Murodjon Akhmadaliev Kryptonite yang Melengserkan Naoya Inoue
Senin, 01 September 2025 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
“Saya bisa melukai siapa pun dengan pukulan saya, dan saya percaya pada kekuatan saya, dan saya juga bisa melancarkannya. Dia tidak terkecuali,” kata Akhmadaliev. “Tugas saya adalah mengalahkannya, dan saya akan melakukan segalanya untuk melakukannya. Saya memiliki paket lengkap untuk bersaing di level tertinggi di divisi mana pun.''
“Saya akan membuktikan kepada dunia bahwa saya layak, dan saya yang terbaik. Dia paket lengkap dan memiliki semua keterampilan, begitu pula saya. Ring akan menunjukkan segalanya. Ia tidak pernah berbohong.”
Akhmadaliev, peraih medali perunggu Olimpiade 2016 untuk Uzbekistan, telah menjadi petinju kelas bulu junior sepanjang kariernya. Sebaliknya, Inoue mulai menorehkan prestasi di kelas 48,9 kg dan hanya bertahan di kelas 55,3 kg dalam enam pertarungan selama dua tahun. "Dia tak tersentuh di kelas bawah, dan saya pikir kesulitannya melawan Nery dan Cardenas disebabkan oleh berat 55,3 kg," kata Akhmadaliev. "Dia melawan petarung yang lebih tangguh dan lebih besar. Itu memberinya masalah. Dia menghadapi lebih banyak kesulitan di kelas 55,3 kg, dan ini adalah kelas saya.
"Jika salah satu dari kami terkena pukulan bersih, KO akan terjadi. Jika kami bertukar dan bertarung dalam pertarungan all-in, maka KO pasti akan terjadi."
DraftKings menempatkan Inoue sebagai favorit taruhan minus-800 dan Akhmadaliev sebagai underdog plus-500 meskipun Inoue mengatakan bahwa ia yakin petinju kidal itu adalah ujian terberat dalam kariernya untuk masuk Hall of Fame. Akhmadaliev terbiasa bertarung di panggung dunia, dan selalu mencetak KO dalam empat kemenangan terakhirnya. Inoue telah mencatat 11 KO berturut-turut.
“Saya akan membuktikan kepada dunia bahwa saya layak, dan saya yang terbaik. Dia paket lengkap dan memiliki semua keterampilan, begitu pula saya. Ring akan menunjukkan segalanya. Ia tidak pernah berbohong.”
Akhmadaliev, peraih medali perunggu Olimpiade 2016 untuk Uzbekistan, telah menjadi petinju kelas bulu junior sepanjang kariernya. Sebaliknya, Inoue mulai menorehkan prestasi di kelas 48,9 kg dan hanya bertahan di kelas 55,3 kg dalam enam pertarungan selama dua tahun. "Dia tak tersentuh di kelas bawah, dan saya pikir kesulitannya melawan Nery dan Cardenas disebabkan oleh berat 55,3 kg," kata Akhmadaliev. "Dia melawan petarung yang lebih tangguh dan lebih besar. Itu memberinya masalah. Dia menghadapi lebih banyak kesulitan di kelas 55,3 kg, dan ini adalah kelas saya.
"Jika salah satu dari kami terkena pukulan bersih, KO akan terjadi. Jika kami bertukar dan bertarung dalam pertarungan all-in, maka KO pasti akan terjadi."
DraftKings menempatkan Inoue sebagai favorit taruhan minus-800 dan Akhmadaliev sebagai underdog plus-500 meskipun Inoue mengatakan bahwa ia yakin petinju kidal itu adalah ujian terberat dalam kariernya untuk masuk Hall of Fame. Akhmadaliev terbiasa bertarung di panggung dunia, dan selalu mencetak KO dalam empat kemenangan terakhirnya. Inoue telah mencatat 11 KO berturut-turut.
Lihat Juga :