Tantangan Unjuk Kualitas Timnas U-19 Melawan Qatar
Kamis, 17 September 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, saat melakoni International U-19 Friendly Tournament 2020, Witan dkk sempat tampil kurang meyakinkan dalam dua laga perdana. Mereka kalah 0-3 dari Bulgaria, kemudian dihujani tujuh gol oleh tuan rumah Kroasia dan hanya sanggup membalas dengan satu gol.
Peningkatan penampilan mulai terlihat pada laga terakhir melawan Arab Saudi. Sempat tertinggal tiga gol, Garuda Muda akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi imbang lewat gol Irfan Jauhari, Saddam Emiruddin, dan Braif Batari.
Pelatih Tae-yong menilai pekerjaan rumah yang paling utama harus dibenahi adalah sektor pertahanan di mana Garuda Muda kebobolan 13 gol dari tiga laga. Pemain bertahan masih kerap gugup ketika mendapat serangan dari lawan dan kurang konsentrasi.
Masalah lainnya adalah fisik pemain yang belum sepenuhnya maksimal. Hal ini juga terlihat dalam laga kontra Bulgaria di mana Garuda Muda mampu menjaga konsentrasi dan terhindar dari kebobolan pada 70 menit pertama pertandingan berlangsung. (Baca juga: Cara Sederhana untuk Cegah Kanker Payudara)
Karena itu, seusai laga kontra Arab Saudi, timnas U-19 kembali menjalani sesi latihan intensitas tinggi, yakni sesi pagi, sore, dan malam. Menu ini diberikan untuk mencapai tingkat kebugaran maksimal.
“Pada tiga kali uji coba terlihat pertahanan menjadi pekerjaan rumah untuk segera kami poles lebih baik lagi. Stamina pemain juga harus makin ditingkatkan,” kata Tae-yong.
Saddam, penyerang timnas U-19, mengatakan timnya sudah siap menjalani laga uji coba melawan Qatar. Tim pelatih pun sudah memberikan materi bagaimana menghadapi tim asal Timur Tengah yang diperkirakan akan menerapkan permainan keras.
Peningkatan penampilan mulai terlihat pada laga terakhir melawan Arab Saudi. Sempat tertinggal tiga gol, Garuda Muda akhirnya bisa menyamakan kedudukan menjadi imbang lewat gol Irfan Jauhari, Saddam Emiruddin, dan Braif Batari.
Pelatih Tae-yong menilai pekerjaan rumah yang paling utama harus dibenahi adalah sektor pertahanan di mana Garuda Muda kebobolan 13 gol dari tiga laga. Pemain bertahan masih kerap gugup ketika mendapat serangan dari lawan dan kurang konsentrasi.
Masalah lainnya adalah fisik pemain yang belum sepenuhnya maksimal. Hal ini juga terlihat dalam laga kontra Bulgaria di mana Garuda Muda mampu menjaga konsentrasi dan terhindar dari kebobolan pada 70 menit pertama pertandingan berlangsung. (Baca juga: Cara Sederhana untuk Cegah Kanker Payudara)
Karena itu, seusai laga kontra Arab Saudi, timnas U-19 kembali menjalani sesi latihan intensitas tinggi, yakni sesi pagi, sore, dan malam. Menu ini diberikan untuk mencapai tingkat kebugaran maksimal.
“Pada tiga kali uji coba terlihat pertahanan menjadi pekerjaan rumah untuk segera kami poles lebih baik lagi. Stamina pemain juga harus makin ditingkatkan,” kata Tae-yong.
Saddam, penyerang timnas U-19, mengatakan timnya sudah siap menjalani laga uji coba melawan Qatar. Tim pelatih pun sudah memberikan materi bagaimana menghadapi tim asal Timur Tengah yang diperkirakan akan menerapkan permainan keras.
Lihat Juga :