Pengurus Cabor Incar 120 Emas di SEA Games 2025, di Atas Target Pemerintah
Senin, 10 November 2025 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
"Nah realitanya kemarin kalau kita bisa mendapatkan emas 82-90 kita di ranking 3. Ya itu sejalan dengan yang sudah sebelum-sebelumnya. Nah ini yang terus kita gali potensinya," tambahnya.
Terlebih, Erick menyampaikan bahwa pada SEA Games 2025, Thailand sebagai tuan rumah diprediksi akan sangat agresif dan penuh ambisi. Dia menyebut bahwa kubu tuan tumah menargetkan dapat mengumpulkan 174 emas.
"Jadi kalau dilihat dari petanya ya memang posisi nomor dua itu yang hari ini kita bisa targetkan. Dan ini kita harus terbuka gak perlu malu. Ya karena itulah kita perlu introspeksi kebersamaan untuk persiapan ke depannya," jelas Erick.
Perihal target dan kepastian kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025, Erick berharap seluruhnya dapat terjawab dalam waktu dekat. Kemenpora harus melakukan rapat internal terlebih dahulu dan juga dengan stakeholder lain seperti Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
"Mudah-mudahan mungkin minggu ini atau minggu depan kalau sudah konkret kebijakannya nanti kita umumkan. Nanti tinggal di antara Kemenpora dengan keseluruhan aja. Mungkin kita tunggu KOI juga untuk supaya sinkronisasi seperti apa targetnya," pungkas Erick.
Terlebih, Erick menyampaikan bahwa pada SEA Games 2025, Thailand sebagai tuan rumah diprediksi akan sangat agresif dan penuh ambisi. Dia menyebut bahwa kubu tuan tumah menargetkan dapat mengumpulkan 174 emas.
"Jadi kalau dilihat dari petanya ya memang posisi nomor dua itu yang hari ini kita bisa targetkan. Dan ini kita harus terbuka gak perlu malu. Ya karena itulah kita perlu introspeksi kebersamaan untuk persiapan ke depannya," jelas Erick.
Perihal target dan kepastian kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025, Erick berharap seluruhnya dapat terjawab dalam waktu dekat. Kemenpora harus melakukan rapat internal terlebih dahulu dan juga dengan stakeholder lain seperti Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
"Mudah-mudahan mungkin minggu ini atau minggu depan kalau sudah konkret kebijakannya nanti kita umumkan. Nanti tinggal di antara Kemenpora dengan keseluruhan aja. Mungkin kita tunggu KOI juga untuk supaya sinkronisasi seperti apa targetnya," pungkas Erick.
(sto)
Lihat Juga :