Pemerintah Jerman Hati-hati Tanggapi Seruan Boikot Piala Dunia 2026

Jum'at, 06 Februari 2026 - 15:30 WIB
loading...
Pemerintah Jerman Hati-hati...
Pemerintah Jerman Hati-hati Tanggapi Seruan Boikot Piala Dunia 2026
A A A
Pemerintah Jerman memilih bersikap hati-hati dalam menanggapi seruan boikot Piala Dunia 2026 yang akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Berlin menilai ajang olahraga global tersebut tidak semestinya dijadikan arena pelampiasan konflik politik antarnegara.

Wacana boikot mencuat setelah sejumlah tokoh di Jerman, termasuk Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) Oke Goettlich, mendorong agar negaranya mengambil sikap tegas terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Seruan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan sejumlah negara Eropa.

Isu sensitif yang memicu perdebatan antara lain klaim Amerika Serikat atas Greenland serta ancaman pengenaan tarif perdagangan tinggi terhadap beberapa negara Eropa, termasuk Jerman. Meski demikian, Pemerintah Jerman menegaskan bahwa boikot bukanlah solusi yang tepat.

Juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Meyer, menekankan bahwa konflik politik seharusnya diselesaikan melalui jalur diplomasi, bukan lewat olahraga.

“Boikot turnamen bukan pendekatan yang benar. Perselisihan politik harus diselesaikan di tingkat politik, sementara olahraga seharusnya tetap menjadi olahraga,” ujar Meyer dalam konferensi pers di Berlin, dikutip dari AFP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Special Bola
Bantah Kursi Kosong...
Bola Dunia
Bantah Kursi Kosong di Piala Dunia 2026, Pernyataan Resmi FIFA Ramai Dicemooh Suporter
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: Duel Pembuktian Dua Tim Kuda Hitam
Daftar 4 Sekolah yang...
Bola Dunia
Daftar 4 Sekolah yang Lolos Perempatfinal Okezone National Championship 2026 Regional Jabodetabek
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Berita Terkini
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved