26 Petarung Bakal Panaskan Prime Kumite Championship 3 2026
Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:48 WIB
loading...
26 Petarung Bakal Panaskan Prime Kumite Championship 3 2026
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 26 petarung akan memanaskan kejuaraan Prime Kumite Championship 3 2026. Ajang tersebut rencananya akan digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro Jakarta, Minggu 1 Februari 2026.
CEO Prime Kumite Championship, Umar Hasan, mengatakan sejumlah 26 petarung tersebut akan bertarung dalam 13 fight di ajang ini.
"Ada Deni Arif melawan Alan Lolo di main event, ada Deni Daffa yang ketemu Pahala Sitanggang. Ada pula Vincent Madjid menantang pemegang sabuk Open Weight Harianja Pukmes, dan Rama Supandi melawan Adiputra," kata Umar, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (31/1/2026).
Sementara itu, laga co-main event akan mempertemukan Randi Fabian melawan Eko Roni. Randi Fabian ditunjuk menggantikan Aziz Calim yang dikabarkan jatuh sakit sehingga batal tampil pada event ini.
Umar menjelaskan, Prime Kumite Championship awalnya merupakan wadah bagi karate profesional, namun seiring perkembangan, kejuaraan ini membuka diri bagi cabang bela diri lainnya. Event ini berada di bawah pengawasan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI).
"Karena jika kita membatasi diri dengan karate, maka kita tidak bisa mengembangkan combat sport seutuhnya," ujarnya
Menurut Umar, para warrior yang akan berlaga di Prime Kumite Championship ini, banyak yang memiliki background sebagai juara SEA Games dan PON, maupun dari organisasi atau promotor profesional lainnya, seperti One Pride, Brave FC dan One Championship.
"Ada pula yang berasal dari TNI dan Polri, yang seluruhnya merupakan atlet profesional. Tidak ada influencer maupun artis di event ini," terang Umar.
Soal persiapan, Umar mengatakan sudah sangat matang. Begitu juga dengan para warrior yang nanti akan berlaga di kejuaraan ini.
”Meskipun Aziz mundur karena sakit, event Prime Kumite Championship 3 ini tetap akan berlangsung sesuai rencana semula, show must go on,” ujar Umar.
Sementara itu, perwakilan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), Wiwid Sanshou selaku wasit juri senior, menegaskan bahwa KOBI mendukung tidak hanya MMA, tetapi seluruh cabang combat sport di Indonesia.
"Tentu saja dengan standar perangkat pertandingan yang diregulasi oleh KOBI, sebagaimana di kejuaran Prime Kumite Championship pertama, kedua, dan yang ketiga ini. Semoga pertandingannya aman dan lancar dan para warriors bisa menampilkan pertarungan yang spektakuler di awal tahun 2026 ini," pungkas Wiwid.
CEO Prime Kumite Championship, Umar Hasan, mengatakan sejumlah 26 petarung tersebut akan bertarung dalam 13 fight di ajang ini.
"Ada Deni Arif melawan Alan Lolo di main event, ada Deni Daffa yang ketemu Pahala Sitanggang. Ada pula Vincent Madjid menantang pemegang sabuk Open Weight Harianja Pukmes, dan Rama Supandi melawan Adiputra," kata Umar, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (31/1/2026).
Sementara itu, laga co-main event akan mempertemukan Randi Fabian melawan Eko Roni. Randi Fabian ditunjuk menggantikan Aziz Calim yang dikabarkan jatuh sakit sehingga batal tampil pada event ini.
Umar menjelaskan, Prime Kumite Championship awalnya merupakan wadah bagi karate profesional, namun seiring perkembangan, kejuaraan ini membuka diri bagi cabang bela diri lainnya. Event ini berada di bawah pengawasan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI).
"Karena jika kita membatasi diri dengan karate, maka kita tidak bisa mengembangkan combat sport seutuhnya," ujarnya
Menurut Umar, para warrior yang akan berlaga di Prime Kumite Championship ini, banyak yang memiliki background sebagai juara SEA Games dan PON, maupun dari organisasi atau promotor profesional lainnya, seperti One Pride, Brave FC dan One Championship.
"Ada pula yang berasal dari TNI dan Polri, yang seluruhnya merupakan atlet profesional. Tidak ada influencer maupun artis di event ini," terang Umar.
Soal persiapan, Umar mengatakan sudah sangat matang. Begitu juga dengan para warrior yang nanti akan berlaga di kejuaraan ini.
”Meskipun Aziz mundur karena sakit, event Prime Kumite Championship 3 ini tetap akan berlangsung sesuai rencana semula, show must go on,” ujar Umar.
Sementara itu, perwakilan Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), Wiwid Sanshou selaku wasit juri senior, menegaskan bahwa KOBI mendukung tidak hanya MMA, tetapi seluruh cabang combat sport di Indonesia.
"Tentu saja dengan standar perangkat pertandingan yang diregulasi oleh KOBI, sebagaimana di kejuaran Prime Kumite Championship pertama, kedua, dan yang ketiga ini. Semoga pertandingannya aman dan lancar dan para warriors bisa menampilkan pertarungan yang spektakuler di awal tahun 2026 ini," pungkas Wiwid.
(sto)
Lihat Juga :