Atlet Panjat Tebing Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual ke Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 - 07:50 WIB
loading...
Atlet Panjat Tebing...
Atlet Panjat Tebing Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual ke Polisi
A A A
JAKARTA - - Dugaan kekerasan seksual dan fisik mengguncang Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Federasi Panjat Tebing Indonesia . Seorang pelatih kepala diduga terlibat dalam kasus yang kini memasuki ranah hukum.

Para atlet korban tidak tinggal diam menyikapi persoalan tersebut. Mereka resmi melaporkan dugaan tindak kekerasan itu ke pihak kepolisian agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, menyebut peristiwa ini sebagai pukulan serius bagi dunia olahraga nasional. Kasus itu mencuat setelah delapan atlet menghadap langsung pada 28 Januari 2026 dan jumlah pelapor bertambah usai dibentuknya Tim Pencari Fakta (TPF).

Yenny menegaskan laporan dilakukan langsung oleh para atlet karena legal standing berada di tangan korban. FPTI memberikan dukungan penuh melalui pendampingan hukum dari Peradi dan LBH APIK.

"Beberapa atlet kami kemarin memutuskan untuk membuat pelaporan ke polisi. Atletnya yang lapor karena FPTI tidak bisa melapor )karena bukan korban langsung). Atlet membuat pelaporan, nanti akan dijelaskan secara lebih lengkap oleh pengacara pendamping dari para atlet," ujar Yenny dikutip dari keterangan resminya, Rabu (4/3/2026).

Langkah hukum tersebut menjadi bentuk keseriusan dalam menyikapi dugaan pelanggaran yang dinilai melampaui batas norma dan hukum. FPTI menyatakan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan di dalam organisasinya.

"Bagi kami, perlindungan terhadap atlet adalah prioritas utama. Semua orang yang berada dalam komunitas panjat tebing harus dijaga martabatnya, dijaga keamanannya, baik keamanan mental maupun keamanan fisiknya. Jadi, tidak ada toleransi sama sekali, zero tolerance," tegasnya.

Selain proses hukum, FPTI telah menerbitkan surat keputusan penonaktifan terhadap pelatih kepala yang menjadi terduga pelaku. Investigasi internal juga terus dilakukan untuk mendalami dugaan pelanggaran dari sisi etik dan hukum.

Momentum ini disebut akan menjadi titik evaluasi menyeluruh bagi federasi. Yenny berkomitmen menghadirkan sistem safeguarding dan protokol whistleblower yang lebih profesional di lingkungan FPTI.

Menurutnya, prestasi tidak boleh dibangun di atas praktik yang merusak harkat manusia. Federasi ingin memastikan setiap atlet berlatih dalam suasana aman tanpa rasa takut.

"Kita tidak boleh hanya menuntut atlet berprestasi tapi tidak memberikan perlindungan maksimal kepada mereka," pungkas Yenny.

Anggota Tim Investigasi FPTI, Robertus Robet, menyampaikan TPF masih fokus pada pendalaman dari perspektif korban. Pendekatan tersebut dilakukan untuk menjaga sensitivitas serta menghindari trauma ganda saat para atlet memberikan keterangan.

"Kita tahu bahwa tidak mudah bagi korban itu untuk secara terbuka, ya kita tahu halangan-halangan ini kan juga diakibatkan oleh sistem nilai, norma dalam masyarakat kita, ketabuan. Sehingga kita ikutilah apa Mbak ini, sensitivitas dan perkembangan emosional dari korban itu sendiri. Sehingga nggak dengan serta-merta gitu," kata Robet.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
Super League Musim Depan...
Super League Musim Depan Diramaikan Klub Milik Polisi, Kejaksaan, dan Bentukan Prabowo
Menpora Dukung FPTI...
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta demi Keadilan Atlet Korban Pelecehan
Kemenpora Gandeng LKBH...
Kemenpora Gandeng LKBH FH UI Tangani Kasus Kekerasan Seksual pada Atlet
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Special Bola
Bantu Timnas Spanyol...
Bola Dunia
Bantu Timnas Spanyol Bantai Arab Saudi, Lamine Yamal: 4 Tahun Lalu Saya Masih Nonton di Kelas!
3 Negara yang Sudah...
Bola Dunia
3 Negara yang Sudah Pasti Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Nomor 1 Disebut Punya Generasi Emas
Tak Mau Kecewakan The...
Liga Indonesia
Tak Mau Kecewakan The Jakmania, Shin Tae-yong Janji Persija Jakarta Tampilkan Daya Juang Tinggi
Rekomendasi
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Berita Terkini
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved