Amelia Devy Raih Perunggu Kedua Indonesia di Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
"Saya harus terus berlatih lebih keras lagi. Setelah merasakan pertandingan melawan atlet FIAS 2 dan kalah, tenaga dan stamina saya harus lebih ditingkatkan lagi," tegas Devy, yang mengidolakan legenda judo Indonesia, Krisna Bayu OLY. "Saya ingin mengikuti jejak prestasinya, tapi saya sadar untuk bersaing di level ini, saya harus lebih kuat dan lebih kompetitif."
Manajer Timnas Sambo Indonesia, Nurfirmanwansyah, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian dua medali perunggu ini. "Alhamdulillah. Hasil 2 medali perunggu yang diraih Indonesia dengan materi atlet yang minim pengalaman bertanding internasional ini sudah luar biasa," kata Nurfirmanwansyah.
Ia menambahkan bahwa hasil ini sangat membanggakan mengingat atlet Sambo Indonesia berhadapan dengan lawan-lawan yang jauh lebih berpengalaman, terutama dari negara-negara yang menjadi pusat Sambo. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 ini harus menjadi bahan evaluasi.
Ke depan, ia berharap agar atlet yang dipersiapkan dapat menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) minimal tiga bulan sebelum terjun di event internasional. "Saat ini, kita terkendala masalah finansial sehingga tidak bisa menjalani Pelatnas lebih panjang. Ke depan, kami berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap olahraga Sambo. Peluang atlet Indonesia itu cukup besar untuk berprestasi di dunia," pungkasnya.
Manajer Timnas Sambo Indonesia, Nurfirmanwansyah, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian dua medali perunggu ini. "Alhamdulillah. Hasil 2 medali perunggu yang diraih Indonesia dengan materi atlet yang minim pengalaman bertanding internasional ini sudah luar biasa," kata Nurfirmanwansyah.
Ia menambahkan bahwa hasil ini sangat membanggakan mengingat atlet Sambo Indonesia berhadapan dengan lawan-lawan yang jauh lebih berpengalaman, terutama dari negara-negara yang menjadi pusat Sambo. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 ini harus menjadi bahan evaluasi.
Ke depan, ia berharap agar atlet yang dipersiapkan dapat menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) minimal tiga bulan sebelum terjun di event internasional. "Saat ini, kita terkendala masalah finansial sehingga tidak bisa menjalani Pelatnas lebih panjang. Ke depan, kami berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap olahraga Sambo. Peluang atlet Indonesia itu cukup besar untuk berprestasi di dunia," pungkasnya.
(yov)
Lihat Juga :