Suteepat Pratieptienchai Juara Indonesia Open, Kevin Caesario Tembus Top 10
Minggu, 31 Agustus 2025 - 20:21 WIB
loading...
Suteepat Pratieptienchai Juara Indonesia Open, Kevin Caesario Tembus Top 10/Indonesia Open
A
A
A
JAKARTA - Suteepat Prateeptienchai dari Thailand menjuarai turnamen golf Mandiri Indonesia Open 2025 setelah mencetak rekor skor kemenangan terendah. Suteepat Prateeptienchai membuktikan diri sebagai salah satu pegolf elite Asian Tour. Juara Asian Tour 3 kali tersebut menambah koleksi gelarnya setelah menjuarai Mandiri Indonesia Open 2025 pada Minggu (31/8/2025) di Pondok Indah Golf Course, Jakarta.
Laju Suteepat memang tidak tertahankan pada putaran akhir Mandiri Indonesia Open 2025. Pegolf Thailand berusia 32 tahun langsung meninggalkan pimpinan leaderboard sehari sebelumnya Shariffuddin Ariffin (MAS). Lima birdie dan dua eagle menjadi bukti ketangguhan juara Order of Merit Asian Development Tour (ADT) 2022 tersebut pada putaran final dan langsung mengunci trofi juara Mandiri Indonesia Open 2025.
Baca Juga: Pembuktian 3 Gelar Diborong Pebulu Tangkis Indonesia di Lagos
Tidak hanya menjadi juara Mandiri Indonesia Open 2025, Suteepat pun mengukir rekor baru dalam sejarah Indonesia Open. Mencetak total skor 264 (24-di bawah-par), Suteepat menjadi juara Indonesia Open dengan rekor skor kemenangan terendah, yang sebelumnya dipegang Panuphol Pittayarat (THA) pada 2017 di Pondok Indah Golf Course dengan skor total 265 (23-di bawah-par).
“Saya memulai dengan cukup baik hari ini. Titik baliknya adalah hole keenam, di mana saya mencetak eagle dari jarak 254 yard (232 meter). Setelah mencetak eagle, saya memimpin (leaderboard, klasemen) dengan keunggulan dua pukulan. Lalu, saya mencetak birdie di hole 8 par 3, hole yang paling sulit. Setelah mencetak birdie, saya memimpin dengan selisih tiga pukulan,” kata Suteepat.
Sebelum datang ke Indonesia, Suteepat telah mengoleksi 3 gelar juara Asian Tour. Tiga gelar tersebut terukir di Taiwan. Keberhasilan di Indonesia Open merupakan titel keempat Suteepat di Asian Tour. “Semua orang bilang saya hanya bisa menang di Taiwan. Ini pertama kalinya saya menang di luar Taiwan. Jadi ya saya sangat senang dengan (kemenangan) itu,” jelas Suteepat.
Bagi Suteepat, Indonesia merupakan tempat bersejarah baginya. Ia mengukir 3 gelar juara ADT di Indonesia pada 2022. Selain meraih Order of Merit ADT 2022, Suteepat pun mendapatkan kartu Asian Tour untuk musim 2023.
Baca Juga: Janice Tjen, Aldila Sutjiadi, dan Inspirasi Eks Ratu Tenis Ashleigh Barty
Sementara itu, pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar berhasil membuat para penonton tuan rumah yang menyaksikan putaran akhir Mandiri Indonesia Open 2025 bangga. Bermain sangat apik, pegolf berusia 27 tahun tersebut mampu menembus 10 besar dalam kesempatan kelimanya di Indonesia Open. Kevin mencetak skor 66 (6-di bawah-par) pada putaran akhir. Hasil tersebut langsung mengangkat namanya ke peringkat T7 dalam leaderboard.
“Hari ini saya bermain sangat rileks. Apalagi ketika ada istri dan ibu mertua yang datang menemani saya di back nine menjadi titik balik keberhasilan saya. Semua pukulan berjalan sesuai dengan game plan, kecuali di hole terakhir yang sedikit miss. Untungnya masih bisa par,” jelas Kevin, yang membuat 2 birdie di front nine (sembilan hole pertama), dan sisanya di back nine.
Tiga pegolf Indonesia lainnya yang juga tampil di putaran akhir Mandiri Indonesia Open 2025 berhasil menjaga performa mereka. Naarajie Emerald Ramadhanputra yang mengawali putaran keempat dengan total 12-di bawah-par menyelesaikan putaran akhir dengan even par (72). Ia menempati T20, sedangkan Gabriel Hansel Hari finis di T64 dengan skor total 4-di bawah-par dan Amadeus Susanto (amatir) menduduki posisi paling bawah (70) dengan skor total 289 (1-di atas-par).
Laju Suteepat memang tidak tertahankan pada putaran akhir Mandiri Indonesia Open 2025. Pegolf Thailand berusia 32 tahun langsung meninggalkan pimpinan leaderboard sehari sebelumnya Shariffuddin Ariffin (MAS). Lima birdie dan dua eagle menjadi bukti ketangguhan juara Order of Merit Asian Development Tour (ADT) 2022 tersebut pada putaran final dan langsung mengunci trofi juara Mandiri Indonesia Open 2025.
Baca Juga: Pembuktian 3 Gelar Diborong Pebulu Tangkis Indonesia di Lagos
Tidak hanya menjadi juara Mandiri Indonesia Open 2025, Suteepat pun mengukir rekor baru dalam sejarah Indonesia Open. Mencetak total skor 264 (24-di bawah-par), Suteepat menjadi juara Indonesia Open dengan rekor skor kemenangan terendah, yang sebelumnya dipegang Panuphol Pittayarat (THA) pada 2017 di Pondok Indah Golf Course dengan skor total 265 (23-di bawah-par).
“Saya memulai dengan cukup baik hari ini. Titik baliknya adalah hole keenam, di mana saya mencetak eagle dari jarak 254 yard (232 meter). Setelah mencetak eagle, saya memimpin (leaderboard, klasemen) dengan keunggulan dua pukulan. Lalu, saya mencetak birdie di hole 8 par 3, hole yang paling sulit. Setelah mencetak birdie, saya memimpin dengan selisih tiga pukulan,” kata Suteepat.
Sebelum datang ke Indonesia, Suteepat telah mengoleksi 3 gelar juara Asian Tour. Tiga gelar tersebut terukir di Taiwan. Keberhasilan di Indonesia Open merupakan titel keempat Suteepat di Asian Tour. “Semua orang bilang saya hanya bisa menang di Taiwan. Ini pertama kalinya saya menang di luar Taiwan. Jadi ya saya sangat senang dengan (kemenangan) itu,” jelas Suteepat.
Bagi Suteepat, Indonesia merupakan tempat bersejarah baginya. Ia mengukir 3 gelar juara ADT di Indonesia pada 2022. Selain meraih Order of Merit ADT 2022, Suteepat pun mendapatkan kartu Asian Tour untuk musim 2023.
Baca Juga: Janice Tjen, Aldila Sutjiadi, dan Inspirasi Eks Ratu Tenis Ashleigh Barty
Sementara itu, pegolf Indonesia Kevin Caesario Akbar berhasil membuat para penonton tuan rumah yang menyaksikan putaran akhir Mandiri Indonesia Open 2025 bangga. Bermain sangat apik, pegolf berusia 27 tahun tersebut mampu menembus 10 besar dalam kesempatan kelimanya di Indonesia Open. Kevin mencetak skor 66 (6-di bawah-par) pada putaran akhir. Hasil tersebut langsung mengangkat namanya ke peringkat T7 dalam leaderboard.
“Hari ini saya bermain sangat rileks. Apalagi ketika ada istri dan ibu mertua yang datang menemani saya di back nine menjadi titik balik keberhasilan saya. Semua pukulan berjalan sesuai dengan game plan, kecuali di hole terakhir yang sedikit miss. Untungnya masih bisa par,” jelas Kevin, yang membuat 2 birdie di front nine (sembilan hole pertama), dan sisanya di back nine.
Tiga pegolf Indonesia lainnya yang juga tampil di putaran akhir Mandiri Indonesia Open 2025 berhasil menjaga performa mereka. Naarajie Emerald Ramadhanputra yang mengawali putaran keempat dengan total 12-di bawah-par menyelesaikan putaran akhir dengan even par (72). Ia menempati T20, sedangkan Gabriel Hansel Hari finis di T64 dengan skor total 4-di bawah-par dan Amadeus Susanto (amatir) menduduki posisi paling bawah (70) dengan skor total 289 (1-di atas-par).
(aww)
Lihat Juga :