Putri KW Ungkap Arti Semifinal BWF World Championships 2025
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:14 WIB
loading...
Keberhasilan Putri Kusuma Wardani menembus semifinal BWF World Championships 2025 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Indonesia, tetapi juga memiliki makna mendalam baginya secara pribadi / Foto: PBSI
A
A
A
PARIS - Keberhasilan Putri Kusuma Wardani menembus semifinal BWF World Championships 2025 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Indonesia, tetapi juga memiliki makna mendalam baginya secara pribadi. Setelah memastikan medali dengan mengalahkan wakil India, Pusarla V. Sindhu, Putri KW mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah bentuk rasa terima kasih kepada dirinya sendiri.
Dalam laga perempat final yang mendebarkan, Putri KW berhasil menaklukkan Sindhu dalam pertarungan tiga game dengan skor akhir 21-14, 13-21, dan 21-16. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian 10 tahun bagi tunggal putri Indonesia untuk kembali meraih medali di ajang kejuaraan dunia.
"Arti semifinal Kejuaraan Dunia 2025 buat saya adalah rasa terima kasih kepada diri sendiri karena sempat merasa di bawah banget. Sampai di sini itu tidak gampang, banyak hal yang saya lakukan dalam diam untuk mengembalikan semuanya lagi," ujar Putri KW dalam keterangan pers PBSI, Sabtu (30/8/2025).
Baca Juga: Jonatan dan Ana/Tiwi Kandas, Putri Kusuma Wardani Pikul Harapan Indonesia di BWF World Championships 2025
Pemain berusia 23 tahun ini mengakui bahwa kariernya tidak selalu mulus. Ia pernah mengalami keterpurukan hingga sempat ingin menyerah.
Namun, di titik terendah tersebut, Putri KW memilih untuk bangkit dan terus berjuang, hingga akhirnya ia bisa berada di posisi yang membanggakan ini. Mengenai jalannya pertandingan, Putri KW mengaku bisa bermain dengan nyaman, meskipun sempat kehilangan game kedua.
Putri KW berhasil menemukan ritme permainannya kembali dan mengatasi adaptasi terhadap kondisi lapangan. "Alhamdulillah hari ini bisa bermain dengan nyaman walaupun gim kedua sempat tertinggal jauh. Ada perbedaan dari pertemuan di Sudirman Cup dengan yang sekarang, Sindhu tadi lebih menyerang," jelasnya.
Baca Juga: Kisah Putri KW di BWF World Championships 2025: Samai Rekor Lindaweni Fanetri hingga Geser Posisi Gregoria
"Game kedua saya agak sedikit bingung sama situasi anginnya karena baru main di lapangan ini juga, jadi pas angkat atau ngelewatin kayak gampang out atau tanggung. Bola depannya juga banyak nongol tadi," tambahnya.
Pada game penentuan, strategi Putri KW terbukti efektif. "Game ketiga pas unggul 11 dan pindah tempat, pikiran saya harus jaga poin, main bola-bola panjang dan jauhin dari badan dia," tutup pemain jebolan PB Exist Jakarta itu.
Dalam laga perempat final yang mendebarkan, Putri KW berhasil menaklukkan Sindhu dalam pertarungan tiga game dengan skor akhir 21-14, 13-21, dan 21-16. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian 10 tahun bagi tunggal putri Indonesia untuk kembali meraih medali di ajang kejuaraan dunia.
"Arti semifinal Kejuaraan Dunia 2025 buat saya adalah rasa terima kasih kepada diri sendiri karena sempat merasa di bawah banget. Sampai di sini itu tidak gampang, banyak hal yang saya lakukan dalam diam untuk mengembalikan semuanya lagi," ujar Putri KW dalam keterangan pers PBSI, Sabtu (30/8/2025).
Baca Juga: Jonatan dan Ana/Tiwi Kandas, Putri Kusuma Wardani Pikul Harapan Indonesia di BWF World Championships 2025
Pemain berusia 23 tahun ini mengakui bahwa kariernya tidak selalu mulus. Ia pernah mengalami keterpurukan hingga sempat ingin menyerah.
Namun, di titik terendah tersebut, Putri KW memilih untuk bangkit dan terus berjuang, hingga akhirnya ia bisa berada di posisi yang membanggakan ini. Mengenai jalannya pertandingan, Putri KW mengaku bisa bermain dengan nyaman, meskipun sempat kehilangan game kedua.
Putri KW berhasil menemukan ritme permainannya kembali dan mengatasi adaptasi terhadap kondisi lapangan. "Alhamdulillah hari ini bisa bermain dengan nyaman walaupun gim kedua sempat tertinggal jauh. Ada perbedaan dari pertemuan di Sudirman Cup dengan yang sekarang, Sindhu tadi lebih menyerang," jelasnya.
Baca Juga: Kisah Putri KW di BWF World Championships 2025: Samai Rekor Lindaweni Fanetri hingga Geser Posisi Gregoria
"Game kedua saya agak sedikit bingung sama situasi anginnya karena baru main di lapangan ini juga, jadi pas angkat atau ngelewatin kayak gampang out atau tanggung. Bola depannya juga banyak nongol tadi," tambahnya.
Pada game penentuan, strategi Putri KW terbukti efektif. "Game ketiga pas unggul 11 dan pindah tempat, pikiran saya harus jaga poin, main bola-bola panjang dan jauhin dari badan dia," tutup pemain jebolan PB Exist Jakarta itu.
(yov)
Lihat Juga :