Indonesia Resmi Punya Liga Padel Terstruktur, Kompetisi Digelar Oktober
Jum'at, 12 September 2025 - 19:46 WIB
loading...
Indonesia Resmi Punya Liga Padel Terstruktur, Kompetisi Digelar Oktober
A
A
A
Dunia olahraga Tanah Air kedatangan warna baru dengan hadirnya Liga Padel, kompetisi padel amatir pertama di Indonesia. Liga Padel edisi perdana akan mulai bergulir Oktober 2025 di sejumlah klub Jakarta.
Olahraga padel belakangan jadi fenomena baru di kalangan urban Indonesia. Lapangan bermunculan di berbagai kota, komunitas makin ramai, dan minat generasi muda terus meningkat. Tak heran, olahraga yang memadukan tenis dan squash ini diproyeksikan ikut tampil di Olimpiade Brisbane 2032.
Berangkat dari hal tersebut, Liga Padel hadir untuk menjawab kebutuhan pemain amatir yang ingin mencicipi pengalaman bertanding layaknya profesional. Liga ini tidak hanya membuka kompetisi, tapi juga menjadi wadah penjaringan bakat. Dari para penggemar amatir, muncul potensi yang bisa diasah menuju level profesional.
“Liga Padel bukan hanya kompetisi, tapi juga wadah pembinaan. Dari sini kita bisa melihat siapa saja yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh, baik melalui klub maupun jalur pembinaan resmi. Padel Indonesia butuh liga seperti ini untuk memastikan masa depan atlet profesional kita,” ujar Ketua Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Jakarta, Gino Korompis, Jumat (12/9/2025).
![Indonesia Resmi Punya Liga Padel Terstruktur, Kompetisi Digelar Oktober]()
Gino menambahkan bahwa padel memiliki daya tarik unik untuk anak muda, komunitas urban, hingga keluarga yang ingin berolahraga bersama. Sehingga pertumbuhannya bisa pesat di Indonesia.
“Padel ini olahraga yang inklusif dan menyenangkan, bisa dimainkan siapa saja. Dengan adanya liga seperti ini, kami berharap semakin banyak orang yang tertarik, ikut serta, dan akhirnya membangun ekosistem yang kuat dari akar rumput hingga tingkat profesional,” imbuhnya.
Kehadiran Liga Padel langsung menarik minat sponsor. Bank BRI dan Metro Tennis menjadi dua nama besar yang mendukung turnamen tersebut.
"Kami mendukung Liga Padel ini karena kami komitmen mendukung aktivitas masyarakat baik olahraga muapun lifestyle. Kita di olahraga sudah di sepak bola dan basket. Sekarang kita hadir bersama PBPI. Terima kasih di kasih kesempatan berkolaborasi mendukung gaya hidup masyarakat ini. Antusiasme padel sangat luar biasa. Antusiasme seperti ini harus diberi wadah," tutur Arif Hartoyo selaku PGS Regional CEO BRI.
"Terima kasih Liga Padel karena sudha melibatkan kami. Saya lihat padel sangat berkembang di Indonesia. Jadi kami ingin mendukung perkembangan padel juga," kata
Dhananjaya Kuckreja dari Metro Tennis yang juga mendukung Liga Padel.
Pertandingan Liga Padel akan dihelat pada akhir pekan untuk memudahkan peserta, dengan sistem kompetisi berjenjang, mulai dari fase grup, Play-Ins, hingga Playoff dan Final. Format ini memastikan setiap pasangan mendapat banyak kesempatan bertanding dan menjaga persaingan tetap tumbuh hingga akhir.
Liga Padel juga menerapkan sistem pasangan tetap yang berlaku untuk satu musim penuh, sehingga setiap pemain bisa membangun chemistry dan sinergi jangka panjang dengan partnernya. Pada musim berikutnya, pasangan diperbolehkan berganti sesuai pilihan pemain. Setiap performa pertandingan akan tercatat dalam sistem peringkat berbasis ELO yang bersifat personal, bukan tim.
Selain kompetisi yang profesional, Liga Padel menawarkan total hadiah Rp120 juta. Akan terbagi dalam dua divisi yakni Bronze dan Silver, putra serta putri.
Olahraga padel belakangan jadi fenomena baru di kalangan urban Indonesia. Lapangan bermunculan di berbagai kota, komunitas makin ramai, dan minat generasi muda terus meningkat. Tak heran, olahraga yang memadukan tenis dan squash ini diproyeksikan ikut tampil di Olimpiade Brisbane 2032.
Berangkat dari hal tersebut, Liga Padel hadir untuk menjawab kebutuhan pemain amatir yang ingin mencicipi pengalaman bertanding layaknya profesional. Liga ini tidak hanya membuka kompetisi, tapi juga menjadi wadah penjaringan bakat. Dari para penggemar amatir, muncul potensi yang bisa diasah menuju level profesional.
“Liga Padel bukan hanya kompetisi, tapi juga wadah pembinaan. Dari sini kita bisa melihat siapa saja yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh, baik melalui klub maupun jalur pembinaan resmi. Padel Indonesia butuh liga seperti ini untuk memastikan masa depan atlet profesional kita,” ujar Ketua Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Jakarta, Gino Korompis, Jumat (12/9/2025).

Gino menambahkan bahwa padel memiliki daya tarik unik untuk anak muda, komunitas urban, hingga keluarga yang ingin berolahraga bersama. Sehingga pertumbuhannya bisa pesat di Indonesia.
“Padel ini olahraga yang inklusif dan menyenangkan, bisa dimainkan siapa saja. Dengan adanya liga seperti ini, kami berharap semakin banyak orang yang tertarik, ikut serta, dan akhirnya membangun ekosistem yang kuat dari akar rumput hingga tingkat profesional,” imbuhnya.
Kehadiran Liga Padel langsung menarik minat sponsor. Bank BRI dan Metro Tennis menjadi dua nama besar yang mendukung turnamen tersebut.
"Kami mendukung Liga Padel ini karena kami komitmen mendukung aktivitas masyarakat baik olahraga muapun lifestyle. Kita di olahraga sudah di sepak bola dan basket. Sekarang kita hadir bersama PBPI. Terima kasih di kasih kesempatan berkolaborasi mendukung gaya hidup masyarakat ini. Antusiasme padel sangat luar biasa. Antusiasme seperti ini harus diberi wadah," tutur Arif Hartoyo selaku PGS Regional CEO BRI.
"Terima kasih Liga Padel karena sudha melibatkan kami. Saya lihat padel sangat berkembang di Indonesia. Jadi kami ingin mendukung perkembangan padel juga," kata
Dhananjaya Kuckreja dari Metro Tennis yang juga mendukung Liga Padel.
Pertandingan Liga Padel akan dihelat pada akhir pekan untuk memudahkan peserta, dengan sistem kompetisi berjenjang, mulai dari fase grup, Play-Ins, hingga Playoff dan Final. Format ini memastikan setiap pasangan mendapat banyak kesempatan bertanding dan menjaga persaingan tetap tumbuh hingga akhir.
Liga Padel juga menerapkan sistem pasangan tetap yang berlaku untuk satu musim penuh, sehingga setiap pemain bisa membangun chemistry dan sinergi jangka panjang dengan partnernya. Pada musim berikutnya, pasangan diperbolehkan berganti sesuai pilihan pemain. Setiap performa pertandingan akan tercatat dalam sistem peringkat berbasis ELO yang bersifat personal, bukan tim.
Selain kompetisi yang profesional, Liga Padel menawarkan total hadiah Rp120 juta. Akan terbagi dalam dua divisi yakni Bronze dan Silver, putra serta putri.
(sto)
Lihat Juga :