Terence Crawford: Hanya Muhammad Ali yang Lebih Hebat dari Oleksandr Usyk
Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:49 WIB
loading...
Terence Crawford: Hanya Muhammad Ali yang Lebih Hebat dari Oleksandr Usyk
A
A
A
Petinju kelas welter tak terkalahkan asal Amerika Serikat, Terence “Bud” Crawford, melontarkan pujian besar kepada Oleksandr Usyk , dengan menyebut juara asal Ukraina itu sebagai salah satu petinju kelas berat terbaik sepanjang masa—hanya kalah dari Muhammad Ali.
Dalam wawancara eksklusif bersama The Daily Mail, Crawford menyebut Usyk telah menempatkan dirinya di jajaran legenda setelah menaklukkan sejumlah nama besar di divisi berat. “Usyk luar biasa. Dia petinju teknis yang sangat pintar dan tangguh. Tapi kalau bicara siapa yang terbaik dalam sejarah, saya masih menempatkan Muhammad Ali di atas semuanya,” ujar Crawford.
Usyk memang tampil luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Petinju berusia 38 tahun itu kembali mencetak sejarah di Wembley Stadium, London, pada Juli lalu setelah mengalahkan Daniel Dubois untuk kedua kalinya dan merebut kembali gelar juara dunia kelas berat tak terbantahkan. Ia menjadi petinju pertama di era empat sabuk yang berhasil menguasai seluruh gelar utama — WBA, WBC, IBF, dan WBO.
Baca Juga: 3 Petinju yang Merasa Dirinya Lebih Baik dari Muhammad Ali
Sebelumnya, Usyk juga mencatat dua kemenangan beruntun atas Tyson Fury, termasuk dalam duel legendaris di Riyadh, Arab Saudi, pada 2024 yang mengokohkan statusnya sebagai juara sejati.
Sementara itu, Muhammad Ali yang disebut Crawford sebagai satu-satunya petinju lebih hebat dari Usyk, dikenal luas sebagai ikon olahraga sepanjang masa.
Julukan “The Greatest” bukan tanpa alasan — Ali memenangi gelar juara dunia kelas berat sebanyak tiga kali dan melakoni pertarungan epik melawan nama-nama besar seperti Joe Frazier, George Foreman, Sonny Liston, dan Ken Norton.
Dengan perbandingan itu, pernyataan Crawford menegaskan posisi Usyk di puncak era modern tinju dunia. Meski masih aktif bertarung, kiprah Usyk sudah disejajarkan dengan legenda hidup — sebuah pengakuan langka yang hanya bisa diraih oleh petinju sejati.
Dalam wawancara eksklusif bersama The Daily Mail, Crawford menyebut Usyk telah menempatkan dirinya di jajaran legenda setelah menaklukkan sejumlah nama besar di divisi berat. “Usyk luar biasa. Dia petinju teknis yang sangat pintar dan tangguh. Tapi kalau bicara siapa yang terbaik dalam sejarah, saya masih menempatkan Muhammad Ali di atas semuanya,” ujar Crawford.
Usyk memang tampil luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Petinju berusia 38 tahun itu kembali mencetak sejarah di Wembley Stadium, London, pada Juli lalu setelah mengalahkan Daniel Dubois untuk kedua kalinya dan merebut kembali gelar juara dunia kelas berat tak terbantahkan. Ia menjadi petinju pertama di era empat sabuk yang berhasil menguasai seluruh gelar utama — WBA, WBC, IBF, dan WBO.
Baca Juga: 3 Petinju yang Merasa Dirinya Lebih Baik dari Muhammad Ali
Sebelumnya, Usyk juga mencatat dua kemenangan beruntun atas Tyson Fury, termasuk dalam duel legendaris di Riyadh, Arab Saudi, pada 2024 yang mengokohkan statusnya sebagai juara sejati.
Sementara itu, Muhammad Ali yang disebut Crawford sebagai satu-satunya petinju lebih hebat dari Usyk, dikenal luas sebagai ikon olahraga sepanjang masa.
Julukan “The Greatest” bukan tanpa alasan — Ali memenangi gelar juara dunia kelas berat sebanyak tiga kali dan melakoni pertarungan epik melawan nama-nama besar seperti Joe Frazier, George Foreman, Sonny Liston, dan Ken Norton.
Dengan perbandingan itu, pernyataan Crawford menegaskan posisi Usyk di puncak era modern tinju dunia. Meski masih aktif bertarung, kiprah Usyk sudah disejajarkan dengan legenda hidup — sebuah pengakuan langka yang hanya bisa diraih oleh petinju sejati.
(sto)
Lihat Juga :