Mengintip Persiapan Atlet Indonesia Jelang Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 Jakarta
Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
“Secara keseluruhan, kami sudah mencoba semua alat. Mungkin semua negara juga masih beradaptasi karena alatnya masih baru. Ada yang licin, ada yang belum terpasang magnesium—hal-hal seperti itu normal terjadi di tahap ini. Karena itu, kami punya beberapa sesi latihan untuk mengantisipasi hal tersebut,” ujar pelatih tim putra Indonesia, Ferrous One Willyodac, kepada iNews Media Group, Rabu (15/10/2025).
Ferrous menjelaskan, anak asuhnya tidak mengalami kendala berarti, hanya perlu menyesuaikan diri dengan kondisi alat. “Anak-anak siap semuanya, dan sejauh ini hampir tidak ada kendala. Insya Allah, mereka tetap dalam kondisi prima sampai kejuaraan dimulai,” katanya.
Sekitar 80 negara dijadwalkan ambil bagian dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025. Ferrous menilai peta persaingan akan berlangsung sangat ketat. “Kalau bicara prediksi juara, sulit sekali karena kompetisinya sangat rapat. Namun, dua negara yang paling menonjol adalah China dan Jepang, yang biasanya bersaing sengit,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Ferrous menegaskan target Indonesia bersifat realistis, yakni menembus 20 besar dunia.
“Targetnya 20 besar, atau minimal di posisi 25 besar. Itu level yang sedang kami kejar saat ini,” pungkasnya.
Ferrous menjelaskan, anak asuhnya tidak mengalami kendala berarti, hanya perlu menyesuaikan diri dengan kondisi alat. “Anak-anak siap semuanya, dan sejauh ini hampir tidak ada kendala. Insya Allah, mereka tetap dalam kondisi prima sampai kejuaraan dimulai,” katanya.
Sekitar 80 negara dijadwalkan ambil bagian dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025. Ferrous menilai peta persaingan akan berlangsung sangat ketat. “Kalau bicara prediksi juara, sulit sekali karena kompetisinya sangat rapat. Namun, dua negara yang paling menonjol adalah China dan Jepang, yang biasanya bersaing sengit,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Ferrous menegaskan target Indonesia bersifat realistis, yakni menembus 20 besar dunia.
“Targetnya 20 besar, atau minimal di posisi 25 besar. Itu level yang sedang kami kejar saat ini,” pungkasnya.
(sto)
Lihat Juga :