Tolak Atlet Israel Masuk ke Indonesia, Menpora: Mereka Minta Diizinkan Bawa Pistol
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi udah sampai mana? Ya kan 'mereka mau datang, pak'. Saya bilang 'kalau menurut saya kurang bijak, pada saat ini, karena situasinya, landscape-nya berbeda dengan sebelum-sebelumnya, dan saya worry (khawatir) security issue (isu keamanan)'," sambungnya.
"Karena kan masih, waktu itu belum ada announcement (pengumunan) kesepakatan kan? Itu abis PBB kalau gak salah meeting-nya kan? Jadi saya bilang 'walaupun saya orang olahraga, saya IOC member, saya resiko keamanan saya worry' saya bilang," tambah pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu.
Erick kemudian menghubungi induk olahraga senam (Persani) untuk menjembatani komunikasinya dengan pihak Federasi Senam Israel. Dia mengaku khawatir karena Israel ingin mengirim pasukan khusus untuk mengawal atlet mereka di Indonesia. Akhirnya, Erick keberatan dan memutuskan untuk menolak kedatangan pesenam Israel.
"Terus akhirnya mereka rapat si Persani dengan senam kalau gak salah, melontarkan isu, bahwa saya bilang saya tidak bermaksud mendiskriminasi," tutur Erick.
"Tetapi ketika permintaan si Israel bawa pistol, bawa ini keamanan khusus pada situasi seperti ini, saya bilang 'saya melihat ya itu diskriminasi juga, dengan konteks seperti isu keamanan, konteks juga dinamic security yang berbeda, kan berarti spesial treatment, saya keberatan'," pungkasnya.
"Karena kan masih, waktu itu belum ada announcement (pengumunan) kesepakatan kan? Itu abis PBB kalau gak salah meeting-nya kan? Jadi saya bilang 'walaupun saya orang olahraga, saya IOC member, saya resiko keamanan saya worry' saya bilang," tambah pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu.
Erick kemudian menghubungi induk olahraga senam (Persani) untuk menjembatani komunikasinya dengan pihak Federasi Senam Israel. Dia mengaku khawatir karena Israel ingin mengirim pasukan khusus untuk mengawal atlet mereka di Indonesia. Akhirnya, Erick keberatan dan memutuskan untuk menolak kedatangan pesenam Israel.
"Terus akhirnya mereka rapat si Persani dengan senam kalau gak salah, melontarkan isu, bahwa saya bilang saya tidak bermaksud mendiskriminasi," tutur Erick.
"Tetapi ketika permintaan si Israel bawa pistol, bawa ini keamanan khusus pada situasi seperti ini, saya bilang 'saya melihat ya itu diskriminasi juga, dengan konteks seperti isu keamanan, konteks juga dinamic security yang berbeda, kan berarti spesial treatment, saya keberatan'," pungkasnya.
(sto)
Lihat Juga :