SeeJontor FC Inisiasi Coaching Clinic, Dua Legenda Timnas Indonesia Latih 55 Anak di Sleman
Sabtu, 07 Februari 2026 - 14:42 WIB
loading...
SeeJontor FC Inisiasi Coaching Clinic, Dua Legenda Timnas Indonesia Latih 55 Anak di Sleman
A
A
A
Komunitas sepak bola jurnalis terbesar di Indonesia, SeeJontor FC (SJFC), kembali menegaskan komitmennya dalam pembinaan sepak bola usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan coaching clinic dalam rangkaian SeeJontor FC Tour De Central Java 2026 yang digelar pada 6–8 Februari 2026.
Mengusung tema Safari Ramadan, kegiatan ini dimulai di Lapangan Sepak Bola Purwobinangun, Sleman, Yogyakarta, Jumat (6/2/2026). Sebanyak 55 anak dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Pakem Soccer School tampak antusias mengikuti sesi latihan yang dipandu oleh dua legenda Timnas Indonesia.
Dua legenda hidup Timnas Indonesia, Jendri Pitoy dan Erol Iba hadi sebagai pemateri. Keduanya yang saat ini bekerja di PSBS Biak memberikan materi teknik dasar sepak bola yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan pemain usia dini.
Jendri Pitoy yang merupakan pelatih kiper memberikan materi latihan kepada calon-calon penjaga gawang masa depan sepak bola Indonesia.Dia berbagi pengalaman dan pengetahuannya kepada para peserta, khususnya terkait teknik dasar kiper saat berlatih. Para peserta sangat antusias mengikuti sesi latihan dari Erol Iba dan Jendri Pitoy.
Erol Iba dan Jendri Pitoy mengapresiasi langkah SJFC yang konsisten turun langsung ke akar rumput. Mereka bangga dengan para jurnalis yang benar-benar nyata menggelar sebuah acara yang sangat peduli untuk sepak bola Indonesia.
"Sebagai insan sepak bola, saya dan Coach Erol Iba ingin berbagi pengalaman dan memberikan yang terbaik untuk anak-anak Indonesia," ujar Jendri.
"Punya mimpi itu penting, tapi jangan hanya bermimpi. Bangun dan kejarlah mimpimu dengan kerja keras,” timpal Erol Iba.
Selain coaching clinic, SJFC juga menunjukkan kepedulian nyata dengan memberikan dukungan berupa voucher perlengkapan latihan senilai Rp8 juta kepada SSB Pakem Soccer School. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang proses latihan para peserta.
Tak hanya itu, SJFC turut memberikan santunan kepada Panti Asuhan Sabilulhuda sebagai bentuk kepedulian sosial menjelang bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut mendapat dukungan langsung dari Pembina SeeJontor FC, Engel Glendy Sahanggamu.
"Kegiatan SJFC ini sangat positif. Tidak hanya membina sepak bola usia dini, tetapi juga menumbuhkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan silaturahmi. Inilah semangat sepak bola yang seharusnya terus dijaga dan dikembangkan,” ucap Engel.
"Proses menjadi pemain profesional tidak instan. Dibutuhkan pembinaan yang berkelanjutan sejak dini. Kami berharap kegiatan ini bisa memberi manfaat sekaligus motivasi bagi anak-anak," tambahnya.
Sementara, Ketua SJFC, Mochamad Hary Prasetya, mengucapkan rasa terima kasih kepada dukungan luar biasa dari berbagai pihak yang menyukseskan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa jurnalis selalu hadir dalam mendukung pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia.
"Melalui coaching clinic ini, kami ingin memperkuat pembinaan sepak bola grassroots. Sebelumnya kegiatan serupa sudah kami lakukan di Jakarta dan sejumlah wilayah Jawa Barat. Kini kami fokus di Yogyakarta dan Boyolali,” pungkas Hary.
Mengusung tema Safari Ramadan, kegiatan ini dimulai di Lapangan Sepak Bola Purwobinangun, Sleman, Yogyakarta, Jumat (6/2/2026). Sebanyak 55 anak dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Pakem Soccer School tampak antusias mengikuti sesi latihan yang dipandu oleh dua legenda Timnas Indonesia.
Dua legenda hidup Timnas Indonesia, Jendri Pitoy dan Erol Iba hadi sebagai pemateri. Keduanya yang saat ini bekerja di PSBS Biak memberikan materi teknik dasar sepak bola yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan pemain usia dini.
Jendri Pitoy yang merupakan pelatih kiper memberikan materi latihan kepada calon-calon penjaga gawang masa depan sepak bola Indonesia.Dia berbagi pengalaman dan pengetahuannya kepada para peserta, khususnya terkait teknik dasar kiper saat berlatih. Para peserta sangat antusias mengikuti sesi latihan dari Erol Iba dan Jendri Pitoy.
Erol Iba dan Jendri Pitoy mengapresiasi langkah SJFC yang konsisten turun langsung ke akar rumput. Mereka bangga dengan para jurnalis yang benar-benar nyata menggelar sebuah acara yang sangat peduli untuk sepak bola Indonesia.
"Sebagai insan sepak bola, saya dan Coach Erol Iba ingin berbagi pengalaman dan memberikan yang terbaik untuk anak-anak Indonesia," ujar Jendri.
"Punya mimpi itu penting, tapi jangan hanya bermimpi. Bangun dan kejarlah mimpimu dengan kerja keras,” timpal Erol Iba.
Selain coaching clinic, SJFC juga menunjukkan kepedulian nyata dengan memberikan dukungan berupa voucher perlengkapan latihan senilai Rp8 juta kepada SSB Pakem Soccer School. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang proses latihan para peserta.
Tak hanya itu, SJFC turut memberikan santunan kepada Panti Asuhan Sabilulhuda sebagai bentuk kepedulian sosial menjelang bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut mendapat dukungan langsung dari Pembina SeeJontor FC, Engel Glendy Sahanggamu.
"Kegiatan SJFC ini sangat positif. Tidak hanya membina sepak bola usia dini, tetapi juga menumbuhkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan silaturahmi. Inilah semangat sepak bola yang seharusnya terus dijaga dan dikembangkan,” ucap Engel.
"Proses menjadi pemain profesional tidak instan. Dibutuhkan pembinaan yang berkelanjutan sejak dini. Kami berharap kegiatan ini bisa memberi manfaat sekaligus motivasi bagi anak-anak," tambahnya.
Sementara, Ketua SJFC, Mochamad Hary Prasetya, mengucapkan rasa terima kasih kepada dukungan luar biasa dari berbagai pihak yang menyukseskan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa jurnalis selalu hadir dalam mendukung pengembangan sepak bola usia dini di Indonesia.
"Melalui coaching clinic ini, kami ingin memperkuat pembinaan sepak bola grassroots. Sebelumnya kegiatan serupa sudah kami lakukan di Jakarta dan sejumlah wilayah Jawa Barat. Kini kami fokus di Yogyakarta dan Boyolali,” pungkas Hary.
(sto)
Lihat Juga :