Forum Kemitraan Kemenpora Ungkap Besarnya Potensi Industri Olahraga di Yogyakarta
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
“Jika dikelola dengan baik dan dipromosikan sebagai agenda internasional, wisatawan asing maupun lokal pasti akan tertarik datang. Yang dibutuhkan sekarang adalah kemudahan perizinan serta dukungan anggaran khusus,” ujarnya.
Pendapat serupa disampaikan oleh Baskara Aji, Ketua PBVSI Yogyakarta. Ia menekankan pentingnya kalender event olahraga yang bisa bersinergi dengan masa liburan panjang. “Jika event digelar malam hari, keramaian bisa tersebar dari Malioboro ke berbagai lokasi. Selain itu, perlu dibuat expo khusus untuk menampilkan produk alat dan pakaian olahraga Yogyakarta yang sudah banyak diekspor,” jelasnya.
Sementara itu, Mul Hendra, pegiat arung jeram sekaligus produsen perlengkapan olahraga ekstrem, menilai Yogyakarta memiliki sumber daya alam dan peralatan yang memadai. “Kalau didorong dengan program yang tepat, industri olahraga di sini bisa berkembang pesat, mulai dari wisata, event, sampai produksi alat olahraga,” kata pemilik merek BiawakElcamino tersebut.
Selain Deputi Raden Isnanta, hadir pula Imam Gunawan selaku perwakilan stakeholder olahraga dan pariwisata, pejabat Pemerintah Provinsi DIY, perwakilan Istana Negara Yogyakarta, hingga para pelaku industri olahraga lokal.
Kemenpora berharap forum ini dapat melahirkan sinergi lintas sektor untuk memperkokoh peran industri olahraga dalam pembangunan nasional. Dengan potensi yang dimiliki, Yogyakarta diyakini bisa menjadi salah satu episentrum penting dalam pengembangan olahraga sekaligus pariwisata olahraga di Indonesia.
Pendapat serupa disampaikan oleh Baskara Aji, Ketua PBVSI Yogyakarta. Ia menekankan pentingnya kalender event olahraga yang bisa bersinergi dengan masa liburan panjang. “Jika event digelar malam hari, keramaian bisa tersebar dari Malioboro ke berbagai lokasi. Selain itu, perlu dibuat expo khusus untuk menampilkan produk alat dan pakaian olahraga Yogyakarta yang sudah banyak diekspor,” jelasnya.
Sementara itu, Mul Hendra, pegiat arung jeram sekaligus produsen perlengkapan olahraga ekstrem, menilai Yogyakarta memiliki sumber daya alam dan peralatan yang memadai. “Kalau didorong dengan program yang tepat, industri olahraga di sini bisa berkembang pesat, mulai dari wisata, event, sampai produksi alat olahraga,” kata pemilik merek BiawakElcamino tersebut.
Menguatkan Ekosistem Nasional
Selain Deputi Raden Isnanta, hadir pula Imam Gunawan selaku perwakilan stakeholder olahraga dan pariwisata, pejabat Pemerintah Provinsi DIY, perwakilan Istana Negara Yogyakarta, hingga para pelaku industri olahraga lokal.
Kemenpora berharap forum ini dapat melahirkan sinergi lintas sektor untuk memperkokoh peran industri olahraga dalam pembangunan nasional. Dengan potensi yang dimiliki, Yogyakarta diyakini bisa menjadi salah satu episentrum penting dalam pengembangan olahraga sekaligus pariwisata olahraga di Indonesia.
(sto)
Lihat Juga :