Jersey Motif Toraja Karya Didit Hediprasetyo Jadi Seragam Tim Indonesia di SEA Games 2025
Selasa, 02 Desember 2025 - 07:48 WIB
loading...
Jersey Motif Toraja Karya Didit Hediprasetyo Jadi Seragam Tim Indonesia di SEA Games 2025
A
A
A
Koleksi jersey terbaru Tim Indonesia untuk SEA Games 2025 resmi diluncurkan, menghadirkan sentuhan budaya Nusantara dengan tampilan yang elegan dan modern. Dalam edisi kali ini, motif Toraja menjadi pusat perhatian sebagai simbol tradisi, kreativitas, serta kebanggaan nasional.
Desain dengan nuansa Toraja tersebut merupakan hasil kolaborasi desainer Didit Hediprasetyo bersama Sarinah. Pola ukiran khas Toraja yang dipilih menggambarkan kekuatan dan karakter tangguh Indonesia.
“Motif Toraja memberikan simbolisme kekuatan, ketahanan, dan daya juang bagi para atlet,” ujar Direktur Utama Sarinah, Raisha Syarfuan, dalam acara peluncuran di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (1/12/2025).
![Jersey Motif Toraja Karya Didit Hediprasetyo Jadi Seragam Tim Indonesia di SEA Games 2025]()
Raisha menjelaskan, proses memastikan keakuratan warna dan pengembangan motif membutuhkan waktu hingga dua bulan. Semua detail disesuaikan agar selaras dengan identitas Tim Indonesia yang akan bertarung di SEA Games Thailand 2025.
Motif Toraja sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Pola geometris yang tegas dan tampak kokoh dianggap mampu merepresentasikan ketangguhan para atlet. “Motif Toraja itu halus tetapi kuat. Geometrinya tegas, kotak-kotak. Kami ingin semangat perjuangan dan ketangguhan itu hadir dalam setiap atlet yang mengenakannya,” kata Raisha.
Selain mengusung motif budaya Nusantara, jersey edisi SEA Games 2025 ini hadir dalam tiga warna utama: merah, putih, dan hijau. Ketiganya dipilih karena memiliki makna filosofis yang kuat.
![Jersey Motif Toraja Karya Didit Hediprasetyo Jadi Seragam Tim Indonesia di SEA Games 2025]()
“Merah melambangkan semangat dan kemenangan. Putih menggambarkan perjuangan tanpa batas. Sementara hijau sudah lama identik dengan keteguhan dan perjuangan,” jelas Raisha.
Jersey resmi Tim Indonesia tersebut saat ini masih dalam proses produksi dan dijadwalkan mulai dipasarkan pada 9 Desember 2025, bertepatan dengan dimulainya perhelatan SEA Games. Seluruh hasil penjualan akan disalurkan untuk membantu korban bencana banjir di Sumatra–Aceh.
“Produksi sedang berjalan, dan rencananya dijual setelah pelepasan kontingen bersama Presiden. Untuk koleksi Didit Hediprasetyo, seluruh hasil penjualan—100 persen—akan disumbangkan bagi korban bencana alam,” tutup Raisha.
![Jersey Motif Toraja Karya Didit Hediprasetyo Jadi Seragam Tim Indonesia di SEA Games 2025]()
Desainer jersey Timnas Indonesia, Didit Hediprasetyo menjelaskan, inspirasi utama jersey ini terletak pada kekayaan budaya dan alam Indonesia. Dia menekankan hadirnya ukiran kriya Toraja sebagai simbol warisan bangsa yang abadi.
“Jersey ini terinspirasi oleh keaslian tradisi kita yang berpadu dengan keindahan ragam alam Indonesia,” ujar Didit.
Palet warna hijau bumi dipilih untuk melambangkan kesuburan tropis yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Sementara itu, warna merah dan putih tetap dominan sebagai representasi kehormatan nasional. Keunikan desain semakin kuat berkat goresan kuas dinamis karya seniman Yogyakarta, Iabadiou Piko, yang menggambarkan energi juang tanpa henti.
Desain dengan nuansa Toraja tersebut merupakan hasil kolaborasi desainer Didit Hediprasetyo bersama Sarinah. Pola ukiran khas Toraja yang dipilih menggambarkan kekuatan dan karakter tangguh Indonesia.
“Motif Toraja memberikan simbolisme kekuatan, ketahanan, dan daya juang bagi para atlet,” ujar Direktur Utama Sarinah, Raisha Syarfuan, dalam acara peluncuran di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (1/12/2025).

Raisha menjelaskan, proses memastikan keakuratan warna dan pengembangan motif membutuhkan waktu hingga dua bulan. Semua detail disesuaikan agar selaras dengan identitas Tim Indonesia yang akan bertarung di SEA Games Thailand 2025.
Motif Toraja sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Pola geometris yang tegas dan tampak kokoh dianggap mampu merepresentasikan ketangguhan para atlet. “Motif Toraja itu halus tetapi kuat. Geometrinya tegas, kotak-kotak. Kami ingin semangat perjuangan dan ketangguhan itu hadir dalam setiap atlet yang mengenakannya,” kata Raisha.
Selain mengusung motif budaya Nusantara, jersey edisi SEA Games 2025 ini hadir dalam tiga warna utama: merah, putih, dan hijau. Ketiganya dipilih karena memiliki makna filosofis yang kuat.

“Merah melambangkan semangat dan kemenangan. Putih menggambarkan perjuangan tanpa batas. Sementara hijau sudah lama identik dengan keteguhan dan perjuangan,” jelas Raisha.
Jersey resmi Tim Indonesia tersebut saat ini masih dalam proses produksi dan dijadwalkan mulai dipasarkan pada 9 Desember 2025, bertepatan dengan dimulainya perhelatan SEA Games. Seluruh hasil penjualan akan disalurkan untuk membantu korban bencana banjir di Sumatra–Aceh.
“Produksi sedang berjalan, dan rencananya dijual setelah pelepasan kontingen bersama Presiden. Untuk koleksi Didit Hediprasetyo, seluruh hasil penjualan—100 persen—akan disumbangkan bagi korban bencana alam,” tutup Raisha.

Desainer jersey Timnas Indonesia, Didit Hediprasetyo menjelaskan, inspirasi utama jersey ini terletak pada kekayaan budaya dan alam Indonesia. Dia menekankan hadirnya ukiran kriya Toraja sebagai simbol warisan bangsa yang abadi.
“Jersey ini terinspirasi oleh keaslian tradisi kita yang berpadu dengan keindahan ragam alam Indonesia,” ujar Didit.
Palet warna hijau bumi dipilih untuk melambangkan kesuburan tropis yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Sementara itu, warna merah dan putih tetap dominan sebagai representasi kehormatan nasional. Keunikan desain semakin kuat berkat goresan kuas dinamis karya seniman Yogyakarta, Iabadiou Piko, yang menggambarkan energi juang tanpa henti.
(sto)
Lihat Juga :