Neymar Nyesal Bogem Mentahnya Tak Mengenai Wajah Alvaro Gonzalez

loading...
Neymar Nyesal Bogem Mentahnya Tak Mengenai Wajah Alvaro Gonzalez
Neymar menyesali bogem mentahnya tak mengenai wajah Alvaro Gonzalez. Foto : Reuters
PARIS - Neymar tidak menyesal mendapatkan kartu merah saat Paris Saint Germain (PSG) dikalahkan Olympigue Marseille. Justru ia menyesal bogem mentahnya yang berujung pengusiran wasit tak mengenai wajah Alvaro Gonzalez.

Pada pertandingan panas bertajuk Le Classique di Parc des Princes, Senin (14/9/2020) dini hari WIB, sudah berjalan panas sejak awal laga. PSG yang coba meraih angka di kandang setelah di pertandingan pembuka kalah dari RC Lens tak mau membuang kesempatan. Di sisi lain, Marseille pun punya ambisi mematahkan kutukan setelah 20 kali secara beruntun tak pernah menang dari sang rival. (Baca juga : PSG Kalah Lagi, Thomas Tuchel : Saya Tidak Marah)

Bisa ditebak aksi jegal mewarnai pertandingan. Wasit harus mengeluarkan 15 kartu kuning dan lima kartu merah. Dan Neymar adalah salah satu dari ilima pemain yang mendapat kartu merah tersebut. (Baca juga : Neymar Pukul Lawan, Keributan Pecah di Laga PSG kontra Marseille)

Hukuman kartu merah yang diterima Neymar merupakan akumulasi kartu kuning yang sebelumnya diterima di menit 11. Emosi mantan pemain Barcelona itu tak terbendung lagi setelah ia menuduh bek Marseille, Alvaro melakukan tindakan rasis. Tak terkendali Neymar langsung memukul Alvaro yang mengenai bagian belakang kepalanya.

Menyesalkah Neymar dengan tindakanya tersebut? Nyatanya tidak. Melalui unggahan di akun Twitter-nya, Neymar menulis seharusnya memukul wajah pemain Marseille itu. "Satu-satunya penyesalan yang saya miliki adalah saya tidak memukul wajah ini dengan ******," tulisnya.

Leandro Paredes, Layvin Kurzawa, Jordan Amavi dan Dario Benedetto juga dikeluarkan dari lapangan pada saat perpanjangan waktu. Gol Florian Thauvin sudah cukup bagi Marseille untuk menang 1-0, membuat PSG mengalami kekalahan kedua untuk memulai musim Ligue 1.

(bbk)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top