PON Bela Diri Kudus 2025: Aksi Bintang Hollywood Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman Hipnotis Ribuan Penonton
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Apa Konsekuensi Penolakan Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta?
Rangkaian acara di alun-alun semakin semarak dengan penampilan Tari Kretek yang melibatkan ratusan penari perempuan, diikuti oleh pertunjukan aksi bela diri, hingga ditutup dengan pesta kembang api dan pertunjukan musik yang menggelegar. Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, menegaskan bahwa PON Bela Diri ini memiliki tujuan strategis, yakni sebagai wadah kompetisi bagi cabor bela diri non-Olimpiade yang tidak lagi dipertandingkan pada PON reguler mulai 2028.
Ajang dua tahunan ini diharapkan menjaga kontinuitas kompetisi serta melahirkan juara-juara baru yang akan mewakili Indonesia di kancah internasional. Lebih dari itu, PON Bela Diri Kudus juga dirancang untuk mengembangkan sports tourism, memadukan semangat olahraga dengan kekayaan budaya lokal.
"Kami berharap PON Bela Diri ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga bela diri di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan, serta memberikan efek domino bagi promosi daerah dan perekonomian masyarakat," imbuh Marciano.
Kompetisi akan berlangsung dari 12–26 Oktober, berpusat di Djarum Arena Kaliputu, dengan Taekwondo dan Judo sebagai cabor pembuka, Minggu (12/10/2925).
Rangkaian acara di alun-alun semakin semarak dengan penampilan Tari Kretek yang melibatkan ratusan penari perempuan, diikuti oleh pertunjukan aksi bela diri, hingga ditutup dengan pesta kembang api dan pertunjukan musik yang menggelegar. Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, menegaskan bahwa PON Bela Diri ini memiliki tujuan strategis, yakni sebagai wadah kompetisi bagi cabor bela diri non-Olimpiade yang tidak lagi dipertandingkan pada PON reguler mulai 2028.
Ajang dua tahunan ini diharapkan menjaga kontinuitas kompetisi serta melahirkan juara-juara baru yang akan mewakili Indonesia di kancah internasional. Lebih dari itu, PON Bela Diri Kudus juga dirancang untuk mengembangkan sports tourism, memadukan semangat olahraga dengan kekayaan budaya lokal.
"Kami berharap PON Bela Diri ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga bela diri di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan, serta memberikan efek domino bagi promosi daerah dan perekonomian masyarakat," imbuh Marciano.
Kompetisi akan berlangsung dari 12–26 Oktober, berpusat di Djarum Arena Kaliputu, dengan Taekwondo dan Judo sebagai cabor pembuka, Minggu (12/10/2925).
(yov)
Lihat Juga :