpiade Athena 2004 saat baru berusia 17 tahun. Karier profesionalnya pun melesat, hingga berhasil meraih gelar juara dunia WBA di usia 22 tahun.
Sepanjang karier, Amir Khan menghadapi sejumlah nama besar dan menang atas petinju seperti Paulie Malignaggi, Marcos Maidana, Chris Algieri, hingga Carlos Molina. Namun, ia juga menelan kekalahan keras, termasuk dari Danny Garcia dan Lamont Peterson—meski Peterson kemudian terbukti gagal tes doping.
Baca Juga: Floyd Mayweather Jr Bangkrut Akibat Bela Israel, Amir Khan: Karma!
Namun menurut Khan, kekalahan paling berat justru terjadi saat ia menghadapi petinju Meksiko, Saul “Canelo” Alvarez, pada 2016. Dalam duel tersebut, Khan naik dua divisi demi menantang Canelo dan berakhir KO brutal di ronde keenam oleh pukulan overhand kanan yang telak.
“Saya tak pernah menjadi petinju yang sama lagi setelah menghadapi Canelo,” ujar Khan kepada Fast Slots. “Kau bisa saja jatuh dan bangkit lagi, tapi pukulan KO dari Canelo itu, sejujurnya, mungkin mengurangi usia saya lima tahun.”
“Saat itu saya sedang berada di puncak karier. Saya bukan jadi takut atau trauma setelahnya, tapi pukulan itu buruk untuk tubuh dan mental saya. Itu mengubah semuanya, bahkan mengubah cara lawan-lawan saya bertarung. Sejak saat itu, semua mencoba mendaratkan satu pukulan besar yang sama.”
Meski sempat kembali naik ring dan mengalahkan Samuel Vargas serta Billy Dib, Khan tak lagi tampil seperti dulu. Ia kalah dari Terence Crawford dan akhirnya mengakhiri karier usai dihentikan oleh rival lamanya dari Inggris, Kell Brook, pada 2022.
Sementara itu, Saul ‘Canelo’ Alvarez kini bersiap menghadapi super fight melawan Terence Crawford pada September 2025, dengan sang petinju Amerika naik dua divisi untuk menantang raja kelas menengah super tersebut.
Petinju asal Inggris yang dijuluki King Khan itu dikenal sebagai salah satu petinju dengan gaya bertarung atraktif dan kecepatan tangan luar biasa. Ia mulai mencuri perhatian sejak meraih medali perak Olimpiade Athena 2004 saat baru berusia 17 tahun. Karier profesionalnya pun melesat, hingga berhasil meraih gelar juara dunia WBA di usia 22 tahun.
Sepanjang karier, Amir Khan menghadapi sejumlah nama besar dan menang atas petinju seperti Paulie Malignaggi, Marcos Maidana, Chris Algieri, hingga Carlos Molina. Namun, ia juga menelan kekalahan keras, termasuk dari Danny Garcia dan Lamont Peterson—meski Peterson kemudian terbukti gagal tes doping.
Baca Juga: Floyd Mayweather Jr Bangkrut Akibat Bela Israel, Amir Khan: Karma!
Namun menurut Khan, kekalahan paling berat justru terjadi saat ia menghadapi petinju Meksiko, Saul “Canelo” Alvarez, pada 2016. Dalam duel tersebut, Khan naik dua divisi demi menantang Canelo dan berakhir KO brutal di ronde keenam oleh pukulan overhand kanan yang telak.
“Saya tak pernah menjadi petinju yang sama lagi setelah menghadapi Canelo,” ujar Khan kepada Fast Slots. “Kau bisa saja jatuh dan bangkit lagi, tapi pukulan KO dari Canelo itu, sejujurnya, mungkin mengurangi usia saya lima tahun.”
“Saat itu saya sedang berada di puncak karier. Saya bukan jadi takut atau trauma setelahnya, tapi pukulan itu buruk untuk tubuh dan mental saya. Itu mengubah semuanya, bahkan mengubah cara lawan-lawan saya bertarung. Sejak saat itu, semua mencoba mendaratkan satu pukulan besar yang sama.”
Meski sempat kembali naik ring dan mengalahkan Samuel Vargas serta Billy Dib, Khan tak lagi tampil seperti dulu. Ia kalah dari Terence Crawford dan akhirnya mengakhiri karier usai dihentikan oleh rival lamanya dari Inggris, Kell Brook, pada 2022.
Sementara itu, Saul ‘Canelo’ Alvarez kini bersiap menghadapi super fight melawan Terence Crawford pada September 2025, dengan sang petinju Amerika naik dua divisi untuk menantang raja kelas menengah super tersebut.
(sto)
Lihat Juga :