Laga Italia vs Israel Terancam Batal Digelar, Imbas Aksi Bela Warga Gaza
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 12:32 WIB
loading...
Laga Italia vs Israel Terancam Batal Digelar, Imbas Aksi Bela Warga Gaza. Foto: ESPN
A
A
A
UDINE - Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Italia dan Israel yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Friuli, Udine, pada 15 Oktober mendatang, terancam batal menyusul meningkatnya aksi protes publik di Italia.
Gelombang demonstrasi muncul dari berbagai kelompok masyarakat dan aktivis pro-Palestina yang menolak pertandingan tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Gaza. Mereka menilai laga kontra Israel tidak pantas digelar di tengah maraknya serangan militer yang menewaskan banyak warga sipil Palestina.
Sebelumnya, tim asuhan Gennaro Gattuso dijadwalkan melakoni dua laga pada jeda internasional bulan Oktober ini—menghadapi Estonia pada 12 Oktober, kemudian menjamu Israel di kandang sendiri. Namun, situasi sosial dan politik yang memanas membuat agenda itu kini berada di ujung tanduk.
Baca Juga: Tekad Timnas Indonesia Bangkit Lawan Irak: Jaga Kans ke Piala Dunia 2026
Aksi unjuk rasa bahkan sempat digelar di sekitar pusat latihan Timnas Italia di Florence. Massa membawa spanduk dan menyerukan agar FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) membatalkan pertandingan demi kemanusiaan.
Dampak dari ketegangan ini juga terlihat pada penjualan tiket yang merosot tajam. Hingga pekan ini, hanya sekitar 4.000 tiket yang terjual. Beberapa pihak memperkirakan jumlah demonstran yang berkumpul di luar stadion bisa melebihi penonton di dalam jika laga tetap digelar.
Wali Kota Udine, Alberto Felice De Toni, ikut menyuarakan agar duel tersebut ditunda demi alasan keamanan serta menghormati situasi kemanusiaan di Gaza. Meski demikian, FIGC masih belum mengumumkan keputusan resmi mengenai nasib pertandingan itu.
Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, mengaku memahami keprihatinan publik terhadap tragedi di Gaza, namun ia berharap laga tetap dilaksanakan agar timnya tidak terkena sanksi kekalahan otomatis.
“Kami harus bermain. Jika membatalkan sepihak, kami bisa dianggap kalah 3-0,” ujarnya dikutip media lokal.
Situasi ini membuat posisi Italia di Grup I semakin genting. Gli Azzurri saat ini berada di peringkat kedua dengan 9 poin—sama dengan Israel di posisi ketiga—dan tertinggal enam poin dari Norwegia yang memuncaki klasemen sementara.
Gelombang demonstrasi muncul dari berbagai kelompok masyarakat dan aktivis pro-Palestina yang menolak pertandingan tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Gaza. Mereka menilai laga kontra Israel tidak pantas digelar di tengah maraknya serangan militer yang menewaskan banyak warga sipil Palestina.
Sebelumnya, tim asuhan Gennaro Gattuso dijadwalkan melakoni dua laga pada jeda internasional bulan Oktober ini—menghadapi Estonia pada 12 Oktober, kemudian menjamu Israel di kandang sendiri. Namun, situasi sosial dan politik yang memanas membuat agenda itu kini berada di ujung tanduk.
Baca Juga: Tekad Timnas Indonesia Bangkit Lawan Irak: Jaga Kans ke Piala Dunia 2026
Aksi unjuk rasa bahkan sempat digelar di sekitar pusat latihan Timnas Italia di Florence. Massa membawa spanduk dan menyerukan agar FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) membatalkan pertandingan demi kemanusiaan.
Dampak dari ketegangan ini juga terlihat pada penjualan tiket yang merosot tajam. Hingga pekan ini, hanya sekitar 4.000 tiket yang terjual. Beberapa pihak memperkirakan jumlah demonstran yang berkumpul di luar stadion bisa melebihi penonton di dalam jika laga tetap digelar.
Wali Kota Udine, Alberto Felice De Toni, ikut menyuarakan agar duel tersebut ditunda demi alasan keamanan serta menghormati situasi kemanusiaan di Gaza. Meski demikian, FIGC masih belum mengumumkan keputusan resmi mengenai nasib pertandingan itu.
Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, mengaku memahami keprihatinan publik terhadap tragedi di Gaza, namun ia berharap laga tetap dilaksanakan agar timnya tidak terkena sanksi kekalahan otomatis.
“Kami harus bermain. Jika membatalkan sepihak, kami bisa dianggap kalah 3-0,” ujarnya dikutip media lokal.
Situasi ini membuat posisi Italia di Grup I semakin genting. Gli Azzurri saat ini berada di peringkat kedua dengan 9 poin—sama dengan Israel di posisi ketiga—dan tertinggal enam poin dari Norwegia yang memuncaki klasemen sementara.
(sto)
Lihat Juga :