Pertemuan Dua Juara Jadi Ajang Adu Taktik Klop dan Bielsa
Sabtu, 12 September 2020 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Reputasi hebat keduanya bakal diuji saat Liverpool menjamu Leeds di Anfield pada pertandingan perdana Liga Primer, nanti malam. Antusiasme ditunjukkan Klopp. Bos asal Jerman itu mengatakan Leeds adalah ujian sulit bagi timnya yang berstatus juara bertahan. (Baca juga: Mahfud MD Kembali Tegaskan Pemerintah Tak Akan Menunda Pilkada 2020)
Meski demikian, Klopp menegaskan Liverpool sangat siap menghadapi siapa pun lawannya. Kemenangan atas Leeds menjadi modal penting lantaran jadwal James Milner dkk di pekan-pekan awal Liga Primer musim ini terbilang sulit. Setelah Leeds, Liverpool akan menghadapi Chelsea, Minggu (20/9), dan Arsenal, Selasa (29/9).
“Saya tahu, kami memiliki awal musim yang sangat sulit. Kami mulai melawan Leeds, yang telah menunggu 16 tahun untuk kembali ke Liga Primer. Pertandingan pertama, manajer kelas dunia (Bielsa) dan banyak lagi. Itu akan sangat sulit karena Leeds bermain sangat baik. Ini menarik, tapi saya tidak terlalu khawatir,” kata Klopp, dilansir leeds-live.co.uk.
Kans Liverpool mengamankan tiga poin didukung statistik. The Reds tidak terkalahkan di Anfield sejak April 2017 atau dalam 59 pertandingan. Hebatnya, mereka telah memenangkan 25 dari 26 pertandingan kandang terakhir.
Kejelian Klopp mempersiapkan timnya sangat diperlukan mengingat kapten Jordan Henderson dan Alex-Oxlade Chamberlain kurang fit. Sementara Xherdan Shaqiri absen karena cedera otot dan pemain baru Kostas Tsimikas tidak tersedia setelah didiagnosis positif Covid-19.
Virgil van Dijk akan berduet dengan Joel Matip di jantung pertahanan. Trio Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane bertugas di lini depan. Khusus Salah, dia berpeluang melanjutkan tren bagus di Liga Primer dengan mencetak gol dalam pertandingan pembukaan empat musim berturut-turut, sebuah prestasi yang sebelumnya hanya diraih Teddy Sheringham.
Kinerja terbaik memang harus ditunjukkan Liverpool mengingat Leeds datang dengan kepercayaan diri tinggi. The Whites memiliki rekor bagus di awal musim. Mereka memainkan lebih banyak pertandingan pada matchday pertama tanpa kalah dari tim mana pun dalam sejarah Liga Primer, menang 5 kali dan seri 7 dari 12 pertandingan sebelumnya. (Baca juga: WHO Peringatkan Dunia Lebih Siap untuk Pandemi Berikutnya)
Meski demikian, Klopp menegaskan Liverpool sangat siap menghadapi siapa pun lawannya. Kemenangan atas Leeds menjadi modal penting lantaran jadwal James Milner dkk di pekan-pekan awal Liga Primer musim ini terbilang sulit. Setelah Leeds, Liverpool akan menghadapi Chelsea, Minggu (20/9), dan Arsenal, Selasa (29/9).
“Saya tahu, kami memiliki awal musim yang sangat sulit. Kami mulai melawan Leeds, yang telah menunggu 16 tahun untuk kembali ke Liga Primer. Pertandingan pertama, manajer kelas dunia (Bielsa) dan banyak lagi. Itu akan sangat sulit karena Leeds bermain sangat baik. Ini menarik, tapi saya tidak terlalu khawatir,” kata Klopp, dilansir leeds-live.co.uk.
Kans Liverpool mengamankan tiga poin didukung statistik. The Reds tidak terkalahkan di Anfield sejak April 2017 atau dalam 59 pertandingan. Hebatnya, mereka telah memenangkan 25 dari 26 pertandingan kandang terakhir.
Kejelian Klopp mempersiapkan timnya sangat diperlukan mengingat kapten Jordan Henderson dan Alex-Oxlade Chamberlain kurang fit. Sementara Xherdan Shaqiri absen karena cedera otot dan pemain baru Kostas Tsimikas tidak tersedia setelah didiagnosis positif Covid-19.
Virgil van Dijk akan berduet dengan Joel Matip di jantung pertahanan. Trio Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane bertugas di lini depan. Khusus Salah, dia berpeluang melanjutkan tren bagus di Liga Primer dengan mencetak gol dalam pertandingan pembukaan empat musim berturut-turut, sebuah prestasi yang sebelumnya hanya diraih Teddy Sheringham.
Kinerja terbaik memang harus ditunjukkan Liverpool mengingat Leeds datang dengan kepercayaan diri tinggi. The Whites memiliki rekor bagus di awal musim. Mereka memainkan lebih banyak pertandingan pada matchday pertama tanpa kalah dari tim mana pun dalam sejarah Liga Primer, menang 5 kali dan seri 7 dari 12 pertandingan sebelumnya. (Baca juga: WHO Peringatkan Dunia Lebih Siap untuk Pandemi Berikutnya)
Lihat Juga :