Bangun Era Baru Ekosistem Olahraga, Kemenpora Dorong Sport Tourism dan Sport Industry Gerakkan Ekonomi Tanah Air
Sabtu, 15 November 2025 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
Perputaran uang senilai Rp 4,8 triliun juga menjadi bukti bahwa dengan pengelolaan maksimal, sport tourism bisa menjadi kunci peningkatan kondisi perekonomian masyarakat setempat.
Dirut InJourney, Maya Watono, menyampaikan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan sekedar ajang olahraga otomotif berskala dunia, melainkan juga platform strategis mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia ke panggung global. Antusiasme publik terhadap ajang balap tahun ini terlihat dari tingkat hunian hotel di kawasan The Mandalika yang mencapai 100 persen, bahkan melebihi kapasitas yang tersedia.
Untuk memenuhi peningkatan permintaan perjalanan, sejumlah maskapai menambah frekuensi penerbangan menuju Lombok. Tercatat sebanyak 44 penerbangan tambahan beroperasi, terdiri atas Garuda Indonesia (18 penerbangan), Citilink (10), AirAsia (8), Pelita Air (2), dan Wings Air (6). Kenaikan jumlah penerbangan ini menegaskan peran MotoGP sebagai penggerak utama mobilitas wisatawan sekaligus katalis pertumbuhan sektor pariwisata di NTB.
"Ini saya rasa momen yang bersejarah ya karena kita pecah telur, pecah rekor, 140 ribu pengunjung. Ini ada peningkatan 15 persen dari tahun sebelumnya. Kami lihat dari sisi bandara, hotel, pengunjung, dan UMKM, peningkatan tenaga kerja lokal ini luar biasa. Ajang ini juga membuktikan bahwa kekayaan budaya dan kearifan lokal Indonesia dapat terintegrasi dalam pengalaman olahraga global, memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sportainment yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar," ujar Maya Watono.
Dirut InJourney, Maya Watono, menyampaikan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan sekedar ajang olahraga otomotif berskala dunia, melainkan juga platform strategis mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia ke panggung global. Antusiasme publik terhadap ajang balap tahun ini terlihat dari tingkat hunian hotel di kawasan The Mandalika yang mencapai 100 persen, bahkan melebihi kapasitas yang tersedia.
Untuk memenuhi peningkatan permintaan perjalanan, sejumlah maskapai menambah frekuensi penerbangan menuju Lombok. Tercatat sebanyak 44 penerbangan tambahan beroperasi, terdiri atas Garuda Indonesia (18 penerbangan), Citilink (10), AirAsia (8), Pelita Air (2), dan Wings Air (6). Kenaikan jumlah penerbangan ini menegaskan peran MotoGP sebagai penggerak utama mobilitas wisatawan sekaligus katalis pertumbuhan sektor pariwisata di NTB.
"Ini saya rasa momen yang bersejarah ya karena kita pecah telur, pecah rekor, 140 ribu pengunjung. Ini ada peningkatan 15 persen dari tahun sebelumnya. Kami lihat dari sisi bandara, hotel, pengunjung, dan UMKM, peningkatan tenaga kerja lokal ini luar biasa. Ajang ini juga membuktikan bahwa kekayaan budaya dan kearifan lokal Indonesia dapat terintegrasi dalam pengalaman olahraga global, memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sportainment yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar," ujar Maya Watono.
(sto)
Lihat Juga :