Ribuan Peserta Ramaikan Garuda International Cup 2025: Ajang Lahirnya Bintang Muda Sepak Bola Indonesia
Kamis, 21 Agustus 2025 - 16:30 WIB
loading...
Turnamen sepak bola remaja berskala internasional, Garuda International Cup (GIC) V, kembali digelar pada 21-24 Agustus 2025 / Foto: Ist
A
A
A
Turnamen sepak bola remaja berskala internasional, Garuda International Cup (GIC) V, kembali digelar pada 21-24 Agustus 2025. Tahun ini, GIC semakin meriah dengan penambahan satu venue berstandar FIFA, yaitu Asiop Stadium dan Asiop Training Ground di Sentul.
Sejak pertama kali diadakan pada 2015, GIC telah menjadi ajang kompetisi sepak bola remaja terbesar di Indonesia, melibatkan kategori usia U-10, U-12, U-15, dan U-17. Lebih dari 160 pertandingan akan dimainkan, dengan partisipasi tim dari 10 negara.
Ketua Panitia GIC V, Wahyu Budiarto, menekankan pentingnya kompetisi ini untuk perkembangan sepak bola Tanah Air. Menurutnya, GIC bukan hanya sekadar ajang adu bakat, tetapi juga tempat pembentukan karakter.
Baca Juga: Calvin Verdonk Sukses Bawa Nec Nijmegen Puncaki Klasemen Liga Belanda 2025-2026
"Berkompetisi dapat menanamkan nilai positif dan karakter yang akan menciptakan anak-anak yang sehat, percaya diri, dan berdaya juang tinggi," ujar Wahyu dalam keterangan persnya, Kamis (21/8/2025).
Wahyu juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang mendukung acara ini, termasuk PT Yili Indonesia Dairy, produsen es krim JOYDAY. "Dukungan seperti ini berdampak hingga jangka panjang bagi perkembangan sepak bola anak di Indonesia," tambahnya.
Baca Juga: Daftar 27 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025
Ini adalah kali kedua Yili berpartisipasi dalam GIC. Sebelumnya, mereka juga menjadi pendukung GIC 3, serta Global Partner AFC Asian Cup 2023 dan AFC U-17 Women’s Asian Cup di Bali. Presiden Direktur PT Yili Indonesia Dairy, Yu Miao, mengatakan pihaknya percaya bahwa olahraga, terutama sepak bola, memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak.
"Dengan partisipasi dalam olahraga, anak dapat belajar nilai-nilai positif seperti kedisiplinan, sportivitas, kerja sama, dan semangat pantang menyerah. Kami merasa perlu untuk terus terlibat dan mendukung inisiatif yang dapat memberikan dampak langsung pada masa depan anak-anak Indonesia," imbuh Miao.
Sejak pertama kali diadakan pada 2015, GIC telah menjadi ajang kompetisi sepak bola remaja terbesar di Indonesia, melibatkan kategori usia U-10, U-12, U-15, dan U-17. Lebih dari 160 pertandingan akan dimainkan, dengan partisipasi tim dari 10 negara.
Ketua Panitia GIC V, Wahyu Budiarto, menekankan pentingnya kompetisi ini untuk perkembangan sepak bola Tanah Air. Menurutnya, GIC bukan hanya sekadar ajang adu bakat, tetapi juga tempat pembentukan karakter.
Baca Juga: Calvin Verdonk Sukses Bawa Nec Nijmegen Puncaki Klasemen Liga Belanda 2025-2026
"Berkompetisi dapat menanamkan nilai positif dan karakter yang akan menciptakan anak-anak yang sehat, percaya diri, dan berdaya juang tinggi," ujar Wahyu dalam keterangan persnya, Kamis (21/8/2025).
Wahyu juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang mendukung acara ini, termasuk PT Yili Indonesia Dairy, produsen es krim JOYDAY. "Dukungan seperti ini berdampak hingga jangka panjang bagi perkembangan sepak bola anak di Indonesia," tambahnya.
Baca Juga: Daftar 27 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025
Ini adalah kali kedua Yili berpartisipasi dalam GIC. Sebelumnya, mereka juga menjadi pendukung GIC 3, serta Global Partner AFC Asian Cup 2023 dan AFC U-17 Women’s Asian Cup di Bali. Presiden Direktur PT Yili Indonesia Dairy, Yu Miao, mengatakan pihaknya percaya bahwa olahraga, terutama sepak bola, memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak.
"Dengan partisipasi dalam olahraga, anak dapat belajar nilai-nilai positif seperti kedisiplinan, sportivitas, kerja sama, dan semangat pantang menyerah. Kami merasa perlu untuk terus terlibat dan mendukung inisiatif yang dapat memberikan dampak langsung pada masa depan anak-anak Indonesia," imbuh Miao.
(yov)
Lihat Juga :