MPBI Kritik Meet and Greet Raymond/Joaquin di Malam Sebelum Final
Rabu, 28 Januari 2026 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
Baginya, kegiatan seremonial tersebut kesalahan fatal, tidak pada tempatnya, dan yang merusak momentum konsentrasi atlet.
"Seharusnya waktu tersebut digunakan untuk istirahat dan pemulihan atau recovery agar fokus di final. Namun, energinya justru terpakai untuk acara seremonial. Ini sangat disayangkan," ujar Kurniadi.
Kritik ini sekaligus menjawab spekulasi netizen yang mempertanyakan apakah kekalahan tersebut disebabkan oleh fisik yang terkuras habis setelah menumbangkan dua senior di babak sebelumnya. "Asumsi netizen itu ada logikanya, tapi setelah mengetahui ada agenda meet and greet sebelum final, menurut saya inilah salah satu penyebab utamanya," tegasnya.
Kurniadi mengatakan booth Djarum Foundation tidak seharusnya melakukan promosi berlebihan di tengah kompetisi yang berjalan. Waktu promosi harusnya bisa diatur. Kegiatan harusnya juga memikirkan momen yang tepat dan tidak seenaknya sendiri.
"Saya memperkirakan kalau bukan sponsor, ya klub asalnya. Siapa pun itu, seharusnya mereka lebih bijak menahan diri demi kepentingan konsentrasi atlet," kata Kurniadi.
"Seharusnya waktu tersebut digunakan untuk istirahat dan pemulihan atau recovery agar fokus di final. Namun, energinya justru terpakai untuk acara seremonial. Ini sangat disayangkan," ujar Kurniadi.
Kritik ini sekaligus menjawab spekulasi netizen yang mempertanyakan apakah kekalahan tersebut disebabkan oleh fisik yang terkuras habis setelah menumbangkan dua senior di babak sebelumnya. "Asumsi netizen itu ada logikanya, tapi setelah mengetahui ada agenda meet and greet sebelum final, menurut saya inilah salah satu penyebab utamanya," tegasnya.
Kurniadi mengatakan booth Djarum Foundation tidak seharusnya melakukan promosi berlebihan di tengah kompetisi yang berjalan. Waktu promosi harusnya bisa diatur. Kegiatan harusnya juga memikirkan momen yang tepat dan tidak seenaknya sendiri.
"Saya memperkirakan kalau bukan sponsor, ya klub asalnya. Siapa pun itu, seharusnya mereka lebih bijak menahan diri demi kepentingan konsentrasi atlet," kata Kurniadi.
Lihat Juga :