Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia di Posisi Kedua dengan 72 Emas
Kamis, 18 Desember 2025 - 06:00 WIB
loading...
Dari nomor individual recurve, Tim panahan Indonesia meraih dua medali emas melalui Diananda Chairunisa di sektor putri dan Riau Egha Agata Salsabila di sektor putra. Foto: Kemenpora
A
A
A
Kontingen Indonesia terus menunjukkan performa konsisten menjelang akhir SEA Games 2025 . Memasuki hari kesembilan pertandingan, Rabu (17/12/2025), skuad Merah Putih berhasil menambah 10 medali emas, sekaligus memperkokoh posisi kedua klasemen sementara perolehan medali.
Tambahan emas Indonesia dibuka dari cabang dayung. Pasangan Rendi Setia Maulana dan Memo tampil impresif di nomor double sculls putra, mencatatkan waktu tercepat dan mengungguli para pesaingnya. Hasil ini menjadi momentum awal panen emas Indonesia sepanjang hari.
Cabang pencak silat kembali menjadi lumbung prestasi. Muhammad Zaki Zikrillah Prasong sukses merebut emas dari kelas C putra. Dua emas lainnya disumbangkan Safira Dwi Meilani di kelas B putri serta Tito Hendra Septa Kurnia pada kelas E putra, mempertegas dominasi Indonesia di arena bela diri tradisional tersebut.
Dari panahan, Indonesia tampil luar biasa dengan meraih empat medali emas. Nomor recurve beregu putri yang diperkuat Diananda Choirunisa, Ayu Mareta Dyasari, dan Rezza Octavia tampil tak terbendung. Emas juga datang dari recurve beregu putra, recurve individual putri melalui Diananda Choirunisa, serta recurve individual putra lewat Riau Ega Agata Salsabilla.
Medali emas kesembilan Indonesia pada hari itu diraih dari cabang gulat gaya Greco-Roman nomor 67 kilogram melalui Muhammad Aliansyah. Sementara emas ke-10 dipersembahkan tim berkuda Indonesia yang diperkuat Brayen Brata Coolen, Raymen Kaunang, Dirga Wira Sahputra, dan Arserl Rizki Brayudha dari nomor show jumping beregu.
Berkat tambahan tersebut, Indonesia kini mengoleksi 72 medali emas, 85 perak, dan 94 perunggu, menempatkan Merah Putih di peringkat kedua klasemen sementara. Tuan rumah Thailand masih memimpin dengan perolehan 186 emas, sementara Vietnam terus menekan di posisi ketiga. Singapura berada di peringkat keempat.
SEA Games 2025 akan resmi berakhir pada 20 Desember 2025. Dengan masih tersisa tiga hari pertandingan, peluang Indonesia untuk menambah koleksi medali tetap terbuka lebar, seiring sejumlah cabang unggulan yang masih akan dipertandingkan.
1. Thailand: 186 medali emas, 119 perak, 79 perunggu (total 384 medali).
2. Indonesia: 72 medali emas, 85 perak, 94 perunggu (total 251 medali).
3. Vietnam: 64 medali emas, 68 perak, 94 perunggu (total 226 medali).
4. Singapura: 46 medali emas, 42 perak, 63 perunggu (total 151 medali).
5. Malaysia: 40 medali emas, 46 perak, 106 perunggu (total 192 medali).
6. Filipina: 37 medali emas, 55 perak, 120 perunggu (total 212 medali).
7. Myanmar: 3 medali emas, 19 perak, 34 perunggu (total 56 medali).
8. Laos: 2 medali emas, 9 perak, 21 perunggu (total 32 medali).
9. Brunei Darussalam: 1 medali emas, 3 perak, 4 perunggu (total 8 medali).
10. Timor Leste: 0 medali emas, 0 perak, 3 perunggu (total 3 medali).
Tambahan emas Indonesia dibuka dari cabang dayung. Pasangan Rendi Setia Maulana dan Memo tampil impresif di nomor double sculls putra, mencatatkan waktu tercepat dan mengungguli para pesaingnya. Hasil ini menjadi momentum awal panen emas Indonesia sepanjang hari.
Cabang pencak silat kembali menjadi lumbung prestasi. Muhammad Zaki Zikrillah Prasong sukses merebut emas dari kelas C putra. Dua emas lainnya disumbangkan Safira Dwi Meilani di kelas B putri serta Tito Hendra Septa Kurnia pada kelas E putra, mempertegas dominasi Indonesia di arena bela diri tradisional tersebut.
Dari panahan, Indonesia tampil luar biasa dengan meraih empat medali emas. Nomor recurve beregu putri yang diperkuat Diananda Choirunisa, Ayu Mareta Dyasari, dan Rezza Octavia tampil tak terbendung. Emas juga datang dari recurve beregu putra, recurve individual putri melalui Diananda Choirunisa, serta recurve individual putra lewat Riau Ega Agata Salsabilla.
Medali emas kesembilan Indonesia pada hari itu diraih dari cabang gulat gaya Greco-Roman nomor 67 kilogram melalui Muhammad Aliansyah. Sementara emas ke-10 dipersembahkan tim berkuda Indonesia yang diperkuat Brayen Brata Coolen, Raymen Kaunang, Dirga Wira Sahputra, dan Arserl Rizki Brayudha dari nomor show jumping beregu.
Berkat tambahan tersebut, Indonesia kini mengoleksi 72 medali emas, 85 perak, dan 94 perunggu, menempatkan Merah Putih di peringkat kedua klasemen sementara. Tuan rumah Thailand masih memimpin dengan perolehan 186 emas, sementara Vietnam terus menekan di posisi ketiga. Singapura berada di peringkat keempat.
SEA Games 2025 akan resmi berakhir pada 20 Desember 2025. Dengan masih tersisa tiga hari pertandingan, peluang Indonesia untuk menambah koleksi medali tetap terbuka lebar, seiring sejumlah cabang unggulan yang masih akan dipertandingkan.
Klasemen Medali SEA Games 2025:
1. Thailand: 186 medali emas, 119 perak, 79 perunggu (total 384 medali).
2. Indonesia: 72 medali emas, 85 perak, 94 perunggu (total 251 medali).
3. Vietnam: 64 medali emas, 68 perak, 94 perunggu (total 226 medali).
4. Singapura: 46 medali emas, 42 perak, 63 perunggu (total 151 medali).
5. Malaysia: 40 medali emas, 46 perak, 106 perunggu (total 192 medali).
6. Filipina: 37 medali emas, 55 perak, 120 perunggu (total 212 medali).
7. Myanmar: 3 medali emas, 19 perak, 34 perunggu (total 56 medali).
8. Laos: 2 medali emas, 9 perak, 21 perunggu (total 32 medali).
9. Brunei Darussalam: 1 medali emas, 3 perak, 4 perunggu (total 8 medali).
10. Timor Leste: 0 medali emas, 0 perak, 3 perunggu (total 3 medali).
(sto)
Lihat Juga :