Forum Jejaring Bisnis Olahraga Kemenpora, Wujud Sinergi dan Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Industri
Minggu, 26 Oktober 2025 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan bahwa forum ini menjadi wadah penting untuk mempertemukan berbagai pihak dalam membangun ekosistem industri olahraga yang sehat dan produktif. Menurutnya, sektor olahraga memiliki dampak ekonomi yang luas, mulai dari apparel, event management, sponsorship, hingga sport tourism.
“Kami berperan sebagai fasilitator. Kemenpora ingin mendorong sektor swasta agar lebih aktif terlibat dalam pembiayaan dan pengembangan kegiatan olahraga nasional,” tuturnya.
“Yogyakarta menjadi lokasi yang tepat karena daerah ini kaya akan potensi pariwisata, kreativitas, dan energi muda yang luar biasa,” tambahnya.
Forum ini dihadiri berbagai instansi dan pelaku industri olahraga, di antaranya Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga DIY, Dinas Pariwisata DIY, PSIM Yogyakarta, PSS Sleman, Persatuan Bulu Tangkis dan Bola Voli DIY, serta sejumlah pelaku usaha seperti Bank BPD DIY, Biznet, Hydro Coco, Bakpia Tugu, SMBD Apparel, dan Teh Dandang.
“Kami ingin forum ini menjadi titik temu antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan industri. Karena keberhasilan pembangunan olahraga juga ditentukan oleh keterlibatan dunia usaha,” kata Asisten Deputi Olahraga Profesional Yusuf Suparman.
Kegiatan dimulai pada Sabtu, 25 Oktober 2025, dengan rangkaian agenda utama berupa diskusi kebijakan, strategi sponsorship, serta pengembangan potensi daerah dalam sport economy. Acara dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, kemudian dilanjutkan dengan dua sesi diskusi utama: Sesi pertama bertema “Strategi Pengembangan Industri Olahraga Melalui Kebijakan Pemerintah.” Sesi kedua membahas “Potensi Pengembangan Industri Olahraga di Wilayah DIY.”
“Kami berperan sebagai fasilitator. Kemenpora ingin mendorong sektor swasta agar lebih aktif terlibat dalam pembiayaan dan pengembangan kegiatan olahraga nasional,” tuturnya.
“Yogyakarta menjadi lokasi yang tepat karena daerah ini kaya akan potensi pariwisata, kreativitas, dan energi muda yang luar biasa,” tambahnya.
Forum ini dihadiri berbagai instansi dan pelaku industri olahraga, di antaranya Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga DIY, Dinas Pariwisata DIY, PSIM Yogyakarta, PSS Sleman, Persatuan Bulu Tangkis dan Bola Voli DIY, serta sejumlah pelaku usaha seperti Bank BPD DIY, Biznet, Hydro Coco, Bakpia Tugu, SMBD Apparel, dan Teh Dandang.
“Kami ingin forum ini menjadi titik temu antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan industri. Karena keberhasilan pembangunan olahraga juga ditentukan oleh keterlibatan dunia usaha,” kata Asisten Deputi Olahraga Profesional Yusuf Suparman.
Kegiatan dimulai pada Sabtu, 25 Oktober 2025, dengan rangkaian agenda utama berupa diskusi kebijakan, strategi sponsorship, serta pengembangan potensi daerah dalam sport economy. Acara dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, kemudian dilanjutkan dengan dua sesi diskusi utama: Sesi pertama bertema “Strategi Pengembangan Industri Olahraga Melalui Kebijakan Pemerintah.” Sesi kedua membahas “Potensi Pengembangan Industri Olahraga di Wilayah DIY.”
Lihat Juga :