Gestur Menangis Ronaldo Berujung Kartu Merah, Langsung Dibalas Suporter Irlandia
Jum'at, 14 November 2025 - 07:12 WIB
loading...
Gestur Menangis Ronaldo Berujung Kartu Merah, Langsung Dibalas Suporter Irlandia
A
A
A
Cristiano Ronaldo mengalami salah satu malam paling memalukan dalam kariernya ketika ia diusir dari lapangan pada laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Republik Irlandia. Gestur mengejek Ronaldo seperti orang menangis pun dibalas langsung oleh penonton.
Bermain di Aviva Stadium, bintang berusia 40 tahun itu menjadi sorotan bukan karena gol, tetapi karena insiden emosional yang berbuntut kartu merah.
Tuan rumah membuat kejutan besar dengan memimpin 2-0 di babak pertama. Troy Parrott menjadi mimpi buruk Portugal setelah mencetak dua gol yang membangkitkan harapan publik Irlandia untuk tetap hidup dalam perebutan tiket ke putaran final Piala Dunia. Di sisi lain, Portugal yang tampil dominan malah kehilangan kendali—terutama kapten mereka.
![Gestur Menangis Ronaldo Berujung Kartu Merah, Langsung Dibalas Suporter Irlandia]()
Drama memuncak pada menit ke-62. Ronaldo awalnya hanya diganjar kartu kuning setelah terlihat mengayunkan siku ke arah bek Dara O’Shea. Bukannya mereda, ia justru tertangkap kamera melakukan gestur mengejek—mengusap mata seolah-olah O’Shea menangis—bahkan mengarahkannya kepada suporter Irlandia.
Baca Juga: Prancis Susul Inggris ke Piala Dunia, Ronaldo Dikartu Merah Saat Portugal Keok
Namun ejekan itu tak bertahan lama. VAR meminta wasit Glenn Nyberg untuk meninjau ulang insiden tersebut. Setelah melihat rekaman, sang wasit tak ragu mencabut kartu merah dan mengusir Ronaldo dari lapangan. Aviva Stadium pun meledak, sementara Ronaldo meninggalkan arena sambil bertepuk tangan sinis, disambut fans yang membalas gesturnya.
Saat menuju terowongan, Ronaldo tak hanya kesal pada keputusan wasit. Kamera menangkap dirinya melontarkan kata-kata sengit kepada pelatih Irlandia, Heimir Hallgrímsson. Keduanya sempat saling beradu pandang panas sebelum Ronaldo akhirnya masuk ke ruang ganti.
Pengusiran ini membuat Ronaldo dipastikan absen pada laga terakhir Portugal di babak kualifikasi melawan Armenia akhir pekan ini. Lebih buruk lagi, hukuman itu berpotensi membuatnya melewatkan pertandingan awal Portugal di Piala Dunia 2026—jika mereka berhasil lolos.
Sementara itu, kemenangan 2-0 membawa harapan baru bagi Irlandia yang kini kembali hidup dalam persaingan menuju Amerika Utara.
Bermain di Aviva Stadium, bintang berusia 40 tahun itu menjadi sorotan bukan karena gol, tetapi karena insiden emosional yang berbuntut kartu merah.
Tuan rumah membuat kejutan besar dengan memimpin 2-0 di babak pertama. Troy Parrott menjadi mimpi buruk Portugal setelah mencetak dua gol yang membangkitkan harapan publik Irlandia untuk tetap hidup dalam perebutan tiket ke putaran final Piala Dunia. Di sisi lain, Portugal yang tampil dominan malah kehilangan kendali—terutama kapten mereka.
Gestur Mengejek Ronaldo Langsung Dibalas Suporter Lawan

Drama memuncak pada menit ke-62. Ronaldo awalnya hanya diganjar kartu kuning setelah terlihat mengayunkan siku ke arah bek Dara O’Shea. Bukannya mereda, ia justru tertangkap kamera melakukan gestur mengejek—mengusap mata seolah-olah O’Shea menangis—bahkan mengarahkannya kepada suporter Irlandia.
Baca Juga: Prancis Susul Inggris ke Piala Dunia, Ronaldo Dikartu Merah Saat Portugal Keok
Namun ejekan itu tak bertahan lama. VAR meminta wasit Glenn Nyberg untuk meninjau ulang insiden tersebut. Setelah melihat rekaman, sang wasit tak ragu mencabut kartu merah dan mengusir Ronaldo dari lapangan. Aviva Stadium pun meledak, sementara Ronaldo meninggalkan arena sambil bertepuk tangan sinis, disambut fans yang membalas gesturnya.
Saat menuju terowongan, Ronaldo tak hanya kesal pada keputusan wasit. Kamera menangkap dirinya melontarkan kata-kata sengit kepada pelatih Irlandia, Heimir Hallgrímsson. Keduanya sempat saling beradu pandang panas sebelum Ronaldo akhirnya masuk ke ruang ganti.
Pengusiran ini membuat Ronaldo dipastikan absen pada laga terakhir Portugal di babak kualifikasi melawan Armenia akhir pekan ini. Lebih buruk lagi, hukuman itu berpotensi membuatnya melewatkan pertandingan awal Portugal di Piala Dunia 2026—jika mereka berhasil lolos.
Sementara itu, kemenangan 2-0 membawa harapan baru bagi Irlandia yang kini kembali hidup dalam persaingan menuju Amerika Utara.
(sto)
Lihat Juga :