Ruben Amorim Dipecat Manchester United, Begini Catatan Buruknya!
Senin, 05 Januari 2026 - 20:48 WIB
loading...
A
A
A
Harapan sempat kembali tumbuh pada musim 2025/2026. Kehadiran sejumlah pemain menyerang seperti Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko diharapkan mengangkat performa tim. Kenyataannya, MU justru tersingkir lebih awal dari Piala Liga Inggris usai kalah adu penalti dari Grimsby Town, klub kasta keempat.
Sempat ada momen manis ketika MU menaklukkan Liverpool di Anfield pada Oktober lalu—kemenangan pertama di markas rival itu sejak 2016. Namun inkonsistensi kembali menghantui setelah kekalahan dari Everton dan Aston Villa, disusul dua hasil imbang melawan Wolves dan Leeds.
Rentetan hasil tersebut menjadi akhir perjalanan Amorim. Selama menangani MU dalam 63 pertandingan, ia mencatatkan 24 kemenangan, 18 hasil imbang, dan 21 kekalahan, dengan persentase kemenangan 38,1 persen. Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu manajer dengan rasio kemenangan terendah dalam sejarah modern klub.
Selain hasil di lapangan, Amorim juga disebut memiliki hubungan kurang harmonis dengan jajaran manajemen, terutama Direktur Sepak Bola Jason Wilcox. MU pun belum mampu mempersembahkan satu pun trofi selama masa kepemimpinannya.
Sebagai perbandingan, pendahulunya Erik ten Hag memiliki persentase kemenangan jauh lebih tinggi, yakni 54,69 persen, serta berhasil menyumbangkan trofi Piala FA dan Piala Liga Inggris.
Untuk sementara, Manchester United akan menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Sementara itu, manajemen mulai menyusun rencana jangka panjang dengan sejumlah nama seperti Oliver Glasner dan Enzo Maresca masuk dalam radar sebagai calon pengganti permanen Amorim.
Sempat ada momen manis ketika MU menaklukkan Liverpool di Anfield pada Oktober lalu—kemenangan pertama di markas rival itu sejak 2016. Namun inkonsistensi kembali menghantui setelah kekalahan dari Everton dan Aston Villa, disusul dua hasil imbang melawan Wolves dan Leeds.
Rentetan hasil tersebut menjadi akhir perjalanan Amorim. Selama menangani MU dalam 63 pertandingan, ia mencatatkan 24 kemenangan, 18 hasil imbang, dan 21 kekalahan, dengan persentase kemenangan 38,1 persen. Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu manajer dengan rasio kemenangan terendah dalam sejarah modern klub.
Selain hasil di lapangan, Amorim juga disebut memiliki hubungan kurang harmonis dengan jajaran manajemen, terutama Direktur Sepak Bola Jason Wilcox. MU pun belum mampu mempersembahkan satu pun trofi selama masa kepemimpinannya.
Sebagai perbandingan, pendahulunya Erik ten Hag memiliki persentase kemenangan jauh lebih tinggi, yakni 54,69 persen, serta berhasil menyumbangkan trofi Piala FA dan Piala Liga Inggris.
Untuk sementara, Manchester United akan menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Sementara itu, manajemen mulai menyusun rencana jangka panjang dengan sejumlah nama seperti Oliver Glasner dan Enzo Maresca masuk dalam radar sebagai calon pengganti permanen Amorim.
(sto)
Lihat Juga :