Hamilton Tuding F1 Bahayakan Pembalap
Selasa, 15 September 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Sejumlah pembalap pun terlalu asyik menginjak pedal gas jelang restart di lap ketujuh. Di tengah rombongan, rookie Nicholas Latifi terlihat langsung menancap gas, tetapi langsung melakukan rem mendadak setelahnya. Efeknya pun membuat Antonio Giovinazzi menabrak belakang pembalap Williams itu.
Sementara itu, Carlos Sainz Jr (McLaren) kemudian menabrak Giovinazzi sehingga membuat pembalap Italia itu melayang sebentar ke udara. Terakhir adalah pembalap Haas Kevin Magnussen yang terdorong oleh Giovinazzi kemudian meluncur tidak terkendali. Dengan begitu, keempat pembalap ini pun harus keluar dari lintasan.
Latifi, Giovinazzi, dan Magnussen tidak mengalami cedera. Tetapi, Sainz mengalami luka memar di dua tangannya akibat insiden tersebut. Kecelakaan itu menyebabkan perlombaan menjadi bendera merah untuk kedua kalinya sepanjang akhir pekan lalu. Grosjean pun marah seperti yang dikatakannya melalui radio timnya. (Lihat videonya: DKI Jakarta Kembali Berlakukan PSBB Jilid II Mulai Hari Ini)
“Itu sangat bodoh dari siapa pun yang berada di depan. Mereka ingin membunuh kita atau apa? Ini adalah hal terburuk yang pernah saya lihat. Sebagian besar disalahkan,” ucap Grosjean. (Raikhul Amar)
Sementara itu, Carlos Sainz Jr (McLaren) kemudian menabrak Giovinazzi sehingga membuat pembalap Italia itu melayang sebentar ke udara. Terakhir adalah pembalap Haas Kevin Magnussen yang terdorong oleh Giovinazzi kemudian meluncur tidak terkendali. Dengan begitu, keempat pembalap ini pun harus keluar dari lintasan.
Latifi, Giovinazzi, dan Magnussen tidak mengalami cedera. Tetapi, Sainz mengalami luka memar di dua tangannya akibat insiden tersebut. Kecelakaan itu menyebabkan perlombaan menjadi bendera merah untuk kedua kalinya sepanjang akhir pekan lalu. Grosjean pun marah seperti yang dikatakannya melalui radio timnya. (Lihat videonya: DKI Jakarta Kembali Berlakukan PSBB Jilid II Mulai Hari Ini)
“Itu sangat bodoh dari siapa pun yang berada di depan. Mereka ingin membunuh kita atau apa? Ini adalah hal terburuk yang pernah saya lihat. Sebagian besar disalahkan,” ucap Grosjean. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :