Eropa Genting, Prancis Hati-hati Tanggapi Seruan Boikot Piala Dunia 2026 Amerika Serikat

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:47 WIB
loading...
Eropa Genting, Prancis...
Eropa Genting, Prancis Hati-hati Tanggapi Seruan Boikot Piala Dunia 2026 Amerika Serikat
A A A
Situasi geopolitik antara Amerika Serikat dan Uni Eropa kian memanas dan mulai merembet ke dunia olahraga. Sejumlah negara Eropa disebut melontarkan wacana boikot Piala Dunia 2026 menyusul kontroversi kebijakan Amerika Serikat yang ingin mencaplok Greenland, wilayah otonom milik Denmark. Namun, Prancis memilih bersikap hati-hati dan menolak terburu-buru mengamini seruan tersebut.

Amerika Serikat, yang menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko, tengah disorot tajam setelah Presiden Donald Trump kembali melontarkan ambisi untuk menguasai Greenland. Langkah itu dinilai melanggar kedaulatan Denmark sekaligus mencederai prinsip aliansi NATO, sehingga memicu kemarahan sejumlah negara Eropa.

Ketegangan makin meningkat setelah AS mengumumkan ancaman tarif impor terhadap delapan negara Eropa, termasuk Prancis, Jerman, dan Denmark. Tarif awal sebesar 10 persen disebut akan naik hingga 25 persen mulai Juni 2026, sebagai tekanan politik agar Denmark melepas Greenland. Kebijakan “America First” ini memantik respons keras dari Uni Eropa yang menyiapkan tarif balasan dan instrumen anti-pemaksaan ekonomi.

Baca Juga: 5 Negara Besar Berpotensi Boikot Piala Dunia 2026, Buntut Kebijakan Luar Negeri AS

Dalam konteks tersebut, muncul seruan agar negara-negara Eropa memboikot Piala Dunia 2026. Isu ini diperparah dengan kebijakan pembatasan visa Amerika Serikat yang berdampak pada sejumlah negara peserta Piala Dunia, seperti Senegal dan Pantai Gading. Meski tim dan ofisial masih diizinkan masuk, para suporter dari negara-negara tersebut terancam tak bisa menyaksikan langsung pertandingan di AS.

Meski tekanan politik meningkat, Menteri Olahraga Prancis Marina Ferrari menegaskan pemerintahnya belum berniat membawa konflik geopolitik ke arena sepak bola. “Saat ini, kementerian tidak memiliki keinginan untuk memboikot kompetisi besar yang sangat dinantikan ini,” ujar Ferrari, dikutip dari ESPN.

Namun, ia juga membuka kemungkinan perubahan sikap jika situasi berkembang lebih jauh. "Meskipun demikian, saya tidak menghakimi apa yang mungkin terjadi," sambungnya.

Sikap berbeda datang dari internal politik Prancis. Anggota parlemen sayap kiri Eric Coquerel secara terbuka menyerukan boikot Piala Dunia 2026. Ia menilai tidak etis menggelar turnamen global di negara yang dianggap mengancam tetangganya dan merusak tatanan hukum internasional. Coquerel bahkan mengusulkan agar Piala Dunia dipusatkan hanya di Kanada dan Meksiko.

Di tengah kondisi “Eropa genting” akibat tekanan ekonomi dan politik dari Washington, Prancis tampak memilih sikap hati-hati. Paris berupaya menjaga jarak antara urusan olahraga dan konflik geopolitik, sembari tetap mencermati dinamika yang berkembang. Namun, dengan eskalasi yang belum menunjukkan tanda mereda, Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi lebih dari sekadar ajang sepak bola.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Special Bola
Bantu Timnas Spanyol...
Bola Dunia
Bantu Timnas Spanyol Bantai Arab Saudi, Lamine Yamal: 4 Tahun Lalu Saya Masih Nonton di Kelas!
3 Negara yang Sudah...
Bola Dunia
3 Negara yang Sudah Pasti Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Nomor 1 Disebut Punya Generasi Emas
Tak Mau Kecewakan The...
Liga Indonesia
Tak Mau Kecewakan The Jakmania, Shin Tae-yong Janji Persija Jakarta Tampilkan Daya Juang Tinggi
Rekomendasi
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
Berita Terkini
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved