Menanti Transformasi Chelsea
Senin, 14 September 2020 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, Chelsea tetap memiliki komposisi skuad mumpuni, terutama di lini depan. Duet Werner dan Havertz yang musim lalu mencetak 52 gol bagi Bayer Leverkusen, diharapkan membuat The Blues tetap garang melawan Brighton. Mereka akan didukung Callum Hudson-Odoi dan Mason Mount. Sedangkan di lini tengah diisi N’Golo Kante dan Jorginho. (Baca juga: PSBB Jilid II dari Anies Kantongi Dukungan dari Kadin)
Chelsea juga difavoritkan membawa pulang tiga poin. Tercatat dari lima pertemuan terakhir di Liga Primer, Cesar Azpilicueta dkk tidak terkalahkan kala bersua Brighton (empat menang dan satu imbang).
Sementara dari kubu lawan, Brighton juga menargetkan mengawali musim ini dengan kemenangan. Musim lalu, tim berjuluk The Seagulls tersebut finis di urutan 15 Liga Primer. Kedatangan pemain-pemain anyar, seperti Joel Veltman dan Adam Lallana serta memperpanjang kontrak Lewis Dunk dan Ben White menjadi keseriusan Brighton untuk tidak sekadar bertahan di Liga Primer, melainkan bertransformasi menjadi tim papan tengah.
Optimisme itu dilontarkan Dunk. Dia menganggap keberadaan pelatih Graham Potter sejak musim lalu telah membawa dampak signifikan terhadap tim. Bek berusia 28 tahun itu mengungkapkan metode dan taktik Potter bakal membantu Brighton tampil lebih baik di Liga Primer musim ini. (Lihat videonya: Peran Ki Gede Sala dalam Berdirinya Kota Solo)
“Caranya (Potter) melatih dan mengelola skuad luar biasa. Semua pemain menikmati bekerja dengannya dan senang menjadikannya sebagai ayah. Kami telah mengikuti cara bermain yang diinginkannya, dan semoga kami bisa menunjukkannya di lapangan musim ini,” kata Dunk. (Alimansyah)
Chelsea juga difavoritkan membawa pulang tiga poin. Tercatat dari lima pertemuan terakhir di Liga Primer, Cesar Azpilicueta dkk tidak terkalahkan kala bersua Brighton (empat menang dan satu imbang).
Sementara dari kubu lawan, Brighton juga menargetkan mengawali musim ini dengan kemenangan. Musim lalu, tim berjuluk The Seagulls tersebut finis di urutan 15 Liga Primer. Kedatangan pemain-pemain anyar, seperti Joel Veltman dan Adam Lallana serta memperpanjang kontrak Lewis Dunk dan Ben White menjadi keseriusan Brighton untuk tidak sekadar bertahan di Liga Primer, melainkan bertransformasi menjadi tim papan tengah.
Optimisme itu dilontarkan Dunk. Dia menganggap keberadaan pelatih Graham Potter sejak musim lalu telah membawa dampak signifikan terhadap tim. Bek berusia 28 tahun itu mengungkapkan metode dan taktik Potter bakal membantu Brighton tampil lebih baik di Liga Primer musim ini. (Lihat videonya: Peran Ki Gede Sala dalam Berdirinya Kota Solo)
“Caranya (Potter) melatih dan mengelola skuad luar biasa. Semua pemain menikmati bekerja dengannya dan senang menjadikannya sebagai ayah. Kami telah mengikuti cara bermain yang diinginkannya, dan semoga kami bisa menunjukkannya di lapangan musim ini,” kata Dunk. (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :