Juara Dunia Tinju Termuda Penakluk Roberto Duran yang Terlupakan
Senin, 29 September 2025 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Juara IBF 2 Kali James DeGale Kalahkan Floyd: Ini Tinju Gila!
Menurut ayah dan pelatihnya, Gregorio Benitez, Wilfred hanya berlatih selama tiga minggu untuk Hearns, dan ia membayar harganya dengan kekalahan angka mayoritas. Kurangnya komitmen Benitez mulai terasa di pengujung kariernya, dan pada usia 25 tahun, ia sudah kehabisan tenaga.
Setahun setelah kekalahannya dari Hearns, ia dikejutkan oleh Mustafa Hamsho yang kurang dikenal dan kemudian tersingkir dalam dua ronde oleh Davey Moore – seorang petarung yang terbukti bukan tandingan Duran 17 bulan setelah penampilan gemilang Benitez. “Dia masih muda, tapi dia petarung yang sudah tua,” kata Moore tentang Benitez. “Dia tidak menunjukkan banyak perlawanan.”
Pada tahun 1986, Komisi Tinju Puerto Rico mencabut lisensi Benitez, dengan alasan penurunan neurologis. Tiga tahun kemudian, dokter memastikan gejala petinju tersebut konsisten dengan ensefalopati traumatis kronis (CTE) – penyakit otak degeneratif yang terkait dengan trauma kepala berulang. Meskipun demikian, Benitez kembali ke ring pada tahun 1990 untuk bertarung empat kali, saling menang dan kalah dengan lawan-lawan tingkat rendah sebelum terpaksa gantung sarung tinju untuk selamanya.
Menurut ayah dan pelatihnya, Gregorio Benitez, Wilfred hanya berlatih selama tiga minggu untuk Hearns, dan ia membayar harganya dengan kekalahan angka mayoritas. Kurangnya komitmen Benitez mulai terasa di pengujung kariernya, dan pada usia 25 tahun, ia sudah kehabisan tenaga.
Setahun setelah kekalahannya dari Hearns, ia dikejutkan oleh Mustafa Hamsho yang kurang dikenal dan kemudian tersingkir dalam dua ronde oleh Davey Moore – seorang petarung yang terbukti bukan tandingan Duran 17 bulan setelah penampilan gemilang Benitez. “Dia masih muda, tapi dia petarung yang sudah tua,” kata Moore tentang Benitez. “Dia tidak menunjukkan banyak perlawanan.”
Pada tahun 1986, Komisi Tinju Puerto Rico mencabut lisensi Benitez, dengan alasan penurunan neurologis. Tiga tahun kemudian, dokter memastikan gejala petinju tersebut konsisten dengan ensefalopati traumatis kronis (CTE) – penyakit otak degeneratif yang terkait dengan trauma kepala berulang. Meskipun demikian, Benitez kembali ke ring pada tahun 1990 untuk bertarung empat kali, saling menang dan kalah dengan lawan-lawan tingkat rendah sebelum terpaksa gantung sarung tinju untuk selamanya.
(aww)
Lihat Juga :